Acyclovir – Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

acyclovir manfaat dosis efek samping

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Acyclovir merupakan obat antivirus untuk herpes simpleks, herpes genital, cacar air dan juga cacar ular. Termasuk obat keras, resep dokter dibutuhkan untuk mendapatkan obat ini.

Acyclovir bekerja dengan cara menggangu sintetes DNA kemudian juga menghambat replikasi virus ataupun pembentukan genetik virus. Sebelum memanfaatkannya, penting untuk mengetahui manfaat, dosis dan efek samping dari Acyclovir terlebih dahulu.

Sediaan obat ini di apotik biasanya berupa tablet dan juga salep, baik generik maupun paten. Dapatkan harga terbaik sekaligus akses resep dokter online secara praktis hanya di aplikasi K24Klik.

Baca juga: 15 Obat Herpes Paling Ampuh di Apotik

Manfaat Acyclovir

Sebagai salah satu obat antivirus andalan yang disarankan oleh dokter, terdapat beberapa manfaat dari Acyclovir yang perlu untuk Anda ketahui. Obat ini biasanya digunakan untuk menangani beberapa masalah kesehatan di bawah ini.

  • Menangani pasien dengan imun lemah yang terinfeksi herpes simpleks
  • Infeksi virus varisela zoster yang menjadi penyebab dari penyakit cacar air dan cacar api
  • Mengobati herpes genital
  • Infeksi herpes zoster
  • Profilaksis herpes simpleks
  • Pasien dengan kondisi terinfeksi herpes kelamin

Dosis dan Aturan Pakai Acyclovir

Pada dasarnya, penggunaan Acyclovir sendiri harus berdasarkan anjuran dokter. Obat keras ini tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan karena diformulasikan khusus untuk menangani infeksi virus tertentu.

Berikut ini merupakan dosis penggunaan Acyclovir tablet untuk menangani herpes genital.

  • 200 mg tiap 4 jam sekali atau 5 kali sehari untuk pengobatan sealam 10 hari atau 400 mg tiap 8 jam untuk pengobatan selama 7-10 hari. (Pengobatan Awal)
  • Untuk pengobatan intermiten kambuh, gunakan 200 mg tiap 4 jam atau 5 kali sehari pada saat gejala-gejala terasa di awal.
  • Kondisi kambuh yang kronis, penggunaan yang disarankan 400 mg tiap 12 jam sekali hingga 12 bulan. Alternatifnya, obat ini digunakan 200 mg untuk 3-5 kali sehari.

Sedangkan untuk menangani herpes simplex virus encephalitis, anjuran penggunaan Acyclovir adalah 10-15 mg tiap 8 jam sekali.

Pengobatan pada infeksi virus mucocutaneous herpes simplex, anjuran penggunaannya adalah 400 mg tiap 4 jam sekali setiap sadar atau 5 kali sehari untuk pemakaian selama maksimal 7 hari.

Untuk herpes zoster, obat antivirus ini diresepkan 800 mg tiap 4 jam sekali saat sadar dengan aturan maksimal 5 kali sehari. Kemudian untuk Varicella Zoter, 800 mg tiap 6 jam untuk penggunaan selama 7-10 hari.

Tidak hanya obat oral, Acyclovir juga tersedia dalam sediaan salep atau krim. Anda dapat memanfaatkan salep Acyclovir untuk Herpes labialis dengan takaran 5% cream untuk 5 kali sehari dengan jarak 4 jam dan durasi penggunaan 4-10 hari.

Kemudian untuk mucocutaneous herpes simplex dapat menggunakan 5% ointment untuk 6 kali sehari dengan interval 3 jam maksimal 7 hari.

Penggunaan topikal untuk herpes genital, 5% cream tiap 4 jam atau 5 kali sehari dengan durasi 5-10 hari. Anda juga dapat memanfaatkan 5% ointment untuk 6 kali sehari dengan interval 3 jam dan pemakaian selama 7 hari.

Efek Samping

Penggunaan Acyclovir yang sesuai dengan aturan pakai biasanya sangat jarang menimbulkan efek samping. Namun, efek samping bisa saja dialami oleh beberapa orang.

Berikut ini merupakan beberapa efek samping yang mungkin dirasakan sebagai dampak mengonsumsi Acyclovir.

  • Mengantuk
  • Mual
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Pusing
  • Nyeri punggung
  • Perubahan jumlah urine
  • Perubahan suasana hati

Dipicu oleh beberapa kondisi kesehatan khusus, efek samping serius juga bukan tidak mungkin untuk dirasakan. Anda perlu segera untuk memeriksakan diri pada dokter ahli ketika menemui gejala-gejala di bawah ini bertambah parah setelah diresepkan Acyclovir.

  • Kehilangan keseimbangan
  • Kelelahan ekstrem
  • Demam tinggi
  • Detak jantung tidak teratur
  • Gangguan penglihatan
  • Kejang
  • Kehilangan kesadaran

Jadi, pastikan untuk selalu mengonsumsi obat keras yang satu ini sesuai petunjuk dokter. Jangan ragu untuk berkonsultasi ketika merasakan beragam ketidaknyamanan sesudah mengonsumsi obat apapun.

Peringatan dan Bahaya

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengonsumsi obat antivirus ini, mulai dari riwayat penyakit ataupun penggunaan obat-obatan lainnya.

  • Apabila memiliki alergi terhadap kandungan Acyclovir maupun Valaciclovir, beri tahukan dokter Anda dan jangan mengonsumsi obat ini.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter apabila memiliki penyakit ginjal, pelemahan sistem imun hingga penderita HIV/AIDS.
  • Vaksinasi dapat memengaruhi efektivas ataupun bahaya, konsultasikan bersama dokter terlebih dahulu.
  • Apabila mengalami herpes genital, jangan melakukan hubungan intim terlebih dahulu karena Acyclovir tidak dapat mencegah penularan herpes genital.
  • Kondisi hamil, menyusui ataupun dalam program merencanakan kehamilan memerlukan pertimbangan dokter terlebih dahulu.
  • Untuk menghindari interaksi obat yang membahayakan, beritahukan pada dokter apakah Anda sedang menggunakan obat lain termasuk suplemen maupun produk herbal.

Rekomendasi Acyclovir di Apotik dan Harganya

Sediaan obat antivirus ini sendiri biasanya dalam bentuk krim salep ataupun tablet, sesuai dengan yang diresepkan dokter. Berikut ini merupakan rekomendasi Acyclovir di apotik dan harganya untuk Anda ketahui.

1. Acyclovir Hexpharm 400 mg

obat acyclovir tablet di apotik

Beli Acyclovir Hexpharm 400 mg Klik di Sini

Diproduksi oleh Hexpharm dan terdaftar di BPOM, Acyclovir Hexpharm 400 mg sering kali menjadi salah satu yang diresepkan dokter. Anda dapat membeli obat keras ini di aplikasi K24Klik dengan resep dokter langsung yang ditebus secara online.

Kisaran harga: Rp 12 ribu/strip

2. Acyclovir Erela 5% Cream

acyclovir cream

Beli Acyclovir Erela Cream Klik di Sini

Untuk menangani herpes, sediaan obat topikal juga sering diresepkan oleh dokter. Acyclovir Erela 5% Cream dapat menjadi pilihan tepat.

Mengingat obat salep ini untuk apa, Anda perlu memastikan kondisi tangan dalam keadaan bersih terlebih dahulu. Setelah itu, baru oleskan obat krim ke area yang sakit secara langsung dalam kondisi area tersebut kering.

Kisaran harga: Rp 10 ribu/tube

3. Acyclovir KF 200 mg

acyclovir kf 200 mg

Beli Acyclovir KF 200 mg Klik di Sini

Selain dosis 400 mg, Acyclovir KF 200 mg dapat menjadi solusi alternatif untuk penggunaan obat antivirus ini dengan dosis terbagi sesuai anjuran dokter. Dapat dikonsumsi sebelum ataupun sesudah makan, selalu perhatikan aturan pakai dari obat ini.

Penggunaan yang tidak sesuai dosis dapat mempengaruhi efektivitas obat dan juga meningkatkan resiko terjadinya efek samping yang membahayakan.

Kisaran harga: Rp 8 ribu/strip

4. Lacyvir Cream

lacyvir cream di apotik

Beli Lacyvir Cream Klik di Sini

Selain versi generiknya, salep paten Lacyvir Cream juga memiliki kandungan Acyclovir di dalamnya. Anda dapat mengoleskan salep ini secara tipis-tipis pada bagian kulit yang terinfeksi sesuai dengan aturan pakai yang telah diberikan oleh dokter.

Kisaran harga: Rp 9 ribu/tube

Itulah tadi informasi lengkap seputar Acyclovir obat untuk apa beserta dosis dan juga efek samping yang perlu untuk Anda ketahui.

Pengobatan menggunakan Acyclovir merupakan kondisi serius yang memerlukan pemeriksaan dokter, jadi pastikan untuk tidak membuat keputusan sendiri dalam mengonsumsi obat keras ini.

Punya resep obat tapi kesulitan untuk menebusnya karena jarak dari fasilitas kesehatan? Anti ribet dan dijamin aman, layanan Dokter Siaga Online dari K24Klik dapat menjadi andalan Anda.

Pengiriman cepat 24 menit sampai, yuk unduh aplikasi K24Klik di Play Store dan juga App Store sekarang juga!

Referensi:

https://reference.medscape.com/drug/zovirax-acyclovir-342601?_gl=1*1pivcrx*_gcl_au*MTM2NzA1ODg4OS4xNzI3Mzk5ODY3 diakses pada 27 September 2024

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir?mtype=generic diakses pada 27 September 2024