Mencegah Buta Warna? Coba dengan Makanan dan Cara Ini!

Dikurasi Oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm
Gangguan penglihatan warna sebagian besar bersifat genetik, tetapi mencegah buta warna tetap bisa dilakukan melalui nutrisi yang tepat, pola hidup serta deteksi dini.
Apakah kamu pernah mendengar mengenai seseorang yang kesulitan membedakan warna tertentu? Gangguan penglihatan tersebut dikenal sebagai buta warna dan penyebab umumnya adalah genetik, efek samping obat-obatan, dampak dari penyakit parah hingga penuaan.
Melansir dari American Academy of Opithalmology, pencegahan buta warna dapat dilakukan apabila faktor penyebabnya bukanlah genetik dari lahir. Untuk memahami bagaimana cara pencegahan yang tepat, kamu perlu untuk memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu.
Baca juga: 17 Vitamin Mata Terbaik di Apotik dan Harganya
Apa Itu Buta Warna?
Buta Warna atau Color Blindness adalah kondisi dimana seseorang melihat warna secara berbeda bahkan kesulitan untuk membedakan. Cleve and Clinic menyebutkan bahwa gangguan penglihatan ini juga dapat dikatakan sebagai perubahan persepsi warna.
Seseorang yang memiliki gangguan penglihatan ini bukan tidak bisa melihat warna sama sekali, melainkan melihat warna secara berbeda dari kebanyakan orang.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Jika itu faktor genetik sejak lahir, biasanya seseorang tidak memiliki kerucut penginderaan yang cukup. Ini menyebabkan seseorang mendapatkan warna dan panjang gelombang cahaya yang berbeda sehingga persepsi warna pun berubah.
Kenapa Mencegah Buta Warna Penting?
Gangguan penglihatan terharap persepsi warna dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari mulai dari memilih pakaian, membaca peta cuaca hingga keselamatan kerja di bidang yang mengandalkan sinyal warna.
World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa buta warna dapat berdampak serius pada kualitas hidup populasi dewasa. Orang dengan gangguan penglihatan ini dapat mengalami tingkat depresi serta kecemasan yang lebih tinggi hingga isolasi sosial.
Dan salah satu penyebab utama color blindness non genetik terjadi adalah keterlambatan deteksi dan penanganan. Itulah mengapa, mengetahui cara mencegah buta warna itu penting guna meminimalisir dampak serius dalam kehidupan.
Mencegah Buta Warna dengan Makanan: Nutrisi Penting untuk Mata
Salah satu langkah praktis untuk mencegah color blindness dan menjaga kesehatan mata secara umum adalah melalui pola makan. Berikut ini merupakan beberapa nutrisi dan contoh makanan yang dapat membantu pencegahan buta warna.
1. Vitamin A
Yang pertama tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kalau vitamin A merupakan nutrisi terbaik untuk penglihatan. Medical News Today menyebutkan vitamin A penting untuk mendukung retina menyerap cahaya dan juga menjaga kejernihan kornea.
Salah satu makanan tinggi vitamin A yang dapat kamu konsumsi adalah wortel, bayam, ubi jalar dan juga hati baik sapi maupun ayam.
2. Lutein dan Zeaxanthin
Melansir dari Healthline, Lutein dan Zeaxanthin adalah antioksidan penting yang mampu menetralkan radikal bebas dan melindungi retina mata dari kerusakan akibat sinar matahari.
Mengonsumsi makanan kaya akan lutein dan zeaxanthin seperti bayam, kale, jagung dan juga kuning telur dapat menjadi langkah tepat untuk mencegah buta warna.
3. Omega-3
Ikan berlemak seperti salmon, sarden, kacang-kacangan dan juga biji-bijian mengandung Omega-3 tinggi. Nutrisi ini dapat membantu mendukung struktur dan fungsi retina sehingga resiko gangguan penglihatan pun dapat lebih rendah.
4. Vitamin C
Siapa bilang vitamin C hanya untuk daya tahan tubuh saja? Nutrisi vitamin yang satu ini memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dan mendukung kesehatan pembuluh darah di mata.
Sebagai asupan preventif untuk gangguan penglihatan termasuk perubahan persepsi warna, kamu dapat mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin C seperti jeruk dan stroberi.
5. Vitamin E
Kemudian, ada juga Vitamin E. Nutrisi ini sama bekerja sebagai antioksidan, mampu melindungi sel-sel mata dari kerusakan. Lalu, bisa didapat melalui makanan apa?
Beberapa asupan yang memiliki kandungan vitamin E tinggi dan ampuh untuk mendukung kesehatan mata kamu adalah kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond.
6. Zinc
Terakhir, mineral Zinc berperan penting dalam menjaga kesehatan retina dan juga melindungi dari kerusakan. Asupan mineral ini dapat menjadi salah satu nutrisi pendukung dalam mencegah buta warna.
Contoh makanan dengan kandungan zinc ini adalah daging, kacang-kacangan dan biji-bijian. Kamu juga dapat mengonsumsi suplemen tambahan yang tersedia di aplikasi K24Klik untuk emmenuhi kebutuhan mineral Zinc harian dalam tubuh.
Mencegah Buta Warna: Langkah Medis dan Pemeriksaan Dini
Tidak cukup hanya pemenuhan nutrisi yang sehat untuk mata, pencegahan buta warna juga dapat dilakukan melalui langkah medis dan pemeriksaan dini. Mengapa hal ini penting? Banyak kasus color blindness non genetik terjadi karena keterlambatan penanganan.
Hal pertama yang dapat kamu lakukan adalah melakukan skrining tes buta warna sejak dini. Melalui skrining tersebut, deteksi dini dapat memungkinkan adaptasi pendidikan dan karier lebih baik serta pencegahan resiko keselamatan.
Kemudian, apabila color blindness disebabkan oleh penyakit tertentu ataupun efek samping obat-obatan, perlu juga untuk diwaspadai.
American Academy of Opithalmology menyarankan kamu mungkin perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis guna mengetahui langkah medis apa yang tepat untuk diambil.
Pencegahan Buta Warna melalui Pola Hidup Sehari-hari
Nutrisi sudah, langkah medis juga sudah, apa lagi yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan penglihatan ini? Berikut ini merupakan beberapa langkah praktis pencegahan buta warna melalui pola hidup sehari-hari yang dapat kamu ikuti.
Beli Rohto Eye Flush Klik di Sini
- Selalu lindungi mata dari paparan sinar UV ataupun matahari secara langsung dengan menggunakan kacamata hitam di luar ruangan saat cuaca cerah.
- Konsumsi makanan-makanan yang memiliki kandungan nutrisi baik untuk mata mulai dari vitamin A, Omega-3, lutein, zeaxanthin, vitamin C dan vitamin E secara rutin.
- Jaga kebersihan mata, kamu dapat rutin melakukan cuci mata menggunakan cairan khusus seperti Rohto Eye Flush.
- Hindari kebiasan buruk yang dapat berpengaruh pada kesehatan mata seperti membaca atau bermain HP sambil berbaring, membaca dalam cahaya yang minim ataupun terlalu dekat dengan layar komputer.
- Apabila kamu hobi menggunakan riasan, pastikan untuk membersihkan sisa riasan dengan maksimal di area mata untuk meminimalisir resiko gangguan penglihatan ataupun iritasi.
- Pastikan tidur yang cukup setiap malam agar mata bisa beristirahat dan memulihkan diri usai digunakan untuk beraktivitas seharian.
- Rutin melakukan cek penglihatan, termasuk tes buta warna.
Frequently Asked Question (FAQ) Buta Warna
Buta warna genetik dari lahir umumnya tidak bisa disembuhkan. Tapi, untuk color blindness yang disebabkan oleh penyakit tertentu ataupun efek samping obat-obatan masih mungkin membaik apabila diatasi dengan tepat.
Meskipun tidak dapat disembuhkan, penderita color blindness dapat dibantu dengan alat bantu seperti kacamata atau lensa kontak khusus, aplikasi, serta latihan agar tetap bisa beraktivitas normal.
Sebagian besar color blindness bersifat genetik sehingga tidak dapat sepenuhnya dicegah. Namun, untuk gangguan warna akibat penyakit, obat, atau kerusakan mata, pencegahan dapat dilakukan melalui nutrisi bergizi, pemeriksaan mata rutin, serta mengelola kondisi kesehatan yang memengaruhi retina.
Buta warna genetik biasanya stabil. Namun kondisi yang didapat dapat memburuk bila penyakit mata atau masalah kesehatan yang mendasarinya tidak ditangani.
Nah, itulah tadi informasi lengkap seputar mencegah buta warna termasuk makanan apa saja yang bisa dikonsumsi maupun pola hidup seperti apa yang baik untuk kesehatan mata.
Butuh stok vitamin mata terbaik tanpa perlu ribet pergi ke apotek? K24Klik siap jadi solusi terbaik untukmu.
Unduh aplikasi K24Klik di Play Store maupun App Store, rasakan manfaatnya sekarang juga! (writer/ib)
Referensi:
https://www.aao.org/eye-health/ask-ophthalmologist-q/what-can-person-do-to-prevent-color-blindness diakses pada 4 Desember 2025
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11604-color-blindness diakses pada 4 Desember 2025
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/blindness-and-visual-impairment diakses pada 4 Desember 2025
https://www.healthline.com/nutrition/lutein-and-zeaxanthin diakses pada 4 Desember 2025
https://www.medicalnewstoday.com/articles/321226 diakses pada 4 Desember 2025

0 Comments