Hindari 5 Olahraga ini Jika Punya Penyakit Jantung

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

Olahraga yang perlu dihindari untuk penderita penyakit jantung
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Jantung adalah salah satu organ vital yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.  Namun, data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan tren penyakit jantung dapat terjadi mulai dari usia 35 tahun. Hal ini dikarenakan tingginya pola hidup tidak sehat seperti merokok dan kurangnya aktivitas fisik.

Olahraga memang baik bagi kesehatan, termasuk kesehatan organ jantung. Namun, bagi Anda yang telah terdiagnosis penyakit jantung, pembatasan jenis olahraga perlu dilakukan untuk mencegah beban kerja jantung berlebih. Berikut ini akan dibahas 5 olahraga yang dilarang untuk penderita penyakit jantung. Yuk langsung saja simak penjelasan lengkapnya dibawah ini Sobat Sehat!

Apa itu Penyakit Jantung?

Secara garis besar, penyakit jantung adalah suatu kondisi kelainan jantung yang melibatkan kerusakan pada pembuluh darah jantung, struktur, maupun pembekuan darah berujung penyumbatan.

Jenis Penyakit Jantung

1.Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner adalah jenis yang paling umum. Penyakit ini terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah arteri penyuplai oksigen dan nutrisi untuk otot jantung. Penyumbatan ini umumnya terjadi akibat penumpukan kolesterol. Akibatnya, otot jantung akan melemah dan tidak dapat berfungsi memompa darah dengan baik. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berujung pada serangan jantung.

2.Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan adalah kondisi kelainan struktur jantung yang terjadi sejak lahir. Terdapat beberapa tipe penyakit jantung bawaan, diantaranya adalah sebagai berikut:

a.Katup jantung atipikal: katup jantung tidak berfungsi dengan baik

b.Kelainan sekat ruang jantung: terdapat lubang pada dinding sekat antar ruang jantung

c.Atresia: salah satu katup jantung tidak terbentuk

3.Aritmia

Aritmia adalah gangguan pada irama detak jantung. Kondisi ini terjadi akibat gangguan pada aliran listrik pengatur irama jantung. Aritmia dapat berupa irama detak jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. 

4.Gagal jantung

Gagal jantung secara umum dapat diartikan sebagai penurunan fungsi jantung untuk memompa darah. Kondisi ini dapat terjadi akibat komplikasi dari penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan aritmia. 

Olahraga yang Perlu Dihindari untuk Penderita Penyakit Jantung

Olahraga yang harus dihindari untuk penderita penyakit jantung (unsplash.com)

Meskipun olahraga penting untuk kesehatan jantung, tapi tidak untuk jenis-jenis olahraga tertentu. Karena itu, konsultasikan jenis olahraga yang dapat dilakukan jika Anda memiliki penyakit jantung dan hindari jenis olahraga berikut ini

1.Tenis

Olahraga ini lebih mengandalkan tenaga yang besar dan cepat. Olahraga ini termasuk dalam kegiatan berat yang dapat memperberat kerja jantung. 

2.Sepak Bola

Dalam permainan sepak bola dibutuhkan gerakan yang cepat dan dinamis dalam waktu lama. Ledakan tenaga tiba-tiba saat bermain sepak bola akan memaksa jantung untuk memompa lebih keras dalam waktu singkat. Hal ini tentu dapat membahayakan penderita penyakit jantung.

3.Badminton

Meskipun tidak seluas dan seberat permainan tenis, namun badminton pun memerlukan gerakan yang cepat dan berhenti mendadak. Hal ini memerlukan kerja jantung prima yang tidak direkomendasikan bagi penderita penyakit jantung. 

4.Tari

Tari memiliki banyak jenis yang memerlukan aktivitas fisik yang beragam pula. Hindari jenis tari yang memerlukan gerakan cepat dan lambat secara mendadak. Pilihkan jenis tari yang lebih memerlukan gerak dinamis seperti senam aerobik. 

5.Angkat Beban

Olahraga angkat beban dapat mengalami peningkatan tekanan darah yang signifikan. Hal ini akan memaksa jantung untuk memompa lebih keras dan harus dihindari oleh penderita penyakit jantung.

Nah, itu dia olahraga yang perlu dihindari jika punya riwayat penyakit jantung ya Sobat Sehat! Semoga dengan tulisan ini dapat membantu Sobat Sehat dalam memilih olahraga yang tepat.