fbpx

Penyakit Kulit ini Terdengar Sepele, tapi Berdampak Besar!

Published by Maretta Putri on

Share this:
Dikurasi Oleh : Maretta Putri Ardenari, S.Farm., Apt

Kulit merupakan organ yang esensial dan vital serta merupakan cerminan kesehatan seseorang. Kulit terletak paling luar dan membatasi dengan lingkungan hidup manusia. Terdapat tiga lapisan struktur kulit yaitu epidermis, dermis dan subkutis. Kulit mempunyai peranan yang sangat penting untuk menjaga bagian dalam tubuh dari gangguan fisik, kimiawi, infeksi luar dari bakteri atau jamur, serta gangguan yang bersifat panas. Sebelum membahas tentang penyakit kulit, yuk sama-sama kita pelajari dulu tentang jenis-jenis kulit.

Jenis-Jenis Kulit

Jenis Kulit

Berikut ini beberapa penggolongan jenis kulit, yaitu:

1. Kulit Normal

Kulit normal cenderung mudah dirawat sehingga membutuhkan perhatian yang minimal. Kelenjar minyak (sebaceous gland) pada kulit normal biasanya “tidak bandel”, karena minyak (sebum) yang dikeluarkan seimbang, tidak berlebihan ataupun kekurangan.

Ciri-ciri kulit normal antara lain: kulit terasa lembut, lembab, segar, bercahaya, halus dan mulus, tanpa jerawat, elastis, serta tidak terlihat minyak yang berlebihan ataupun kering

2. Kulit Kering

Jenis Kulit ini disebabkan karena ketidakseimbangan produksi minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak sehingga terjadi kekurangan dan membuat kulit menjadi kering.

Jenis Kulit kering memiliki ciri-ciri antara lain: kulit halus tetapi mudah menjadi kasar, terlihat kusam, mudah timbul kerutan yang disebabkan oleh menurunnya elastisitas kulit dan berkurangnya daya kerut otot-otot, mudah timbul noda hitam, dan mudah bersisik

3. Kulit Berminyak

Jenis kulit berminyak membutuhkan perhatian dan perawatan yang lebih. Penyebab kulit berminyak adalah karena kelenjar minyak sangat produktif, hingga tidak mampu mengontrol jumlah minyak yang harus dikeluarkan. Kelenjar minyak yang biasanya terletak di lapisan dermis, mudah terpicu untuk bekerja lebih aktif.

Ciri kulit berminyak yaitu : minyak di daerah T (T zone) tampak berlebihan, tekstur kulit tebal dengan pori-pori besar, mudah berjerawat, tampilan wajah berkilat, serta tidak mudah timbul kerutan

4. Kulit Kombinasi

Jenis kulit kombinasi merupakan gabungan dari jenis kulit kering dan berminyak. Kulit kombinasi terjadi jika kadar minyak di wajah tidak merata. Pada bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif sedangkan daerah lain tidak, karena itu perawatan kulit kombinasi memerlukan perhatian khusus.

Kulit kombinasi memiliki ciri-ciri antara lain: kulit di daerah T berminyak sedangkan di daerah lain tergolong normal atau justru kering atau juga sebaliknya. Di samping itu tekstur kulit sesuai jenisnya yakni di area kulit berminyak akan terjadi penebalan dan di area normal atau kering akan lebih tipis

5. Kulit Sensitif

Kulit sensitif biasanya lebih tipis dari jenis kulit lain sehingga sangat peka terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan alergi. Bentuk-bentuk reaksi pada kulit sensitif biasanya berupa bercak merah, gatal, iritasi hingga luka yang jika tidak dirawat secara baik dan benar akan berdampak serius. Kulit sensitif memiliki ciri-ciri: mudah alergi, cepat bereaksi terhadap allergen, mudah iritasi dan terluka, tekstur kulit tipis.

Melakukan perawatan kulit memang sering kali diremehkan sebagian orang sehingga sering dijumpai pada masyarakat. Namun jika sudah terkena penyakit kulit, penyakit tersebut memiliki potensi berbahaya, apalagi jika tidak ditangani dengan segera.

Faktor Penyebab Penyakit Kulit

Gangguan pada kulit sering terjadi karena berbagai faktor penyebab, antara lain:

  • iklim
  • lingkungan tempat tinggal
lingkungan tempat tinggal
  • kebiasaan hidup yang kurang sehat
  • alergi, dan lainnya.

Beberapa Jenis Penyakit Kulit

Menurut WHO, ada beberapa jenis penyakit kulit yang biasa ditemui adalah: 

1. Penyakit Kulit Bisul (furunkel)

yaitu radang folikel rambut dan sekitarnya. Bisul terbentuk di bawah kulit ketika bakteri menginfeksi dan membengkakkan satu atau lebih folikel rambut. Bisul mulai sebagai benjolan merah yang berisi nanah, kemudian membesar dan terasa nyeri

2. Penyakit Kulit : Cacar air

yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster dan sering terjadi pada anak-anak. Pada penyakit ini biasanya ditandai dengan bintik-bintik pada seluruh tubuh (termasuk wajah), berwarna kemerahan, dan isi dari benjolan (jika sudah membesar) tersebut adalah cairan. Jika seseorang menderita penyakit ini, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan yang sangat kuat seumur hidup, jadi penyakit ini hanya terjadi satu kali seumur hidup pada setiap orang. Cacar air sangat menular dan memiliki tiga tahap dalam pembentukannya. Dimulai dengan munculnya sedikit benjolan gatal di seluruh tubuh yang menyerupai seperti gigitan serangga. Kemudian, bintik tadi berubah menjadi benjolan yang berisi cairan, diikuti oleh tahap akhir yaitu pada saat tahap penyembuhan, dimana benjolan tersebut pecah dan membuat bekas pada kulit  

3. Penyakit Kulit : Campak (rubella)

merupakan penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus. Biasanya menyerang anak-anak. Gejala awal campak adalah demam, pilek, bersin, badan terasa lesu, sakit kepala, nafsu makan menurun drastis dan radang mata. Setelah beberapa hari dari gejala tersebut timbul ruam merah yang gatal, bertambah besar, tersebar ke beberapa bagian tubuh  

4. Penyakit Kulit : Eksim (dermatitis)

merupakan peradangan kulit dimana penderitanya akan mengalami rasa gatal yang berlebihan pada kulit, disertai dengan kulit memerah, bersisik dan pecah-pecah, timbul gelembung-gelembung kecil yang mengandung air atau nanah. Bagian tubuh yang sering terkena eksim biasanya tangan, kaki, lipatan paha dan telinga. Eksim lebih sering menyerang orang-orang yang mudah terkena alergi. Penyakit ini sering terjadi berulang-ulang atau kambuh. Oleh karena itu harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan alergi (alergen.)

5. Penyakit Kulit : Impetigo

adalah penyakit kulit menular yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Impetigo menyebabkan kulit menjadi gatal, melepuh berisi cairan dan kulit menjadi merah. Impetigo sangat mudah terjadi pada anak berusia dua sampai enam tahun. Bakteri biasanya masuk ke dalam kulit melalui gigitan serangga, luka, atau goresan. Kebersihan sangat penting bagi orang yang mengalami impetigo

6. Jerawat (acne)

merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di kulit dan menghubungkan pori-pori dengan kelenjar minyak di bawah kulit. Jerawat dapat berkembang jika pengobatan tidak dilakukan di tahap awal kemunculannya. Jerawat tidak hanya tumbuh di wajah, namun juga bisa tumbuh di bagian tubuh lain terutama punggung  

7. Kudis (skabies)

adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit tungau yang gatal yaitu sarcoptes scabiei var hominis. Kulit yang terjangkit kudis lebih banyak terjadi di daerah kumuh dan tidak menjaga kebersihan tubuh. Gejala kudis adalah adanya rasa gatal yang begitu hebat pada malam hari, terutama di sela-sela jari kaki, tangan, di bawah ketiak, alat kelamin, pinggang dan lain-lain. Kudis sangat gampang menular pada orang lain, secara langsung maupun tidak langsung

8. Kurap

merupakan penyakit kulit yang terjadi karena jamur, biasanya yang menjadi gejalanya adalah kulit menjadi tebal dan pada kulit timbul lingkaran-lingkaran yang semakin jelas, bersisik, lembab dan berair dan terasa gatal. Kemudian pada lingkaran-lingkaran akan timbul bercak-bercak putih. Kurap timbul karena kurang menjaga kebersihan kulit. Bagian tubuh yang biasanya terserang kurap yaitu tengkuk, leher, dan kulit kepala  

9. Psoriasis

termasuk penyakit kulit yang sulit didiagnosa. Bagian tubuh yang biasa terkena eksim sama dengan bagian tubuh yang biasa terkena psoriasis, ditambah kulit kepala, punggung bagian bawah, telapak tangan, dan telapak kaki. Stres, trauma, dan tingkat kalsium yang rendah dapat menyebabkan psoriasis. Psoriasis bukan penyakit menular, tetapi bersifat menurun (diwariskan). Gejala psoriasis adalah timbulnya bercak-bercak merah yang di atasnya terdapat sisik-sisik putih tebal dan menempel berlapis-lapis. Bila digaruk, sisik-sisik tersebut akan rontok. Mula-mula, luas permukaan kulit yang terkena hanya kecil, dan semakin lama semakin melebar

10. Panu

adalah salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penyakit panu ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung warna kulit penderita.

Untuk menghindari beberapa penyakit kulit tersebut, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan juga kebersihan kulit. Selain itu juga mengkonsumsi makanan sehat, berolah raga, kelola stres dengan baik, dan mencukupi kebutuhan air putih untuk tubuh.

Follow Us :