Sakit Gigi: Penyebab, Jenis Obat, dan Cara Mengobati

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

Sakit Gigi
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Sembarangan beli obat sakit gigi dan mengonsumsinya tanpa anjuran dokter berpotensi menimbulkan berbagai efek samping, mulai infeksi yang justru memburuk hingga komplikasi penyakit lainnya. Sekalipun Anda mengalami gigi nyeri di saat-saat yang tak memungkinkan berkunjung ke dokter gigi pada saat itu juga, jangan sampai asal pilih obat. Sebagai solusinya, Anda bisa berkonsultasi dengan K24Klik. Berikut adalah panduan lengkap dari K24Klik untuk memilih pereda nyeri gigi yang aman.

Ulasan berikut akan membahas mengenai risiko apa saja yang akan dialami jika salah minum obat sakit gigi. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui lebih banyak mengenai bagaimana sakit gigi dapat menimbulkan rasa nyeri dan penyebabnya. Artikel ini juga membahas hal apa yang perlu diperhatikan saat membeli dan cara mengonsumsi, serta dosis obat sakit gigi yang tepat.

Bahaya Salah Minum Obat Sakit Gigi

Sakit pada gigi memang menimbulkan ketidaknyamanan yang luar biasa. Segala aktivitas jadi serba salah, beristirahat saja bisa jadi hal yang salah karena nyeri jadi makin terasa.

Sayangnya, sebagian orang justru menghindari untuk berkonsultasi dan berobat kepada ahlinya. Tak cuma itu, sebagian orang juga bahkan sembarangan saja pergi ke apotek atau toko obat untuk membeli obat sakit gigi tanpa resep dokter. Begitu nyeri mulai terasa berkurang pun, mereka enggan untuk melakukan pengobatan lanjutan.

Cara ini tentu tidak dianjurkan, karena sembarangan minum pereda sakit pada gigi bisa membahayakan ginjal dan liver serta membuat tubuh jadi kebal terhadap obat tersebut. Akibatnya, di kemudian hari, obat tersebut tidak dapat lagi diterima tubuh untuk meredakan keluhan gigi yang sakit.

Macam-Macam Penyebab Sakit Gigi

Menghilangkan nyeri saja tidak semestinya menjadi satu-satunya langkah yang dilakukan. Seperti namanya, obat penghilang nyeri hanya akan menghilangkan nyeri alih-alih mengatasi permasalahan utama. Artinya, jika masalah utama gigi sakit dibiarkan begitu saja, rasa sakit itu pun akan berulang muncul di kemudian hari. Berikut ini penyebab sakit gigi yang sering dikeluhkan:

1. Kerusakan Gigi

Plak dari sisa makanan yang berkumpul dengan bakteri akan merusak enamel (permukaan luar) gigi. Jika dibiarkan terus-menerus, maka gigi akan mengalami infeksi bahkan hingga abses.

2. Abses Gigi

Abses adalah kondisi saat munculnya kantong berisi nanah di area gigi dan gusi. Kondisi ini dapat terjadi karena infeksi yang tidak segera ditangani. Kalau sudah begini, rasa nyeri luar biasa biasanya disertai pula dengan sensasi berdenyut yang intens.

3. Sensitivitas Gigi

Beberapa orang memiliki sensitivitas gigi lebih tinggi dibandingkan orang-orang lainnya. Umumnya, rasa nyeri dan ngilu terjadi ketika lapisan dentin (saluran yang dipenuhi serabut syarat) terpapar suhu dingin atau panas.

4. Masalah pada Gusi

Gangguan pada gigi yang paling umum adalah radang gusi (gingivitis) dan infeksi gusi (periodontitis). Selain nyeri, beberapa gejala lain yang menyertai gangguan ini adalah gusi bengkak, mudah berdarah, berubah warna menjadi merah terang sampai keunguan atau kehitaman, dan lain-lain.

5. Keretakan Gigi

Cedera atau trauma seperti gigi retak juga bisa memberi sensasi nyeri pada gigi yang mengganggu. Tak cuma karena terjatuh atau terantuk, gigi juga bisa retak karena menggigit sesuatu yang keras atau kebiasaan menggertakkan gigi (biasanya saat tidur).

6. Prosedur Khusus

Tindakan seperti perawatan dental dan pemutihan gigi tidak lepas dari risiko menimbulkan nyeri pada gigi. Keduanya dapat membuat gigi lebih sensitif sehingga mudah merasa ngilu atau nyeri pada kondisi tertentu.

Jenis-Jenis Obat Sakit Gigi

Beberapa obat sakit gigi paling ampuh yang bisa Anda temukan cukup mudah di apotek. Sebelum membeli obat, pastikan dan konsultasikan dengan apoteker terlebih dahulu agar sesuai dengan yang Anda keluhkan. Berikut obat sakit gigi yang efektif dan tersedia di apotek yang tepat beserta dosisnya:

1. Paracetamol

Paracetamol merupakan anti-inflamasi steroid yang membantu menghambat prostaglandin di otak untuk meredakan rasa sakit. Obat ini aman digunakan sebagai obat sakit gigi anak maupun dewasa sesuai petunjuk dan dosisnya.

2. Diklofenak

Obat ini termasuk golongan obat anti inflamasi non steroid. Cara kerja diklofenak adalah dengan mengurangi produksi prostaglandin sebagai penyebab nyeri dan peradangan sehingga diklofenak dapat meminimalkan nyeri sedang-berat. Diklofenak yang biasanya diresepkan oleh dokter gigi adalah diklofenak dengan sediaan kalium diklofenak serbuk 50 mg yang dapat mengurangi nyeri dengan kerja yang cepat dalam 15 menit. Kalium diklofenak serbuk dapat diminum 2-3 kali sehari pada hari pertama dan 1-2 kali untuk dosis harian.

3. Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat anti-inflamasi non steroid yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri hingga masalah penyerta lainnya seperti peradangan. Beberapa merek generik Ibuprofen antara lain Proris, Arfen, Advil, Motrin, dan Brufen.

4. Naproxen

Naproxen adalah obat anti-inflamasi non steroid sebagai obat pereda nyeri yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit gigi.

5. Benzocaine

Benzocaine adalah obat anestesi lokal yang akan memblokir sinyal saraf di tubuh. Selain itu, bahan ini juga dapat mengurangi nyeri di dalam mulut.

Obat Kumur

Selain beberapa bahan di atas, ada pula obat kumur yang bisa dimanfaatkan guna mengatasi nyeri gigi seperti berikut.

1. Chlorhexidine

Chlorhexidine dapat mengurangi jumlah bakteri pada mulut serta mengatasi peradangan pada gusi.

2. Fluoride

Fluoride adalah bahan efektif untuk memperkuat gigi sekaligus menjadi obat sakit gigi berlubang. Bahan ini banyak digunakan pada obat kumur yang beredar di pasaran.

3. Herbal

Beberapa tanaman herbal juga bermanfaat untuk meredakan nyeri seperti cengkeh, daun sirih, lidah buaya, peppermint, dan jahe.

Mekanisme Kerja Obat Sakit Gigi

Obat sakit gigi termasuk dalam kelompok obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) atau nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDS). Kelompok tersebut bekerja dengan mengurangi peradangan (menghambat hormon prostaglandin, yakni hormon yang memicu peradangan)  sehingga dapat menurunkan rasa nyeri yang dialami.

Adapun beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk menghambat peradangan dan meredakan nyeri. Berikut cara menyembuhkan sakit gigi tanpa obat secara tradisional dan mudah dilakukan:

1. Kompres Es Batu

Es akan membantu meringankan nyeri gigi 60 hingga 90 persen. Letakkan sepotong es batu pada gigi yang bermasalah dan pijat secara perlahan area tersebut.

2. Kompres Menggunakan Air Hangat atau Dingin

Metode ini membantu memberi relaksasi seperti mengurangi spasme otot dan memperlancar sirkulasi darah sehingga mengurangi nyeri.

3. Memijat Gusi

Cara ini bisa dilakukan untuk membantu memperlancar aliran darah di area gusi. Namun, jika terjadi pembengkakan atau benjolan, berhenti melakukannya dan segera ke dokter gigi.

Tradisional

1. Bawang Putih

Obat sakit gigi alami ini akan membunuh bakteri penyebab infeksi gigi sehingga meredakan nyeri. Cara mengonsumsinya cukup dengan mengunyahnya.

2. Air Cuka

Cuka apel dan cuka dapur mempunyai sifat antibakteri dan antimikroba untuk membunuh kuman penyebab sakit gigi. Pastikan cuka dilarutkan terlebih dahulu dengan air sebelum digunakan sebagai obat kumur.

3. Akar Manis

Akar manis mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang dan mengurangi plak. Bahan ini bisa dibuat dalam bubuk untuk menyikat gigi atau menggunakan batangnya sebagai sikat gigi.

4. Daun Jambu Merah

Obat sakit gigi tradisional ini bersifat anti radang, antimikroba, dan analgesik. Daun jambu merah dapat meredakan nyeri akibat periodontitis dan ampuh mengobati sariawan.

Cara Mengonsumsi Obat Sakit Gigi

Obat sakit gigi muncul dalam berbagai bentuk, seperti tablet, serbuk, hingga spray. Cara konsumsinya pun berbeda-beda.

Obat tablet dikonsumsi setelah makan dengan segelas air putih, sedangkan obat serbuk dilarutkan dulu ke dalam 30-60 ml air sebelum diminum. Adapun untuk spray, pegang tabung obat sejauh 2,5 sampai 5 cm dari area yang akan disemprot, lalu spray selama sekitar setengah detik, dan biarkan obat bekerja minimal 1 menit sebelum akhirnya dimuntahkan melalui air liur.

Dosis Obat Sakit Gigi

Perhatikan Ini Saat Membeli Obat Sakit Gigi

Perhatikan beberapa kondisi tertentu, seperti untuk obat  sakit gigi ibu hamil, usia penderita, dan kandungan obat. Tak lupa, pastikan Anda hanya membeli obat asli seperti yang ada di K24Klik.

Demikianlah panduan memilih obat dan solusi sakit gigi. Saat sakit gigi menyerang, tak perlu khawatir. Cukup buka layar ponsel Anda, lalu masuk ke aplikasi K24Klik. Apapun obat yang Anda butuhkan, bakal langsung dihantarkan! Jangan lupa, share artikel ini agar bermanfaat ke orang-orang lainnya ya Sobat Sehat!

Referensi:

https://www.liputan6.com/health/read/731862/bahaya-di-balik-obat-penghilang-sakit-gig
https://hellosehat.com/gigi-mulut/gigi/penyebab-sakit-gigi/
https://www.suara.com/health/2021/06/02/151929/5-macam-obat-sakit-gigi-yang-paling-ampuh-dari-ibuprofen-hingga-paracetamol?page=all
https://www.alodokter.com/jangan-salah-obat-kumur-sakit-gigi-juga-mampu-cegah-penyakit-ini
https://www.suara.com/health/2021/06/02/151929/5-macam-obat-sakit-gigi-yang-paling-ampuh-dari-ibuprofen-hingga-paracetamol?page=all
https://www.alodokter.com/obat-antiinflamasi-nonsteroid#:~:text=Dalam%20mengatasi%20nyeri%2C%20NSAIDs%20atau,amputasi%20atau%20phantom%20limb%20syndrome.
https://hellosehat.com/gigi-mulut/cara-mengobati-sakit-gigi/
https://www.alodokter.com/obat-antiinflamasi-nonsteroid

https://www.rxlist.com/dental_medications/drugs-condition.htm
https://www.webmd.com/oral-health/medications-used-dentistry