Obat Cacing untuk Orang Dewasa dan Anak yang Paling Ampuh di Apotik

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

/home/k24klik/Downloads/Obat Cacing untuk Orang Dewasa dan Anak yang Paling Ampuh di Apotik
Dikurasi Oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Penyakit infeksi cacing adalah penyakit yang terjadi ketika tubuh seseorang terinfeksi cacing penyebab penyakit. Cacingan tidak hanya bisa mengenai anak-anak saja tetapi juga orang dewasa. Cacingan bisa diobati dengan mengonsumsi obat cacing.

Salah satu faktor utama penyebab cacingan adalah ketika seseorang tidak menjaga sanitasi dan kebersihan tubuh dengan baik. Larva cacing dapat masuk dari kebiasaan buruk malas mencuci tangan, tidak mencuci buah dan sayur hingga bersih, atau tidak memasak makanan hingga matang. Akan tetapi, penyebab cacingan bisa berbeda-beda pada tiap orang, tergantung dari jenis cacing apa yang masuk ke dalam tubuh.

Tanda Infeksi Cacing

Saat Anda terinfeksi cacing, Anda bisa saja tidak merasakan gejala apa pun. Tetapi, biasanya orang yang mengalami infeksi cacing, dapat merasakan tanda-tanda seperti:

  • Rasa gatal di bagian anus
  • Nyeri perut
  • Berat badan yang turun
  • Penurunan nafsu makan
  • Letih dan lesu
  • Gangguan pada sistem pencernaan, dengan gejala seperti: diare, muntah, BAB berdarah, dan pendarahan usus.

Macam-Macam Infeksi Cacing

Obat cacing yang efektif harus dipilih berdasarkan jenis cacing yang menginfeksinya. Ada beberapa jenis cacing yang umum menginfeksi baik anak maupun dewasa, yaitu

1.Cacing Pita

Cacing pita atau Cestoda mendapatkan namanya dari bentuknya yang seperti pita, yaitu pipih dengan tubuh yang beruas-ruas. Cacing pita dewasa bisa mencapai panjang hingga 25 meter dan bisa bertahan hidup hingga usia 30 tahun.

Telur cacing ini bisa masuk dari tubuh manusia melalui kontak dengan tinja dan tanah yang mengandung telurnya atau konsumsi makanan yang telah terkontaminasi telurnya.

2.Cacing Tambang

Larva cacing tambang dapat menembus kulit melalui telapak kaki yang tidak beralas dan masuk ke peredaran darah hingga ke paru-paru dan tenggorokan. Cacing tambang dewasa memiliki panjang sekitar 5-13 milimeter.

Jika tertelan, cacing tambang akan memasuki saluran pencernaan kita dan hidup di usus halus. Selain masuk ke tubuh melalui kontak langsung dengan larva atau cacing dewasanya, infeksi cacing tambang juga bisa terjadi dari konsumsi makanan yang terkontaminasi larva atau telurnya.

3.Cacing Kremi

Infeksi cacing kremi adalah infeksi cacing yang sering dialami anak usia sekolah. Cacing halus ini berwarna putih dan memiliki panjang sekitar 5-13 milimeter. Infeksi cacing ini bisa terjadi dari tangan yang kotor atau konsumsi makanan yang mengandung telur cacing.

Penularan cacing kremi bisa melalui tangan yang kotor dan jarang dicuci. Telur cacing kemudian masuk ke usus dan berkembang menjadi cacing dewasa dalam beberapa minggu. Jika telur mencapai anus dan digaruk, telur tersebut dapat berpindah ke jari, yang tanpa disadari menyentuh permukaan benda atau orang lain.

4.Cacing Gelang

Cacing ini berukuran cukup besar, yakni sekitar 10-35 cm. Infeksi cacing gelang dapat terjadi karena kontak dengan tanah yang terkontaminasi telur cacing ini. Setelah masuk ke dalam tubuh, telurnya akan menetas di usus lalu menyebar ke organ lain melalui pembuluh darah dan saluran getah bening.

Rekomendasi Obat Cacing yang Paling Ampuh di Apotik dan harganya

Infeksi cacing dapat ditangani dengan konsumsi obat cacing sesuai jenis cacingnya. Berikut ini beberapa merk obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani infeksi cacing.

Obat Cacing untuk Dewasa

1.Mebendazole

Mebendazole Salah satu merk obat cacing dengan zat aktif mebendazole adalah Vermox. Mebendazole dapat digunakan untuk mengatasi infeksi cacing gelang, infeksi cacing pita, infeksi cacing tambang, atau infeksi cacing cambuk. Obat cacing ini hanya dapat membunuh cacing dewasa dan tidak membunuh telurnya.

Dosis Vermox adalah 1 tablet 1 kali sehari. Walaupun obat ini termasuk ke dalam golongan obat bebas terbatas, penggunaan obat dengan kandungan mebendazole sebaiknya atas saran dokter.

Kisaran Harga: Rp 23.097,- / Strip, harga dapat berubah sewaktu waktu

Beli Mebendazole Klik di Sini

2.Albendazole

Albendazole adalah jenis obat cacing dewasa selanjutnya adalah albendazole yang bisa digunakan untuk mengobati infeksi cacing. Obat ini merupakan golongan obat keras. Obat ini bekerja dengan cara menghambat penyerapan gula pada tubuh cacing. Hal ini menyebabkan cacing kehilangan sumber energi dan akhirnya mati.

Harga obat cacing ini tidak mahal, hanya kisaran seribu rupiah per tabletnya.

Beli Albendazole Klik di Sini

3.Pirantel Pamoat

Pirantel Pamoat merupakan jenis obat cacing yang satu ini digunakan sebagai obat cacing kremi dan berbagai infeksi cacing lainnya seperti cacing tambang, cacing gelang, dan cacing cambuk. Salah satu merk dagangnya adalah combantrin.

Pirantel Pamoat yang terkandung dalam combantrin memberikan efek antelmintik yang dapat mematikan atau melumpuhkan cacing dalam usus manusia, lalu mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.

Harga: Rp 18.326,- / Strip

Beli Pirantel Pamoat Klik di Sini

4.Ivermectin

Ivermectin merupakan obat cacing yang bisa untuk mengobati infeksi cacing, seperti strongyloidiasis dan onchocerciasis. Salah satu merek dagang Ivermectin adalah Mectinsanbe. Obat ini dikonsumsi dalam perut kosong.

Ivermectin adalah obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan petunjuk dokter.

Harga: Rp 7.725,- / Tablet

Beli Albendazole Klik di Sini

Obat Cacing Anak

Secara umum, obat cacing untuk dewasa bisa digunakan untuk infeksi pada anak-anak dengan dosis yang disesuaikan. Di antaranya yang sering dipakai adalah albendazole, pirantel pamoat, Ivermectin adalah obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan petunjuk dokter.

Obat Cacing Alami

Beberapa obat cacing alami yang secara tradisional dipercaya dapat membantu infeksi cacing adalah sebagai berikut:

  1. Air kelapa
  2. Buah nanas
  3. Kunyit
  4. Biji labu
  5. Bawang putih

Mencegah Infeksi Cacing

Selain mengobati infeksi cacing dengan konsumsi obat cacing, untuk menjaga agar tidak terinfeksi kembali jangan lupa untuk:

  • Rajin cuci tangan, terutama setelah dari kamar mandi dan sebelum masak dan makan.
  • Selalu menyimpan daging dan makanan mentah dengan baik dan memasaknya sampai matang.
  • Selalu mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum dikonsumsi.
  • Rutin memberikan obat cacing pada hewan peliharaan seperti kucing dan anjing secara berkala.
  • Menghindari berjalan tanpa alas kaki dan menyentuh tanah tanpa sarung tangan.
  • Rutin menggunting kuku dan tidak menggigiti kuku.

Selama pengobatan dengan obat cacing, basuh bagian anus pada pagi hari untuk mengurangi jumlah telur cacing, karena cacing biasa bertelur pada malam hari. Ganti juga pakaian dan sprei setiap hari dan basuh dengan air panas agar telur cacingnya mati.

Meskipun bisa diobati, penyakit cacingan tidak boleh dianggap remeh karena gampang menular terutama untuk yang serumah. Jaga pola hidup sehat dan berkonsultasilah dengan dokter jika gejala tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat cacing.

Semoga bermanfaat.