Meloxicam Obat Apa? Manfaat dan Efek Samping

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

meloxicam-obat-apa_manfaat-dosis-dan-efek-samping

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Meloxicam adalah obat untuk antiinflamasi yang ampuh untuk meredakan berbagai gejala artritis seperti peradangan, pembengkakan, kekakuan dan juga nyeri sendi.

Gejala artritis pada sendi dapat menghambat kegiatan sehari-hari yang pastinya membuat Anda tidak nyaman. Meloxicam adalah obat yang ampuh untuk menjadi andalan Anda dalam meredakan peradangan, pembengkakan, kekakuan dan juga nyeri pada sendi.

Bekerja sebagai salah satu obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), meloxicam hanya bekerja efektif mengatasi radang sendi saat Anda mengonsumsinya. Cara kerja obat ini adalah menghambat prostaglandin, senyawa penyebab nyeri, bengkak ataupun kaku pada sendi.

Baca juga: 11 Obat Radang Sendi di Apotik yang Aman

Manfaat Meloxicam

Merupakan golongan obat keras, meloxicam memiliki berbagai manfaat untuk mengatasi nyeri dan peradangan pada sendi maupun otot. 

  • Mengurangi rasa sakit saat radang sendi atau rheumatoid arthritis
  • Meredakan pembengkakkan, kekakuan dan juga nyeri pada otot maupun sendi
  • Bantu meredakan berbagai gejala pengapuran sendi atau osteoarthritis

Perlu diketahui bahwa kinerja obat meloxicam ini adalah sebagai pereda nyeri, sehingga tidak tepat digunakan untuk proses pengobatan jangka panjang. Meloxicam bekerja ampuh untuk meredakan rasa nyeri ataupun sakitnya.

Komposisi Meloxicam

Berfungsi untuk mengatasi nyeri dan peradangan, komposisi tunggal dari obat ini adalah kandungan meloxicam. Untuk takaran obatnya terdiri dari tablet 7,5mg dan juga 15mg.

obat meloxicam 15mg dexa

Beli Meloxicam Klik di Sini

Dengan kandungan meloxicam, obat ini dapat berpotensi menimbulkan efek samping yang mengganggu hingga membahayakan apabila berinteraksi dengan beberapa kandungan obat di bawah ini.

  • Obat pengencer darah
  • Kortikosteroid
  • Ciclosporin
  • Pemetrexed
  • Tacrolimus
  • Aspirin
  • Cholestyramine
  • Digoxin
  • Diuretik

Meskipun kecil kemungkinan mengalami efek samping, Anda juga perlu ekstra hati-hati saat mengonsumsi meloxicam bersama dengan beberapa kandungan obat di bawah ini.

  • Acemetacin
  • Cefadroxil
  • Cefixime
  • Diclofenac
  • Fluconazole
  • Ibuprofen
  • Mefenamic Acid

Apabila efek dari interaksi obat tersebut tidak kunjung membaik atau justru bertambah parah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi pada dokter ahli.

Jenis Meloxicam

Obat NSAID yang satu ini tersedia dalam jenis tablet, Meloxicam biasanya tersedia dalam dosis 7,5 mg dan 15 mg.

1. Meloxicam Tablet 7,5 mg

obat meloxicam 7.5mg novell

Beli Meloxicam 7,5mg Klik di Sini

Jenis meloxicam tablet 7,5 mg dapat dikonsumsi sebagai dosis tunggal atau sesuai anjuran dokter untuk 1-2 kali dalam sehari. Beberapa pemroduksi meloxicam jenis ini adalah Novell, Nulab, Hexpharm, Indo Farma dan juga Dexa.

Kisaran harga: Rp 9 ribu/strip

2. Meloxicam Tablet 15 mg

obat meloxicam 15mg if

Beli Meloxicam 15mg Klik di Sini

Selain tablet 7,5 mg, meloxicam 15 mg juga dapat menjadi salah satu andalan Anda untuk mengatasi nyeri dan peradangan. Anjuran untuk mengonsumsi meloxicam jenis ini adalah 1 kali sehari karena sudah berada dalam batas dosis yang ditetapkan.

Namun pada beberapa kondisi dan juga atas pertimbangan dokter, mungkin saja terjadi penyesuaian dosis. Untuk versi generiknya, beberapa pemroduksi meloxicam 15 mg adalah Kimia Farma, Dexa, Nulab, Promed dan juga Hexpharm.

Kisaran harga: Rp 16 ribu/strip

obat meloxicam 7.5mg ostelox

Beli Ostelox 7.5mg Klik di Sini

Selain beberapa merek obat meloxicam di atas, beberapa versi obat patennya juga tersedia di apotek. Mulai dari Ostelox 7,5 mg dan 15 mg, kemudian Mecox 7,5 mg. Ada juga Velcox, Moxic, Nucoxi dan juga Flasicox yang dijual mulai dari 10 ribu per stripnya.

obat meloxicam 7.5mg mecox

Beli Mecox 7,5mg Klik di Sini

Dosis dan Aturan Pakai Meloxicam

Aturan pakai obat meloxicam bisa saja berbeda-beda, tergantung pada kondisi dan usia dari pasien. Pastikan untuk mengikuti saran yang diberikan oleh dokter ahli atau dosis aman penggunaan meloxicam yang telah ditentukan.    

Untuk obat dengan jenis tablet, Anda dapat menggunakan meloxicam dengan dosis 7,5 mg – 15 mg untuk satu kali penggunaan dalam sehari. Kemudian untuk anak-anak diatas 12 tahun, anjuran penggunaannya adalah 7,5 mg per hari.

Untuk pengobatan penyakit osteoartritis dan artritis reumatoid, Anda dapat menggunakan meloxicam dengan dosis 7,5 mg – 15 mg dalam sehari.   

Modifikasi dosis pemakaian meloxicam bisa saja terjadi, disesuaikan dengan kondisi dan juga usia dari pasien. Dosis aman untuk mengonsumsi obat ini adalah maksimal 15 mg, baik dikonsumsi dalam 1 atau 2 kali sehari.

Terutama untuk pasien dengan kondisi kesehatan khusus, anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui sangat memerlukan saran dokter sebelum menggunakan meloxicam. Sebagai salah satu obat golongan keras, resep dokter menjadi syarat pembelian meloxicam.

Baca juga: 15 Vitamin untuk Tulang dan Sendi di Apotik

Peringatan Tentang Meloxicam

Jangan mengonsumsi obat ini apabila Anda merupakan pasien dengan kondisi hipersensitif terhadap meloxicam, aspirin ataupun jenis obat NSAID lainnya. Hal ini dikarenakan efek samping yang lebih serius bisa saja dialami.

Kemudian, beberapa kondisi kesehatan di bawah ini juga dianjurkan untuk menghindari pemakaian meloxicam atau harus berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.

  • Orang yang memiliki riwayat perdarahan gastrointestinal
  • Gagal jantung berat
  • Penyakit radang usus
  • Penderita gangguan hati berat
  • Sedang dalam pengobatan perioperatif

Penggunaan obat meloxicam sendiri juga dapat meningkatkan potensi timbulnya hipertensi atau memperburuk kondisi hipertensi yang ada sebelumnya. Setelah ada diagnosa hipertensi, lebih baik untuk menghindari konsumsi obat secara sembarangan.

Apabila hipertensi memburuk, berpotensi meningkatkan resiko penyakit kesehatan yang lebih serius seperti stroke.

Efek Samping dan Bahaya Meloxicam

Penggunaan obat meloxicam pada beberapa orang mungkin saja menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping meloxicam di bawah ini juga bisa terjadi jika berinteraksi dengan beberapa kandungan obat.

Meskipun kecil kemungkinan atau jarang ditemui, penggunaan meloxicam juga dapat menimbulkan beberapa efek samping ini.

  • Demam
  • Asma
  • Angioedema
  • Reaksi hipersensitivitas imun
  • Penyakit kuning
  • Gagal ginjal

Meloxicam untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Penggunaan obat meloxicam selama masa kehamilan sendiri sangat tidak disarankan, kecuali atas pertimbangan dokter. Perlu diketahui bahwa meskipun diberikan atas saran dokter, biasanya dengan catatan kondisi kandungan usia dibawah 30 minggu.

Sedangkan untuk ibu menyusui, kandungan meloxicam dapat terserap ke dalam ASI dan berpotensi membahayakan si kecil. Oleh karena itu, penggunaan obat ini perlu dihindari apabila tanpa pengawasan dokter.

Obat yang paling sering direkomendasikan untuk ibu hamil maupun menyusui biasanya adalah paracetamol. Obat NSAID tersebut masih tergolong aman untuk kesehatan ibu dan juga si kecil.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai obat meloxicam yang perlu Anda ketahui. Apabila nyeri ataupun radang sendi tidak kunjung membaik, segera konsultasikan pada dokter ahli untuk penanganan terbaik.

Nyeri sendi buat aktivitas terbatas tapi butuh obat dan juga vitamin? Tenang, Anda tidak lagi perlu repot karena K24Klik siap antar sampai rumah. Unduh aplikasi kami di Play Store dan juga App Store, siap melayani Anda 24 jam nonstop dengan jaminan pengiriman cepat!

Referensi:

https://reference.medscape.com/drug/mobic-vivlodex-meloxicam-343299343299 diakses pada 20 Juli 2023

https://www.medicalnewstoday.com/articles/meloxicam-oral-tablet#warnings diakses pada 20 Juli 2023

https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/meloxicam-oral-route/side-effects/drg-20066928?p=1#:~:text=Descriptions,%2C%20stiffness%2C%20and%20joint%20pain diakses pada 20 Juli 2023