Share this:

Jonghyun Meninggal Dunia Karena Keracunan Karbon Monoksida

Jonghyun meninggal dunia

Artis korea Jonghyun, yang merupakan salah satu personil boy group SHINee dikabarkan meninggal dunia. Dilansir dari laman Naver (18/12), Jonghyun ditemukan tidak sadarkan diri di kamar apartemennya, di Gangnam, sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Jonghyun kehilangan kesadaran akibat menghirup asap pembakaran arang atau coal briquette dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan Jonghyun meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju Rumah Sakit. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit, keracunan asap karbon monoksida menjadi penyebab meninggalnya pelantun hits ‘She’ ini.

Apa itu Karbon Monoksida yang Sebabkan Jonghyun Meninggal Dunia?

Karbon monoksida merupakan gas beracun yang dihasilkan oleh pembakaran bahan-bahan mengandung karbon yang tidak sempurna.

Normalnya, pada proses pembakaran sempurna, gas yang terbentuk adalah gas karbon dioksida. Akibat kurangnya oksigen ketika proses pembakaran (misal: pembakaran arang dalam ruang tertutup dan minim oksigen), maka terjadilah proses pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan karbon monoksida. Jika terhirup, gas karbon monoksida dari pembakaran tidak sempurna tersebut dapat menyebabkan keracunan hingga kematian.

Potensi Kemunculan Gas Karbon Monoksida di sekitar Kita yang Sebabkan Jonghyun Meninggal Dunia

Sobat sehat pernah merasa pusing, mual, muntah, hingga ingin pingsan saat naik bus? Bisa jadi Sobat sehat keracunan karbon monoksida.

Ya, selain dihasilkan dari pembakaran arang dalam ruang tertutup, seperti pada kasus kematian Jonghyun, gas karbon monoksida juga dapat dihasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Berikut beberapa contoh proses pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan karbon monoksida :

1. Knalpot kendaraan berbahan bakar bensin
2. Bahan baku tungku pembakaran
3. Pembangkit listrik batubara
4. Mesin berbahan bakar kecil
5. Generator portabel bertenaga bensin
6. Perapian
7. Mesin penyemprot air
8. Perapian
9. forklift
10. Pemanas bertenaga propana
11. Pemanas air tenaga gas
12. Pemanas minyak tanah
13. Kompor
14. Lentera
15. Dan pembakaran lainnya

Pada beberapa keadaan, pembakaran-pembakaran di atas memang tidak langsung menyebabkan kematian. Namun, hasil pembakaran berupa gas karbon monoksida yang menumpuk dari waktu ke waktu dan memenuhi ruangan dengan sirkulasi udara tidak baik, dapat menyebabkan keracunan ringan hingga parah, bahkan meninggal dunia.

Efek Paparan Karbon Monoksida yang Sebabkan Jonghyun Meninggal Dunia

Karbon monoksida mampu menghambat kemampuan darah untuk membawa oksigen ke organ vital (otak dan jantung) dan jaringan tubuh lainnya. Perlu sobat sehat ketahui, hemoglobin dapat mengikat karbon monoksida (karboksihemoglobin) 300 kali lebih besar dari pada oksigen. Sehingga sedikit saja paparan karbon monoksida dalam tubuh kita sudah cukup mengurangi kemampuan hemoglobin mengangkut oksigen secara drastis. Bisa dibayangkan, kan, efeknya jika kita menghirup gas ini dalam jumlah besar?

Awalnya, seseorang yang keracunan karbon dioksida akan mengalami pusing, sakit kepala, mual, muntah, lelah, bingung, sakit perut, kesulitan bernafas, dan gangguan motorik seperti sulit berjalan dan gangguan keseimbangan.

Pada tingkat paparan karbon monoksida yang lebih tinggi, maka kerusakan yang terjadi pun akan bertambah parah seperti nyeri dada, sesak nafas, vertigo, kerusakan otak, gangguan fungsi penglihatan, dan gangguan jantung permanen.

Sedangkan pada paparan karbon monoksida yang sangat tinggi dapat menyebabkan ketidaksadaran, kejang, koma, hingga kematian.

Mengatasi Keracunan Karbon Monoksida yang Sebabkan Jonghyun Meninggal Dunia

Pada gejala keracunan ringan, seperti rasa mual dan muntah yang timbul ketika naik bus, dapat diatasi sementara dengan obat penghilang mual-muntah. Namun, sebaiknya segera hubungi dokter apabila Sobat Sehat mengalami gejala keracunan karbon monoksida, agar dapat diberikan penanganan yang tepat.

Jika sobat sehat memiliki rumah dengan sistem penghangat air, penghangat ruangan, atau perapian, sebaiknya sering-sering memeriksanya, ya! Minta bantuan teknisi atau tenaga ahli untuk mencegah terjadinya kebocoran dan keracunan gas karbon monoksida. Selain itu, jangan pernah tinggalkan mobil dengan mesin menyala di dalam garasi yang tertutup rapat.

Karena karbon monoksida yang menyebabkan Jonghyun meninggal dunia merupakan gas beracun yang tidak berbau dan berwarna. Sehingga keberadaannya tidak disadari dan dapat menjadi pembunuh diam-diam atau silent killer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *