Allopurinol – Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm
Allopurinol adalah obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh. Beragam sediaan allopurinol di apotek diantaranya Allopurinol Hexpharm, Zyloric dan juga Omeric di dalamnya.
Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat dan berdampak pada area persendian ataupun jaringan otot di sekitarnya. Untuk mencegah hal tersebut, dokter biasanya meresepkan obat Allopurinol.
Orang yang memliki asam urat tinggi berpotensi merasakan ketidaknyamanan seperti nyeri, pembengkakan dan juga peradangan pada sendi.
Baca juga: 18 Obat Asam Urat di Apotik yang Bagus
Manfaat Allopurinol
Manfaat utama dari obat Allopurinol adalah mengurangi kadar asam urat berlebih dalam darah. Bagaimana cara kerja obat ini? Allopurinol dapat melarutkan endapan sekaligus mencegah terbentuknya garam urat.
Obat ini dapat menghambat enzim xanthine oksidase yang memiliki peran penting dalam pembentukan asam urat serta proses degradasi purin.
Selain ampuh dalam mengurangi kadar asam urat berlebih, Allopurinol juga bermanfaat untuk mencegah serangan gout, batu ginjal dan juga pengobatan kanker.
Dosis dan Aturan Pakai
Penggunaan obat Allopurinol sendiri disesuaikan dengan masalah kesehatan yang dialami oleh penderitanya. Perlu diketahui bahwa obat ini termasuk dalam golongan obat keras sehingga memerlukan resep dokter untuk memanfaatkannya.
Berikut ini merupakan dosis Allopurinol sesuai dengan kondisi kesehatan penderitanya yang perlu untuk Anda ketahui.
Untuk penanganan asam urat primer dan sekunder, mencegah serangan gout:
- Dewasa : dosis anjuran yang biasa diresepkan adalah 100 mg tiap hari 1 kali sehari. Namun, dosis juga dapat ditingkatkan bertahap sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter.
Mendukung pengobatan kanker:
- Dewasa : mendukung terapi kanker, dokter biasanya merepkan Allopurinol 600-800 mg per hari selama 2-3 hari sebelum menjalani kemoterapi.
- Anak usia 6-10 tahun : 300mg sekali sehari sesuai dengan petunjuk dokter.
Untuk pengobatan batu ginjal
- Dewasa :dapat dibagi menjadi 1-3 dosis, 200-300 mg setiap hari.
Efek Samping dan Bahaya
Dalam penggunaan obat Allopuroinol, terdapat beberapa efek samping yang mungkin Anda rasakan.
- Pada tahap awal penggunaan obat, serangan asam urat akut bisa saja dialami
- Demam
- Mengantuk
- Sakit perut
- Mual
- Muntah
- Gatal-gatal
- Diare
- Rambut rontok
Apabila mengalami efek samping serius yang tidak kunjung membaik, lebih baik untuk segera memeriksakan diri ke dokter ahli guna mencegah masalah kesehatan yang kompleks. Berikut ini merupakan beragam efek samping serius yang perlu diwaspadai.
- Munculnya ruam pada kulit
- Sensasi panas di mata
- Memar atau pendarahan yang tidak biasa
- Merasakan nyeri saat buang air kecil atau bahkan urine berdarah
- Kebas atau kesemutan
Peringatan Penggunaan Allopurinol
Meskipun obat allopurinol memiliki manfaat ampuh dalam mengurangi kadar asam urat berlebih, beberapa peringatan penggunaan di bawah ini perlu untuk diperhatikan.
- Apabila memiliki riwayat alergi terhadap kandungan zat aktif allopurinol, pastikan untuk memberitahu dokter guna mencegah efek samping membahayakan.
- Mengingat obat ini dapat menyebabkan efek samping mengantuk, jadi hindari melakukan aktivitas dengan fokus tinggi seperti menyetir setelah mengonsumsi obat ini.
- Hindari mengonsumsi minuman beralkohol karena dapat meningkatkan resiko terjadinya efek samping hingga masalah kesehatan yang berbahaya.
- Terdapat beberapa kondisi yang memerlukan konsultasi dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini seperti diet, riwayat penyakit ginjal, diabetes, hipertensi ataupun tengah menjalani kemoterapi.
- Apabila setelah 6 minggu penggunaan obat kondisi tubuh masih belum juga membaik, segera hubungi dokter.
- Hentikan pemakaian obat ketika mengalami reaksi alergi ataupun efek samping serius dan periksakan diri ke dokter ahli.
Penggunaan pada Ibu Hamil dan Menyusui
Allopurinol termasuk dalam kategori C untuk ibu hamil dan juga menyusui. Ini artinya, obat ini menunjukkan ada efek samping terhadap janin dengan studi pada binatang percobaan, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Perlu diketahui bahwa untuk uji coba pada ibu hamil belum ada studi terkontrol. Penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui sendiri hanya boleh dilakukan ketika manfaat yang didapatkan lebih besar dibanding resikonya terhadap janin.
Pastikan untuk melakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu dan berkonsultasi terkait penggunaan obat-obatan apapun pada ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini dikarenakan asupan yang masuk ke tubuh ibu juga dapat terserap ke janin atau bayi.
Interaksi Obat
Penggunaan obat secara bersamaan diperbolehkan dengan kondisi kesehatan tertentu, dengan catatan tidak ada interaksi. Berikut ini merupakan beberapa obat yang mungkin dapat menimbulkan interaksi apabila dikonsumsi bersamaan dengan allopurinol.
- Penggunaan obat ini bersama ampicillin atau amoxicillin dapat meningkatkan resiko terjadinya efek samping ruam kulit.
- Adanya penurunan efektivitas obat apabila dikonsumsi bersama dengan probenecid atau aspirin.
- Peningkatan terjadinya efek samping apabila digunakan bersamaan dengan teofilin atau ciclosporin dan juga diuretik thiazide.
- Penggunaan obat ini bersama dengan obat antiagulan seperti warfarin dapat meningkatkan resiko terjadinya pendarahan.
- Resiko terjadinya gangguan fungsi sumsum tulang dalam menghasilkan sel darah dapat meningkat apabila mengonsumsi allopurinol bersama dengan azathioprine.
Sediaan Allopurinol di Apotek
Baik versi generik maupun paten, berikut ini merupakan beragam sediaan allopurinol di apotek yang dapat Anda manfaatkan sesuai aturan pakai yang ada.
1. Allopurinol Hexpharm
Beli Allopurinol Hexpharm Klik di Sini
Versi generik yang tersedia dalam beberapa pilihan dosis, Anda dapat memanfaatkan Allopurinol Hexpharm untuk mengurangi kadar asam urat berlebih dalam tubuh. Allopurinol 300 mg dari Hexpharm juga dapat membantu mencegah serangan gout.
Pastikan untuk mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Pembelian allopurinol di K24Klik memerlukan resep dokter karena termasuk dalam golongan obat keras.
Kisaran harga: Rp 7 ribu/strip
2. Alofar Tablet
Selain versi generik dari allopurinol, Anda juga dapat menggunakan versi patennya seperti Alofar. Obat yang diproduksi oleh Ifars ini tersedia dalam dosis 100 mg dan juga 300 mg.
Anjuran mengonsumsi obat dengan kandungan zat aktif allopurinol di dalamnya sendiri lebih dianjurkan sesudah makan, sesuai aturan pakai yang ada.
Kisaran harga: Rp 4 ribu/strip
3. Omeric
Termasuk dalam golongan inhibitor xanthine oksidase, Omeric dengan kandungan allopurinol di dalamnya dapat mengurangi kadar asam urat. Cara kerja obat ini adalah menghambat pembentukan asam urat dan dapat dikonsumsi sesudah makan.
Pastikan untuk mengikuti aturan pakai yang ada ataupun sesuai dengan dosis anjuran dari dokter.
Kisaran harga: Rp 8 ribu/strip
Itulah tadi beragam informasi lengkap seputar obat Allopurinol beserta manfaat, dosis dan juga efek samping yang perlu untuk diketahui. Apabila kadar asam urat tidak kunjung menurun, segera konsultasikan pada dokter ahli guna mencegah masalah kesehatan yang mengganggu.
Butuh obat asam urat ataupun vitamin? Tidak perlu repot pergi ke apotek offline, semua jadi beres bersama aplikasi K24Klik.
Unduh aplikasi kami di Play Store ataupun App Store sekarang juga, dapatkan beragam penawaran harga terbaik khusus untuk Anda. (writer/ib)
Referensi:
https://www.mims.com/indonesia/drug/info/allopurinol?mtype=generic diakses pada 20 November 2024


