Yuk MENGENAL “TERMOMETER”

Published by konten on

Dikurasi Oleh : Maretta Putri A., S.Farm., Apt.

Seiring dengan perkembangan zaman, pengukuran suhu tubuh yang telah ada saat ini dalam pengaplikasiannya membutuhkan waktu yang relatif cepat dan nyaman. Pengaplikasian tersebut tidak lepas dari perkembangan teknologi saat ini sehingga muncul jenis termometer baru, yaitu termometer inframerah. Namun, dalam penggunaannya perlu adanya kesesuaian dengan termometer pendahulunya, yaitu termometer raksa.

Saat ini sudah banyak beredar berbagai macam jenis termometer ya Sobat Sehat. Sangat jelas fungsi Termometer dapat untuk mengukur suhu tubuh seseorang. Alat ini semakin banyak diminati/dicari oleh masyarakat Indonesia, karena wabah pandemi virus Corona. Karena kita tahu bahwa salah satu gejala yang muncul apabila terserang virus Covid-19 adalah suhu tubuh yang tinggi yaitu diatas 38ºC.

Menurut Journal of American Medical Association, suhu tubuh normal rata-rata orang dewasa yang sehat adalah 36ºC sementara bayi atau anak-anak berkisar pada 36,5-37ºC.

Ketika demam, Anda pasti akan memakai termometer untuk mengukur suhu tubuh. Namun dari sekian banyak jenis termometer yang ada di pasaran, mana yang paling tepat buat Anda? Sudah tahukah Anda cara pakai termometer yang benar?

Jenis-Jenis Termometer dan cara Pakainya

1. Termometer air raksa

Termometer jenis ini mungkin termasuk jenis termometer yang paling sering ditemui. Berbentuk tabung kaca yang berisi logam cair berwarna perak (air raksa). Paparan panas dari suhu tubuh akan meningkatkan tinggi air raksa dalam tabung hingga mencapai titik yang menandakan suhu tubuh.

Meski murah, namun termometer air raksa tidak lagi dianjurkan untuk digunakan. Sebab, termometer ini mudah pecah, selain itu air raksa yang keluar dari tabung termometer mudah menguap dan terhirup. Hal ini berisiko menyebabkan keracunan.Cara penggunaannya:
Termometer air raksa adalah yang paling umum dan paling banyak digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Cara pakai termometer ini adalah dengan diselipkan ke ketiak atau ke dalam mulut.
Butiran air raksanya akan bergerak naik ke ruang kosong dalam tabung dan berhenti pada angka yang menunjukkan suhu tubuh Anda.

2. Termometer digital

Termometer digital terbuat dari bahan plastik dan berbentuk seperti pensil. Biasanya termometer ini menggunakan sensor panas elektronik untuk merekam suhu tubuh baik melalui mulut, ketiak, atau dubur. Biarkan 2-4 menit sampai termometer berbunyi dan muncul angka akhirnya. Termometer digital yang digunakan untuk mengukur suhu melalui dubur, umumnya lebih elastis.

3. Termometer digital telinga

Termometer digital telinga atau termometer timpani, merupakan termometer yang memanfaatkan sinar inframerah untuk mengukur suhu di dalam liang telinga, tepatnya di gendang telinga (membran timpani).Untuk menggunakan termometer ini, Anda hanya perlu mengarahkan sensor inframerah tepat pada lubang telinga. Namun, pastikan telinga dalam keadaan bersih karena jika terhalang kotoran telinga, hasil pengukuran suhu bisa menjadi tidak akurat.

4. Termometer dot digital

Termometer dot digital memiliki bentuk yang mirip dot atau empeng, sehingga cocok digunakan anak-anak yang masih memakai dot. Cara penggunaannya juga mudah. Si Kecil hanya tinggal mengisap termometer dot selama 3 menit untuk mendapatkan hasil suhu tubuh yang akurat.

5. Termometer dahi

Termometer ini menggunakan inframerah untuk mengukur suhu pada area dahi dan arteri temporal di pelipis. Meski dapat memberi hasil yang cepat, termometer jenis ini belum dapat dikatakan memiliki tingkat akurasi yang setara dengan termometer digital biasa. Selain itu, termometer dahi uga memiliki harga yang lebih mahal dibanding termometer jenis lainnya.

Sebagai langkah pencegahan virus corona yang ditandai dengan gejala demam, batuk, pilek, dan sesak napas, berbagai perusahaan, restoran, dan mal sudah melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan termometer tembak atau termometer non-kontak.

Ada beberapa tips penggunaan termometer tersebut untuk mengukur suhu badan agar mendapat suhu yang tepat dikutip dari Badan Standarisasi Nasional.

1. Gunakan termometer klinik

Perhatikan termometer yang dipilih, dan pastikan termometer tersebut adalah termometer klinik bukan industri. Termometer klinik dirancang khusus untuk mengukur suhu badan dengan rentang ukur 30 derajat Celcius – 42 derajat Celcius  sehingga memberikan hasil pengukuran suhu badan yang tepat.

Sedangkan termometer industri punya rentang ukur suhu tubuh yang lebih tinggi sehingga akan menimbulkan kesalahan yang relatif lebih tinggi. 

2. Pakai sarung tangan 

Gunakan sarung tangan ketika akan memakai termometer. Hal ini dilakukan untuk menghindari panas dari telapak tangan si pengguna termometer.

3. Ganti baterai berkala

Semakin lama termometer daya baterai termometer akan berkurang. Hal ini akan berpengaruh pada hasil pembacaan suhu tubuh seseorang. 

4. Tempatkan termometer di depan dahi sesuai dengan jarak yang tercantum dalam buku petunjuk

Jarak ukur dari termometer ke dahi akan sangat memengaruhi hasil pembacaan. Jarak yang terlalu jauh akan menyebabkan suhu badan terdeteksi lebih rendah dari yang sebenarnya. 

5. Ulangi pengukuran 

Suhu badan di atas 37,5°C menunjukkan gejala demam. Sebaliknya, suhu di bawah 35°C juga terlalu rendah bagi manusia yang sehat.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menggunakan Termometer

Penggunaan termometer yang salah dapat menyebabkan hasil yang didapat juga kurang akurat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan termometer:

  • Jangan gunakan termometer sehabis olahraga atau mandi dengan air hangat. Tunggu 1-2 jam hingga tubuh kembali ke suhu yang lebih akurat.
  • Jangan gunakan termometer setelah makan dan minum. Tunggu paling tidak 15 hingga 20 menit setelahnya.
  • Jangan gunakan termometer terlalu sebentar atau terlalu lama. Ikuti petunjuk penggunaan produk dengan tepat.
  • Jaga kebersihan termometer. Pastikan termometer badan dibersihkan sebelum dan sesudah digunakan.

Nah Sobat Sehat, kalian tidak perlu bingung lagi untuk cara menggunakan alat Termometer ya. Apalagi sudah mengalami gejala demam, maka segera cek menggunakan Termometer untuk memastikan suhu tubuh kalian ya…

#KanAdaK24Klik

Sehat Selalu Sobat Sehat K24Klik 🙂 


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *