Rekomendasi Minuman Pencegah Dehidrasi, Solusi Cuaca Ekstrem!

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm
Minuman pencegah dehidrasi seperti Pocari Sweat dan air kelapa dapat menjadi solusi terbaik untuk menghadapi cuaca ekstrem, terlebih lagi ketika menjalani ibadah haji di tanah suci yang sedang panas-panasnya.
Cuaca ekstrem seperti terik ataupun kelembapan tinggi dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami dehidrasi yang membahayakan. Untuk mengatasinya, beragam pilihan minuman pencegah dehidrasi dapat menjadi solusi terbaik.
Pada dasarnya, minuman terbaik untuk tubuh adalah air putih. Dengan mengonsumsi air putih sesuai anjuran minimal harian, resiko dehidrasi dapat menurun.
Namun, jika berhadapan dengan dehidrasi saat haji di saat Arab Saudi umumkan potensi suhu mencapai 41 derajat celcius maka asupan pendukung seperti oralit perlu untuk dipertimbangkan.
Baca juga: 30 Vitamin Daya Tahan Tubuh Dewasa Paling Bagus di Apotik
Rekomendasi Minuman Pencegah Dehidrasi
Untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperlancar jalannya ibadah haji di suhu ekstrem, dehidrasi menjadi masalah yang perlu diwaspadai. Berikut ini merupakan rekomendasi minuman pencegah dehidrasi yang dapat Anda konsumsi.
1. Minuman Pencegah Dehidrasi: Air Putih
Minuman agar tidak dehidrasi terbaik untuk kesehatan tubuh adalah air putih. Tanpa kalori dan gula tambahan, air membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung fungsi organ, dan mengatur suhu tubuh.
Menurut berbagai penelitian, orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 1,5-2 liter air putih per hari tergantung pada aktivitas dan kondisi cuaca.
2. Air Kelapa
Air kelapa alami kaya akan elektrolit seperti kalium, natrium, dan magnesium, yang penting untuk menggantikan cairan yang hilang akibat keringat. Minuman isotonik alami yang satu ini efektif untuk hidrasi, terutama setelah aktivitas fisik ringan.
Apabila tidak menemui air kelapa murni, Hydro Coco dapat menjadi solusi praktis untuk Anda. Namun, perhatikan juga kandungan gula di dalamnya untuk tetap memastikan asupan nutrisi terbaik bagi tubuh.
3. Minuman Pencegah Dehidrasi: Infused Water
Infused water, yaitu air yang diberi tambahan buah-buahan, sayuran, atau rempah seperti mentimun, jeruk, atau jahe, adalah cara lezat untuk meningkatkan asupan cairan.
Jika Anda kurang menyukai air putih tanpa rasa, infused water menawarkan rasa tanpa kalori berlebih. Cara membuatnya pun cukup mudah, Anda dapat langsung menambahkan irisan mentimun, jeruk nipis ditambah daun mint dalam 1 liter air.
Simpan infused water buatan Anda ke dalam kulkas untuk sensasi menyegarkan ketika diminum. Minuman dehidrasi ini juga dapat mendukung upaya menurunkan berat badan pada sebagian orang.
4. Minuman Isotonik
Beli Pocari Sweat Klik di Sini
Minuman isotonik dirancang untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang selama aktivitas fisik intens atau cuaca panas. Minuman ini mengandung natrium, kalium, dan karbohidrat dalam konsentrasi yang mirip dengan cairan tubuh.
Salah satu minuman isotonik yang mudah ditemukan adalah Pocari Sweat. Pastikan untuk mengonsumsi minuman ini sesuai kebutuhan, sesudah makan.
5. Minuman Pencegah Dehidrasi: Oralit
Oralit adalah larutan rehidrasi oral yang terdiri dari air, garam, dan gula dalam proporsi tertentu untuk mengatasi dehidrasi, terutama akibat diare atau kehilangan cairan berat.
Beli Oralit Pharos Klik di Sini
World Health Organization (WHO) merekomendasikan oralit sebagai cara efektif untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit. Oralit tersedia dalam bentuk sachet siap pakai seperti yang tersedia di K24Klik yaitu Oralit Pharos dan Ramolit.
Selain itu, Oralit juga bisa dibuat sendiri dengan 1 liter air, 6 sendok teh gula, dan ½ sendok teh garam. Perlu diketahui bahwa mengonsumsi oralit tidak boleh sembarangan, perhatikan anjuran dokter dan juga kondisi tubuh.
Saat menjalani ibadah haji, Oralit menjadi salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi untuk mencegah dehidrasi di tengah suhu cuaca ekstrem di Arab Saudi.
6. Minuman Pencegah Dehidrasi: Susu Rendah Lemak
Susu rendah lemak atau susu nabati seperti susu almond tanpa gula dapat membantu hidrasi sekaligus memberikan nutrisi tambahan seperti protein dan kalsium.
Penelitian dari American College of Sports Medicine menunjukkan bahwa susu rendah lemak efektif untuk rehidrasi setelah olahraga karena kandungan elektrolitnya. Salah satu yang dapat Anda konsumsi adalah Ultra Milk Low Fat Plain.
Beli Ultra Milk Low Fat Plain Klik di Sini
7. Teh Herbal Tanpa Gula
Teh herbal seperti chamomile atau peppermint bisa menjadi pilihan hidrasi yang menenangkan, terutama jika disajikan dingin. Mengonsumsi teh herbal tanpa kafein membantu hidrasi tanpa efek diuretik seperti minuman berkafein.
Tanda-Tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Terdapat beberapa tanda dehidrasi yang perlu untuk diperhatikan sehingga penanganannya pun dapat tepat dan cepat.
- Merasa haus terus-menerus dan berlebihan
- Mulut kering
- Urine berwarna gelap
- Kelelahan
- Pusing
Apabila Anda merasakan gejala-gejala di atas, pastikan untuk segera meningkatkan asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi yang membahayakan. Konsultasikan pada dokter ahli apabila kondisi memburuk.
Cara Alami Mencegah Dehidrasi Saat Cuaca Ekstrem
Selain mengonsumsi minuman pencegah dehidrasi, pola hidup yang sehat dapat menjadi salah satu cara ampuh untuk menghadapi cuaca ekstrem. Tidak hanya menghindari dehidrasi, cara tersebut juga berguna untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Berikut ini merupakan beberapa cara alami yang dapat Anda coba lakukan untuk mencegah dehidrasi saat cuaca ekstrem.
1. Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air
Buah dan sayur merupakan makanan sehat yang kaya akan manfaat baik untuk tubuh. Anda dapat mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan air untuk membantu hidrasi tubuh saat menghadapi cuaca ekstrem.
Beberapa contoh buah yang memiliki kandungan air tinggi adalah semangka, mentimun, jeruk dan juga tomat. Sedangkan untuk sayuran yang mengandung air adalah selada, seledri, bayam dan juga lobak.
2. Batasi Aktivitas Saat Cuaca Terik
Hindari aktivitas fisik berat pada puncak matahari ada di atas ke kepala dengan suhu tertinggi, biasanya kisaran jam 10 siang hingga 3 sore.
Jika harus berada di luar, cari tempat teduh, kenakan pakaian longgar berbahan ringan, dan gunakan topi untuk mengurangi kehilangan cairan akibat keringat.
3. Perhatikan Pola Makan
Hindari makanan yang terlalu asin atau pedas karena dapat meningkatkan rasa haus. Pilih makanan ringan seperti sup berbahan sayuran atau salad yang mengandung air dan nutrisi untuk mendukung hidrasi.
4. Penuhi Kebutuhan Elektrolit secara Alami
Selain air kelapa, elektrolit dapat diperoleh dari makanan alami seperti pisang (kaya kalium), alpukat (sumber kalium dan lemak sehat), atau sedikit garam laut dalam makanan untuk menjaga keseimbangan natrium.
Itulah tadi beragam rekomendasi minuman pencegah dehidrasi yang dapat Anda konsumsi. Apabila kondisi tubuh tidak kunjung membaik, pastikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter ahli guna mendapatkan pengobatan terbaik.
Butuh vitamin ataupun obat? Tidak perlu repot keluar rumah, semua jadi beres bersama K24Klik.
Unduh aplikasi kami di Play Store maupun App Store sekarang juga, dapatkan beragam penawaran menarik khusus untuk Anda! (writer/ib)
Referensi:
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/water/art-20044256 diakses pada 8 Mei 2025
https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-much-water-should-you-drink diakses pada 8 Mei 2025
https://www.acsm.org/news-detail/2018/02/01/milk-effective-rehydration-drink diakses pada 8 Mei 2025




