ASI Eksklusif Diberikan sampai Bayi Berusia Berapa Bulan? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

ASI eksklusif dapat memberikan segudang manfaat bagi si Kecil di awal kelahirannya. Namun, ASI eksklusif diberikan sampai bayi berusia berapa bulan? Yuk, cari tahu!
Tahukah Ibu bahwa ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi di fase awal kehidupannya?
Itulah mengapa sebagian besar lembaga, seperti WHO sangat menganjurkan pemberian ASI pada bayi sejak baru lahir.
ASI eksklusif sendiri merupakan pemberian ASI kepada bayi tanpa tambahan makanan atau minuman lain, termasuk air putih.
Dengan kata lain, bayi hanya mendapatkan ASI sebagai satu-satunya sumber nutrisi, kecuali obat-obatan atau vitamin yang diresepkan oleh dokter.
Setelah ASI eksklusif, barulah bayi dapat diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI), sambil tetap mendapatkan ASI hingga dua tahun atau lebih.
Lantas, ASI eksklusif diberikan sampai bayi berusia berapa bulan? Simak penjelasannya di bawah ini.
ASI Eksklusif Diberikan sampai Bayi Berusia Berapa Bulan?
WHO dan UNICEF merekomendasikan ASI eksklusif diberikan sampai bayi berusia enam bulan.
Sejak baru lahir hingga usia enam bulan, kebutuhan nutrisi bayi sudah tercukupi dari ASI, sehingga Ibu tidak perlu menambahkan asupan lain.
Berikut adalah sejumlah kandungan ASI yang membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi:
1. Protein
ASI mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein. Sekitar 60% adalah whey, sedangkan 40% adalah kasein.
Protein yang seimbang ini memungkinkan bayi dapat mencerna ASI dengan mudah. Sedangkan susu formula memiliki persentase kasein yang lebih besar, sehingga cenderung lebih sulit dicerna bayi.
Selain itu, salah satu bentuk protein dalam ASI adalah antibodi dari ibu, yang sangat berperan penting dalam melindungi bayi dari infeksi kuman. Jenis antibodi ini terkandung dalam ASI, namun tidak ada pada susu formula.
2. Lemak
ASI juga mengandung lemak yang diperlukan bayi untuk perkembangan otak, penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, dan sumber kalori utama.
Selain itu, ASI juga kaya akan asam lemak rantai panjang seperti DHA dan ARA yang penting untuk perkembangan saraf dan retina mata bayi.
3. Vitamin
Jumlah dan jenis vitamin dalam ASI sangat dipengaruhi langsung oleh asupan vitamin yang dikonsumsi ibu menyusui. Itulah mengapa sangat penting bagi ibu menyusui untuk mendapatkan nutrisi yang cukup, termasuk vitamin.
Vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, sangat penting untuk kesehatan bayi. Begitu juga dengan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C, vitamin B.
4. Karbohidrat
Laktosa merupakan karbohidrat utama yang ditemukan dalam ASI. Laktosa menyumbang sekitar 40% dari total kalori yang disediakan oleh ASI.
Karbohidrat laktosa sendiri bermanfaat untuk membantu mengurangi sejumlah besar bakteri jahat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan penyerapan kalsium, fosfor, dan magnesium.
Selain itu, laktosa juga bermanfaat untuk membantu melawan penyakit dan meningkatkan pertumbuhan bakteri sehat di usus.
Itu dia jawaban dari pertanyaan terkait ASI eksklusif diberikan sampai bayi berusia berapa bulan.
Kesimpulannya, ASI eksklusif diberikan sejak awal kelahiran hingga bayi berusia enam bulan. Setelah berusia enam bulan, bayi tetap diberi ASI hingga usia dua tahun, namun dikombinasikan dengan MPASI.
Baca juga: Tips Memilih Susu Formula untuk Bayi
Untuk mendapatkan ASI yang berkualitas sebaiknya jaga asupan nutrisi ibu selama masa menyusui.
Selain itu, jika membutuhkan perawatan untuk ibu menyusui, Medi-Call memiliki layanan lactation care yang siap membantu.
Caranya cukup menghubungi Call-Center Medi-Call 24 Jam atau aplikasi Medi-Call di Google Play Store.
Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K
Referensi:
https://www.who.int/tools/elena/interventions/exclusive-breastfeeding diakses pada 1 November 2024
https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/first-year-of-life/whats-in-breastmilk/ diakses pada 1 November 2024
https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nilai-nutrisi-air-susu-ibu diakses pada 1 November 2024