10 Obat Batu Ginjal di Apotik Pada Wanita dan Pria

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

Obat Batu Ginjal di Apotik Pada Wanita dan Pria
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Batu ginjal sendiri terjadi akibat endapan di dalam ginjal yang berasal dari zat kimia di dalam urin. Biasanya, batu ginjal berukuran sekecil butiran pasir, kerikil, kacang polong, hingga sebesar bola golf. Lantaran urin mengandung lebih banyak zat kimia dibandingkan cairan, endapan tersebut membentuk kristal yang saling menempel.

Kekurangan zat pencegah kristal menempel juga mempercepat proses pembentukan batu ginjal. Berdasarkan zat pembentukannya, terdapat empat jenis batu ginjal, yakni kalsium oksalat, struvite, asam urat, dan sistin. Adapun penyebab umum penyakit batu ginjal, antara lain:

  • Mengonsumsi vitamin C secara berlebihan.
  • Kekurangan konsumsi air putih.
  • Kelebihan oksalat.
  • Keluarga memiliki riwayat sakit batu ginjal.
  • Diare parah yang menyebabkan dehidrasi.
  • Kondisi medis tertentu.
  • Mengonsumsi obat-obatan, seperti diuretik, antibiotik.

Dalam kebanyakan kasus, batu ginjal tidak menyebabkan banyak gejala. Gejala makin tampak seiring peningkatan keparahan penyakit. Adapun gejala umum penyakit batu ginjal, meliputi:

  • Rasa nyeri di bagian punggung bawah.
  • Mual, kadang disertai muntah.
  • Demam dan kedinginan.
  • Urin berbau tak sedap.
  • Warna urin keruh.

Obat Batu Ginjal Pada Wanita dan Pria di Apotek K24

Untuk pengobatan batu ginjal, Anda bisa mengonsumsi obat kimia maupun obat herbal batu ginjal. Adapun rekomendasi obat batu ginjal di apotik, antara lain:

Obat Pereda Nyeri

Salah satu obat batu ginjal yang banyak digunakan adalah pereda nyeri. Biasanya, dokter akan menyarankan obat pereda nyeri, seperti naproxen sodium atau ibuprofen untuk meringankan rasa sakit. Obat ini dapat dibeli tanpa resep, tetapi pastikan untuk mengonsumsinya sesuai petunjuk di kemasan.

Sebelum mengonsumsi ibuprofen ataupun naproxen, ibu hamil dan menyusui diwajibkan untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter atau tenaga medis. Ibuprofen tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Harga ibuprofen bervariasi, mulai dari Rp362 per tablet 200 mg, Rp538 per tablet 400 mg, dan sirup Rp10.660 per botol 60 ml.

Obat Untuk Menghambat Alfa

Obat penghambat alfa atau alpha blockers berfungsi untuk menghancurkan batu ginjal berukuran besar, sekitar 0.5 hingga 1 sentimeter. Obat penghancur batu ginjal ini juga membantu melemaskan otot di sekitar saluran kemih. Alhasil, batu ginjal akan keluar bersama urin saat Anda buang air kecil.

Beberapa obat golongan alpha blockers, di antaranya Alfuzosin, Tamsulosin, Prazosin, Indoramin, Terazosin, dan Doxazosin. Obat-obatan ini tersedia di apotek dengan harga mulai dari Rp9.364 per tablet 2 mg.

Allopurinol

Obat sakit batu ginjal selanjutnya adalah allopurinol. Allopurinol efektif membantu menurunkan kadar asam urat pada urin dan darah. Alhasil, kadar urin tetap dalam keadaan basa.

Dalam segelintir kasus, allopurinol bersama zat alkali bisa melarutkan batu asam urat. Obat ini bisa Anda beli di apotek dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp279 per tablet 100 mg dan Rp590 per tablet 300 mg.

Beli Allopurinol di Sini

Obat Diuretik

Obat diuretik bermanfaat untuk meningkatkan produksi urin. Obat ini bekerja dengan cara melepaskan lebih banyak air dan garam dari pembuluh darah ke urin. Salah satu jenis obat batu ginjal diuretik yang kerap digunakan adalah thiazide. Obat ini bisa Anda temukan di apotek dengan harga terjangkau, mulai dari Rp241 per tablet 25 mg.

Natrium Bikarbonat

Natrium bikarbonat atau disebut natrium sitrat kerap digunakan untuk mengobati batu ginjal. Obat ini mengandung zat aktif yang efektif menurunkan kadar asam berlebih dan mengontrol pH urin. Natrioum bikarbonat juga berperan sebagai alkalizer sistemik yang  bisa menaikkan kadar pH baik di urin maupun darah.

Natrium bikarbonat dianjurkan untuk dikonsumsi dalam keadaan perut masih kosong. Pastikan untuk menyeimbangkan dan menjaga cairan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih. Obat ini dijual di apotek mulai dari Rp202 per tablet 500 mg.

Kalsium

Untuk mengobati batu ginjal, Anda bisa mengonsumsi makanan kaya kalsium atau suplemen kalsium. Namun, perlu diingat bahwa Anda dianjurkan untuk berkonsultasi lebih dulu. Salah satu rekomendasi suplemen kalsium adalah Kalk Nellco yang dibanderol dengan harga Rp14.063 per botol 30 tablet dan Rp30.755 per botol 100 tablet.

Cuka Apel

Jika Anda mencari obat alami batu ginjal, cuka apel bisa dijadikan pilihan. Cuka apel mengandung asam asetat yang meringankan nyeri akibat batu ginjal. Selain itu, larutan ini juga membantu mengurangi pembentukan dan meluruhkan batu ginjal. Cuka apel tersedia di apotek dengan harga mulai dari Rp59.061 per botol 300 ml. Namun tentunya Anda perlu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Beli Cuka Apel Klik di Sini

Renalof

Renalof diformulasikan secara khusus menggunakan bahan alami untuk menghilangkan nyeri, merangsang pengeluaran urin, dan meluruhkan batu oksalat di ginjal maupun kantung kemih. Kandungan di dalamnya juga dapat mengurangi iritasi, peradangan, dan mencegah terbentuknya batu di saluran uretra.

Renalof harus dikonsumsi 30 menit sebelum makan. Obat ini tersedia di apotek dan dibanderol dengan harga Rp1.559.507 per botol 90 tablet.

Beli Renalof Klik di Sini

Ghensen Ginjal Seahorse

Satu lagi obat alami untuk mengatasi batu ginjal, yakni Ghensen Ginjal Seahorse. Selain mengatasi rasa lemah, letih, dan lesu, obat ini bisa digunakan untuk melancarkan urin. Bahkan, kandungan di dalamnya juga dapat membantu meluruhkan batu ginjal. Obat alami ini dibanderol dengan harga Rp54.535 per botol 100 tablet.

Beli Ghensen Ginjal Seahorse Klik di Sini

Demikianlah informasi mengenai penyebab dan gejala batu ginjal beserta rekomendasi obat kimia maupun alami. Apabila membutuhkan obat batu ginjal, Anda bisa membelinya secara langsung maupun online di Apotek K24. Pastikan untuk mengikuti aturan pemakaian dan terapkan gaya hidup sehat agar Anda kembali pulih. Semoga bermanfaat!

Referensi:

https://www.kidney.org/atoz/content/kidneystones diakses pada 9 September 2022.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5817324/ diakses pada 9 September 2022.

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-stones/symptoms-causes/syc-20355755 diakses pada 9 September 2022.