Perbedaan Obat Resep Dokter dan Obat OTC yang Harus Anda Ketahui

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

perbedaan-obat-resep-dokter-dan-obat-otc
Dikurasi Oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Far

Tak sedikit masyarakat yang menganggap bahwa obat resep dokter lebih manjur ketimbang obat OTC atau tanpa resep dokter. Lantas, apakah ada perbedaan obat resep dokter dan obat OTC?

Ya, kini, membeli obat terasa lebih mudah. Anda bisa mendatangi apotek terdekat. Atau, juga bisa memanfaatkan aplikasi penjual obat online. K24Klik.com salah satunya.

Untuk anda yang sedang sakit, pastinya anda akan membutuhkan obat. Baik obat resep dokter maupun tanpa resep dokter. Untuk lebih jelasnya pembahasan mengenai obat ini, berikut ulasan selengkapnya.

Golongan obat yang bisa dibeli tanpa resep dokter dan dengan resep dokter

Tahukah anda saat anda mengonsumsi obat, ternyata obat memiliki beberapa golongan. Penggolongan itu membuat masyarakat bisa membeli tanpa harus menggunakan resep dokter.

Namun ada pula yang harus menggunakan resep dokter. Berikut golongan obat yang harus anda ketahui:

  • Obat bebas, bisa dibeli bebas tanpa harus menggunakan resep dokter. 
  • Obat bebas terbatas, obat ini bisa dijual bebas dan dapat dibeli tanpa dengan resep dokter, tapi disertai dengan tanda peringatan. Tanda khusus untuk obat ini adalah lingkaran berwarna biru dengan garis tepi hitam. Khusus untuk obat bebas terbatas, selain terdapat tanda khusus lingkaran biru, diberi pula tanda peringatan untuk aturan pakai obat, karena hanya dengan takaran dan kemasan tertentu, obat ini aman dipergunakan untuk pengobatan sendiri.
  • Obat keras, hanya dapat diperoleh menggunakan resep dokter. 
  • Obat golongan narkotik, obat ini juga hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.
  • Obat fitofarmaka, yang bisa didapat dengan mudah di apotek.
  • Obat Herbal Terstandar atau OHT, yang bisa didapat di apotek.
  • Obat herbal (jamu), yang bisa didapat dengan mudah di pasaran.

Macam-Macam Obat

Dalam dunia farmasi, tentunya ada berbagai macam obat yang dapat anda temukan di apotek. Yang jelas setiap obat tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah berbagai macam obatnya:

  • Sirup/suspensi/emulsi

Pertama ada obat yang berupa sirup. Agar dapat mengonsumsinya, anda terlebih dahulu harus mengocoknya. Biasanya pada kemasan obat disertai dengan tutup yang mempunyai takaran. 

  • Obat salep

Sebagai obat luar, maka bentuknya sendiri berupa semi padat dan dapat dioleskan pada selaput lendir atau kulit. Bahan dari jenis obat salep harus larut hingga terdispersi terhadap bahan dasar salep.

  • Tablet/kapsul/pil

Untuk jenis obat ini adalah obat yang paling sering anda peroleh di apotek.

  • Obat suntik atau injeksi

Obat yang satu ini berbentuk cair yang kemudian disuntikkan ke dalam tubuh penderita. Hal ini bertujuan supaya kerja obat bisa lebih cepat serta mengobati penderita yang memang tidak bisa mengkonsumsi obat melalui mulut.

Cara pembelian obat

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan ketika anda ingin membeli obat. Ketika anda mengalami penyakit yang terbilang parah dan mendatangi dokter untuk melakukan pemeriksaan, maka dokter akan memberikan resep kepada anda.

Dengan cara tersebut, maka dokter akan menentukan dosis secara tepat untuk mengonsumsinya. Anda biasanya dapat menebus obat tersebut di apotek terdekat.

Anda hanya perlu memberikan resep dokter, dan pihak apotek akan memberikan obat yang sesuai dengan resep tersebut.

Mengapa Penjualan Obat Tertentu Harus Menggunakan Resep Dokter?

Apakah anda pernah bertanya kenapa ada sebagian obat yang membutuhkan resep dokter, namun ada pula yang dapat langsung dibeli tanpa resep dokter?

Ketika anda mendatangi dokter, maka dokter dapat membedakan gejala satu dengan gejala yang lain. Lalu membuat resep obat. Obat yang menggunakan resep dokter dibuat khusus agar dapat meredakan hingga menyembuhkan gejala dari penyakit tertentu. fo

Selain itu, obat resep dokter juga lebih kuat. Agar dapat digunakan dengan baik, obat ini hanya bisa diperoleh dengan resep dari dokter.

Sedangkan obat tanpa resep dokter biasanya digunakan dalam mengatasi masalah kesehatan yang ringan, misalnya sakit kepala, hingga sakit perut.

Cara Menebus Resep Dokter yang Mudah

Kini membeli dan menebus obat resep dokter bisa lebih cepat dan gampang menggunakan K24Klik.com. Baik melalui website maupun aplikasi.

Ya, Anda tidak perlu lagi menunggu antrian di rumah sakit untuk menebus resep yang sudah dituliskan dokter. Cukup foto resep tersebut menggunakan kamera smaprthone Anda.

Kemudian, unggah pada menu ‘Kirim Resep’ yang tersedia di K24Klik.com. Klik di sini untuk mempercepat pencarian ANda.

Nantinya, resep yang masuk ke dalam website akan dicek keasliannya oleh tim Farmasis dan Apotek Mitra K-24. Ketika tim K24 menilai bahwa resep tersebut valid, maka pesanan pun akan dilayani secara online dan segera mengantarkannya ke alamat Anda.

Sebagai tambahan, K24klik melayani berbagai jenis penjualan obat. Baik obat dengan resep dokter maupun obat tanpa resep dokter atau obat OTC. Namun, K24klik juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mennerima resep online yang berisi obat narkotika dan psikotropika.

Anda pun tidak perlu ketakutan bahwa obat yang dicari akan sulit ditemukan. Soalnya, K24klik sudah bekerja sama dengan Apotek K-24 dan seluruh apotik mitra yang tersebar di bebagai wilayah indonesia.

Sehingga, obat yang diantarkan pun dijamin keasliannya, cepat, serta melayani 24 jam pemesanan.

Nah, itulah perbedaan obat resep dokter dan obat OTC yang perlu Anda ketahui. Semoga penjelasan di atas bisa menuntaskan rasa penasaran Anda ketika dimintai resep dokter oleh apoteker, ya.