14 Obat TBC Paling Ampuh di Apotek dan Harganya

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm
Obat TBC atau tuberkulosis seperti Pro TB 4 dan Ethambutol dibutuhkan untuk mendukung pengobatan intensif infeksi paru-paru berdasarkan hasil konsultasi dokter.
Tahukah kamu kalau TBC menjadi penyakit menular yang perlu pengobatan insentif? Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan pengobatannya harus sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter.
TBC biasanya lebih sering menyerang organ paru tapi tetap memiliki resiko untuk yang lain seperti otak, tulang belakang dan juga ginjal.
Gejala tuberkulosis yang menyerang paru biasanya adalah batuk yang tidak mereda selama lebih dari tiga minggu, bahkan bisa diikuti dengan dahak atau keluarnya darah. Penderita juga terkadang menderita nyeri dada, demam hingga terus berkeringat di malam hari.
Baca juga: 18 Obat Batuk Berdahak Paling Ampuh di Apotik
Rekomedasi Obat TBC Paling Ampuh di Apotek
Tuberkulosis sendiri merupakan salah satu penyakit yang sulit disembuhkan dan perlu pengobatan intensif. Pastikan untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat.
Bantu menghentikan infeksi semakin parah, berikut ini merupakan beberapa rekomendasi obat TBC paling ampuh di apotek yang biasa diresepkan oleh dokter.
1. Pro TB 4
Merupakan obat Tuberkulosis jenis antibiotik dengan kandungan gabungan antara isoniazid (INH), rifampisin, ethambutol HCl, dan pyrazinamide yang bekerja aktif untuk mengatasi infeksi akibat bakteri Mycobacterium Tuberculosis.
Setiap tablet mengandung rifampisin 150 mg, isoniazid 75 mg, pyrazinamide 400 mg, dan Ethambutol 275 mg. Konsumsi Pro TB 4 harus sesuai dengan petunjuk dokter. Minum obat ini dianjurkan ketika kondisi perut kosong atau setidaknya 30 menit sebelum makan.
Perhatian pemakaian untuk pengidap dengan riwayat hipersensitivitas, masalah pada gastrointestinal, hepatitis, leukopenia, gagal ginjal akut, gangguan pada fungsi hati, dan anemia hemolitik.
Terdapat beberapa efek samping obat tbc merah ini yang mungkin dapat Anda alami seperti urine berwarna kemerahan, sakit kepala, mual ataupun kembung.
Kisaran harga: Rp 70 ribu/strip
2. Ethambutol
Merupakan obat TBC dengan kandungan ethambutol. Obat ini digunakan untuk membantu mengatasi penyakit TBC, biasanya dikombinasikan dengan jenis obat lainnya, seperti rifampisin dan isoniazid. Ethambutol bertugas untuk menghambat infeksi bakteri.
Ethambutol diberikan untuk pengidap dengan risiko resistensi terhadap pengobatan TBC lainnya, seperti streptomisin atau isoniazid. Termasuk golongan obat keras, pembelian Ethambutol harus menggunakan resep dokter.
Kisaran harga: Rp 11 ribu/strip
3. Erabutol Plus
Beli Erabutol Plus Klik di Sini
Erabutol Plus merupakan obat TBC paru dengan kandungan gabungan dari isoniazid dan ethambutol. Obat ini juga mengandung vitamin B6 yang membantu mengatasi defisiensi pyridoxine yang terjadi karena pemakaian isoniazid.
Erabutol Plus merupakan obat keras yang harus dikonsumsi sesuai dosis dokter. Setiap tablet Erabutol Plus mengandung ethambutol sebanyak 250 mg, isoniazid sebanyak 100 mg, dan vitamin B6 sebanyak 6 mg. Obat sebaiknya dikonsumsi bersamaan saat makan.
Kisaran harga: Rp 21 ribu/strip
4. Immunace Tablet
Merupakan suplemen atau multivitamin yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Suplemen ini banyak diresepkan oleh dokter untuk orang-orang yang menjalani pengobatan tuberkulosis.
Selain itu, Immunace juga digunakan untuk pengidap HIV dengan melambatkan laju penyakit, dan membantu mempercepat sembuhnya luka bakar dan setelah operasi.
Immunace juga menjadi suplemen untuk kulit sensitif, peradangan, inflamasi, dan pengidap kanker yang sedang menjalani terapi radiasi.
Immunace termasuk dalam golongan obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Obat lebih baik dikonsumsi saat makan, hindari mengunyah obat atau mengonsumsi dengan teh.
Kisaran harga: Rp 300 ribu/dos
5. TB Vit B6 Sirup
Merupakan obat penyakit TBC yang bisa diberikan sebagai obat tunggal maupun digabungkan dengan jenis obat Tuberkulosis lainnya.
Setiap 5 ml TB Vit B6 memiliki kandungan isoniazid sebanyak 100 mg dan vitamin B6 atau pyridoxine sebanyak 10 mg. Konsumsi obat ini harus secara teratur, tidak boleh putus, dan harus dihabiskan dengan dosis sesuai anjuran dokter.
Perlu diketahui bahwa TB Vit B6 dilarang diberikan pada pengidap TB yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kandungan di dalam obat, memiliki riwayat atau mengidap gangguan ginjal dan hati. Konsultasikan pemakaian obat untuk ibu menyusui atau wanita hamil.
Kisaran harga: Rp 43 ribu/botol
6. Isoniazide
Merupakan obat jenis antibiotik untuk membantu mengatasi penyakit TBC. Setiap tablet mengandung isoniazid.
Isoniazid bekerja aktif dengan menahan asam mycolic yang terdapat dalam bakteri penyebab TB sekaligus menghilangkan kadar asamnya yang menjadi tahapan penting dalam proses replikasi.
Selain itu, isoniazid juga mengacaukan pembuatan dinding sel sehingga bakteri tidak dapat berkembang.
Kisaran harga: Rp 3 ribu/strip
7. Pyrazinamide
Beli Pyrazinamide Klik di Sini
Merupakan obat Tuberkulosis yang bekerja dengan mematikan sekaligus menghentikan pertumbuhan dan perkembangan bakteri yang menyebabkan penyakit TBC.
Pyrazinamide bisa dikonsumsi bersamaan saat makan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait pemakaian obat pada pasien TBC dengan riwayat alergi, gangguan ginjal dan hati.
Kisaran harga: Rp 6 ribu/strip
8. Santibi Plus
Beli Santibi Plus Klik di Sini
Santibi Plus merupakan obat antituberkulosis yang bisa diberikan bersama obat TBC lain atau pada pengidap TBC yang resisten terhadap obat lain.
Setiap tablet mengandung ethambutol HCl 250 mg, isoniazid 100 mg, dan vitamin B6 6 mg. Obat harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter, tanpa terputus hingga habis.
Kisaran harga: Rp 9 ribu/strip
9. Rifampicin
Merupakan obat TBC jenis antibiotik generik yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan karena bakteri Mycobacterium tuberculosis. Obat ini masuk dalam golongan obat keras, dikonsumsi berdasarkan dosis atau anjuran langsung dari dokter.
Tak hanya untuk mengatasi TBC, Rifampicin juga digunakan untuk mengobati gangguan kesehatan lain. Termasuk penyakit legionnaires, infeksi bakteri Staphylococcus, brucellosis, kusta, dan pencegahan influenza haemophilus serta meningitis.
Rifampisin dalam obat akan membantu menghalangi proses transkripsi RNA sehingga bakteri tidak mampu berkembang biak dan mati.
Kisaran harga: Rp 30 ribu/strip
10. Inoxin
Mengkombinasikan isoniazid dan juga vitamin B6 di dalamnya, Inoxin merupakan salah satu obat ampuh yang dapat bermanfaat dalam pengobatan TBC. Dalam setiap tablet Inoxin, memiliki kandungan 400mg isoniazid dan 10mg vitamin B6.
Anda dapat mengonsumsi obat ini untuk 1 kali sehari sebanyak 1 tablet tiap kali minum. Merupakan salah satu obat keras, pastikan untuk menggunakan obat ini hanya berdasarkan anjuran dokter ahli.
Kisaran harga: Rp 7 ribu/strip
11. Rifamtibi
Mengandung zat aktif rifampicin 600mg di dalamnya, Rifamtibi merupakan antibiotik golongan inhibitor sintensi RNA. Obt ini dapat menghambat pembentukan protein pada fakteri dan berperan ampuh dalam pengobaran TBC serta lepra.
Anda dapat memberikan Rifamtibi pada anak-anak dan juga dewasa sesuai dengan petunjuk dokter. Konsumsi obat ini dalam kondisi perut kosong, seperti 1 jam sebelum makan ataupun 2 jam sesudah makan.
Kisaran harga: Rp 81 ribu/strip
12. Arsitam
Arsitam merupakan obat tbc di apotik yang memiliki kandungan bahan aktif antibiotik ethambutol 500 mg. Obat ini dapat membantu pengobatan TBC dengan cara menghambat pertumbuhan TB bacilli.
Dosis anjuran mengonsumsi obat arsitam ini adalah 15-25 mg/kgBB sebagai dosis tunggal sekali tiap harinya. Pastikan Anda telah berkonsultasi pada dokter ahli terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat antibiotik yang satu ini.
Kisaran harga: Rp 15 ribu/strip
13. TB RIF Sirup
Beli TB RIF Sirup Klik di Sini
Cara mengobati tbc yang paling tepat adalah sesuai dengan arahan dokter, mengonsumsi obat dengan memperhatikan aturan pakai. Salah satu yang sering diresepkan adalah TB RIF Sirup.
Obat ini memiliki kandungan rifampicin di dalamnya dapat dikonsumsi saat perut kosong sesuai dosis yang dianjurakan dokter.
Kisaran harga: Rp 139 ribu/pcs
14. TB ZET
Dengan kandungan pyrazinamide di dalamnya, TB ZET merupakan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan tuberkulosis. Tergolong obat keras, pembelian dan penggunaan obat tbc ini harus berdasarkan resep dan dosis yang dianjurkan oleh dokter.
Kisaran harga: Rp 17 ribu/strip
Frequently Asked Question (FAQ) Obat TBC Paling Ampuh
Penularan penyakit TBC terjadi saat seseorang secara tidak sengaja menghirup droplet atau percikan ludah orang lain yang sudah terinfeksi penyakit TB, baik saat batuk maupun bersin.
Penggunaan obat apapun untuk TBC sebaiknya berdasarkan rekomendasi dokter. Obat TBC harus dengan resep dokter dan diawasi langsung oleh tenaga medis untuk mendukung efektivitas pengobatan.
Pengobatan TBC umumnya memakan waktu 6 hingga 12 bulan, tergantung jenis TBC dan juga respons tubuh pasien. Apabila gejala sudah menghilang, beberapa jenis obat tetap harus dikonsumsi untuk mencegah tuberkulosis kambuh.
Efek samping ringan mungkin muncul ketika mengonsumsi obat-obatan seperti mual, kehilangan nafsu makan, urine berwarna oranye dan juga merasa kelelahan.
Itulah tadi beberapa rekomendasi obat TBC yang tersedia di apotek dan dapat Anda manfaatkan sesuai petunjuk dokter.
Sebagai salah satu tindakan pencegahan terhadap penyakit TBC, pastikan untuk memberikan vaksin BCG pada anak usia di bawah 2 bulan. Hindari kontak langsunng dengan pendeirta penyakit TBC karena memiliki potensi membahayakan.
Butuh konsultasi dokter online sekaligus tebus resep obat? Anti repot, yuk gunakan saja aplikasi K24Klik!
Dapat diunduh di Play Store dan juga App Store, kami menjamin kualitas produk farmasi 100% asli, konsultasi bersama dokter terbaik dan juga health consultant berpengalaman. Tunggu apalagi? Yuk rasakan manfaatnya sekarang juga! (ib)
Referensi:
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tuberculosis/symptoms-causes/syc-20351250, diakses pada 24 Oktober 2025
https://www.webmd.com/lung/understanding-tuberculosis-basics, diakses pada 24 Oktober 2025
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11301-tuberculosis, diakses pada 24 Oktober 2025













