Guaifenesin – Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

guaifenesin manfaat dosis efek samping
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Guafenesin adalah obat untuk batuk berdahak yang bekerja dengan mengencerkan dahak atau ekspektoran. Beberapa sediaan obat ini di apotek adalah guaifenesin erlimpex, comtusi dan oroxin.

Batuk berdahak merupakan salah satu masalah pernapasan atas yang dapat membuat ketidaknyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya, Anda dapat memanfaatkan beragam pilihan obat di apotek termasuk guaifenesin.

Sediaan guaifenesin di apotek sendiri biasanya dikombinasikan dengan beragam kandungan zat aktif lainnya untuk bekerja ampuh dalam mengatasi flu maupun batuk. Namun, versi generik dari guaifenesin juga dapat Anda beli di K24Klik dengan beragam pilihan merek.

Baca juga: 18 Obat Batuk Berdahak Paling Ampuh di Apotik

Manfaat Guaifenesin

Guaifenesin sendiri memiliki manfatat utama yaitu mengencerkan dahak sehingga dahak dapat lebih murah dikeluarkan dari saluran pernapasan. Dengan mengonsumsi obat ini, keluhan batuk berdahak pun dapat berkurang dan pernapasan menjadi lebih lega.

Meskipun guaifenesin bekerja ampuh dalam meredakan batuk berdahak, obat ini tidak dianjurkan untuk masalah pernapasan jangka panjang. Apabila Anda menderita batuk kronis akibat merokok, konsultasikan pada dokter ahli untuk pengobatan terbaik.

Dosis dan Aturan Pakai

Penggunaan obat-obatan apapun harus sesuai berdasarkan aturan pakai yang ada untuk mengurangi resiko efek samping dan juga memaksimalkan efektivitas. Berikut ini merupakan dosis anjuran penggunaan guaifenesin yang perlu Anda ketahui.

  • Untuk dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun, guaifenesin dapat dikonsumsi 200-400 mg setiap 4 jam sekali. Aturan pakai juga dapat disesuaikan 600-1.200 mg per 12 jam dengan dosis maksimal yaitu 2.400 mg per harinya.
  • Anak-anak usia 6-12 tahun, berikan maksimal 400 mg sehari dengan aturan pakai 4 kali sehari 100 mg tiap kali minum.

Untuk anak-anak usia di bawah 6 tahun, penggunaan obat ini hanya boleh sesuai dengan rekomendasi dokter. Obat ini dapat dikonsumsi sesudah makan, sesuai dengan aturan pakai yang ada baik itu sesuai usia maupun petunjuk dokter.

Peringatan Penggunaan Guaifenesin

Selain dosis dan aturan pakai, peringatan penggunaan guaifenesin di bawah ini juga penting untuk diperhatikan.

  • Apabila memiliki riwayat alergi terhadap kandungan zat aktif guaifenesin, jangan mengonsumsi obat ini dan konsultasikan pada dokter untuk alternatifnya.
  • Terdapat beberapa kondisi kesehatan saluran pernapasan yang perlu dikonsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini yatu asma atau PPOK, kemudian batuk darah, batuk seorang perokok aktif hingga memiliki penyakit hati maupun ginjal.
  • Orang yang menderita fenilketonuria tidak dianjurkan mengonsumsi sediaan obat yang mengandung pemanis buatan.
  • Jika tengah mengonsumsi obat lain ataupun suplemen herbal, beri tahukan pada dokter untuk menghindari terjadinya interaksi obat yang membahayakan.
  • Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jangan melakukan aktivitas berat ataupun membutuhkan fokus tinggi seperti menyetir setelah Anda mengonsumsi obat ini.
  • Hentikan penggunaan obat apabila mengalami reaksi alergi yang mengganggu dan segera konsultasikan bersama dokter ahli.

Efek Samping

Berikut ini merupakan beragam kemungkinan efek samping yang bisa saja dialami seseorang ketika mengonsumsi guaifenesin.

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Diare
  • Sakit perut

Apabila efek samping yang dialami tidak kunjung membaik dan bertambah parah hingga mengganggu aktivitas, segera periksakan diri ke dokter ahli. Perbedaan kondisi tubuh seseorang dapat memengaruhi potensi terjadinya efek samping.

Penggunaan pada Ibu Hamil dan Menyusui

Apakah obat batuk berdahak yang satu ini aman untuk ibu hamil dan menyusui? Meskipun kegunaan obat guaifenesin cukup ampuh dalam mengatasi batuk berdahak, namun bukan berarti obat ini sepenuhnya aman untuk semua orang.

Penggunaan obat-obatan pada ibu hamil dan menyusui biasanya hanya diperbolehkan atas rekomendasi dokter, mengingat obat juga terserap ke janin atau bayi.

Obat ini termasuk dalam kategori C dimana menunjukkan efek samping terhadap janin pada studi binatang percobaan. Namun, belum ada studi mendalam yang dilakukan pada manusia.

Ketika hamil dan menyusui, obat hanya diperbolehkan ketika manfaat yang didapatkan lebih besar dibandingkan dengan resiko terhadap janin maupun bayi.

Sediaan Guaifenesin di Apotek

Terdapat banyak pilihan obat dengan kandungan guaifenesin yang dijual bebas di apotek dan dapat menjadi andalan untuk batuk berdahak. Pastikan untuk mengonsumsi sesuai aturan pakai yang ada, berikut ini merupakan rekomendasi sediaan guaifenesin di apotek.

1. Guaifenesin Erlimpex

guaifenesin erlimpex

Beli Guaifenesin Erlimpex Klik di Sini

Obat guaifenesin 100 mg ini merupakan salah satu versi generik yang biasa diberikan oleh dokter. Golongan bebas terbatas, Anda dapat membeli obat ini tanpa resep dokter di apotek offline maupun online.

Cara kerja obat ini adalah membantu meningkatkan hidrasi sehingga ampuh dalam mengurangi viskositas sekresi bronkial.

Kisaran harga: Rp 2 ribu/strip

2. Guaifenesin FM

guaifenesin FM

Beli Guaifenesin FM Klik di Sini

Selain Erlimpex, terdapat sediaan Guaifenesin FM yang dikemas dalam bentuk botol kecil berisi 100 tablet. Setiap tablet dari obat ini memiliki kandungan guaifenesin 100 mg di dalamnya dan dapat dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

Kisaran harga: Rp 18 ribu/dos

3. Comtusi

comtusi sirup

Beli Comtusi Klik di Sini

Sediaan obat ini tidak hanya ada dalam komposisi tunggal, tetapi juga dikemas bersama bahan aktif lainnya untuk lebih efektif mengatasi batuk maupun flu. Salah satu obat yang sering dimanfaatkan adalah Comtusi.

Komposisi dari obat sirup yang satu ini adalah guaifenesin dan oxomemazine. Berbeda dengan guaifenesin tunggal, Comtusi merupakan obat yang perlu resep dokter untuk membelinya di aplikasi K24Klik.

Kisaran harga: Rp 56 ribu/botol

4. Oroxin

oroxin

Beli Oroxin Klik di Sini

Diproduksi oleh PT. Pharos, Oroxin adalah obat batuk yang mengkombinasikan kandungan zat aktif oxomemazine dan guaifenesin. Obat ini biasa diresepkan untuk mengatasi batuk berdahak yang biasanya disertai dengan kondisi alergi.

Untuk anak-anak di atas 12 tahun dan juga orang dewasa, obat ini dapat dikonsumsi 4 kali sehari dengan aturan 10 ml tiap kali minum. Sedangkan untuk anak-anak di bawah 12 tahun, dapat membaca aturan pakai lebih lanjut yang tertera pada kemasan.

Kisaran harga: Rp 44 ribu/botol

5. Konidin

konidin tablet di apotek

Beli Konidin Klik di Sini

Tidak hanya mengkombinasikan dua bahan aktif, Konidin merupakan obat batuk yang memiliki 3 kandungan bermanfaat di dalamnya. Obat ini mengkombinasikan guaifenesin, dextromethorphan HBr dan juga CTM.

Anda dapat mengonsumsi obat ini setelah makan dan disarankan untuk anak-anak di atas 12 tahun dan dewasa. Penggunaan pada usia di bawah 12 tahun, lebih baik hanya atas rekomendasi dokter.

Kisaran harga: Rp 3 ribu/strip

Itulah tadi informasi lengkap seputar obat guaifenesin beserta manfaat, dosis dan efek sampingnya yang perlu untuk Anda ketahui. Konsultasikan pada dokter untuk pengobatan batuk berdahak terbaik, terutama apabila Anda memiliki riwayat kesehatan khusus.

Sakit di tengah malam dan kehabisan stok obat? Tidak perlu repot keluar rumah, K24Klik siap mengantar pesanan obat online Anda sampai ke depan rumah.

Dijamin cepat 24 menit sampai, segera dapatkan beragam penawaran menarik di aplikasi kami. Yuk unduh langsung di Play Store maupun App Store sekarang juga! (writer/ib)

Referensi:

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/guaifenesin?mtype=generic diakses pada 26 November 2024