10 Obat TBC (Tuberkulosis) di Apotik Paling Ampuh dan Harganya

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

Obat TBC (Tuberkulosis) di Apotek Paling Ampuh dan Harganya
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Tuberkulosis atau disebut juga TBC atau TB merupakan penyakit menular yang terjadi karena infeksi bakteri. Biasanya, TBC lebih sering menyerang organ paru, tetapi tidak menutup kemungkinan menyerang organ lain pada tubuh, misalnya otak, tulang belakang, dan ginjal. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat Tuberkulosis secara rutin.

Penularan penyakit TBC terjadi saat seseorang secara tidak sengaja menghirup droplet atau percikan ludah orang lain yang sudah terinfeksi penyakit TB, baik saat batuk maupun bersin. Inilah mengapa, seseorang memiliki risiko lebih tinggi tertular TBC jika tinggal dalam satu rumah dengan pengidap penyakit ini.

Tuberkulosis yang menyerang organ paru akan memicu gejala seperti batuk yang tidak mereda selama lebih dari tiga minggu, bahkan bisa diikuti dengan dahak atau keluarnya darah. Tak hanya itu, pengidap juga bisa mengalami berbagai gejala lainnya, termasuk nyeri pada dada, tubuh demam, dan mengeluarkan keringat pada malam hari.

Rekomendasi Obat Tuberkulosis (TBC) di Apotik Paling Ampuh dan Harganya

Pengobatan Tuberkulosis dilakukan dengan mengonsumsi obat TBC secara rutin dengan dosis sesuai anjuran dokter. Obat biasanya dikonsumsi selama jangka waktu antara 6 – 9 bulan. Jika obat berhenti diminum sebelum waktu yang ditentukan, bakteri penyebab TBC bisa menjadi resisten atau kebal, sehingga penyakit ini lebih sulit ditangani. Beberapa rekomendasi obatnya antara lain:

1. Pro TB 4

Merupakan obat Tuberkulosis jenis antibiotik dengan kandungan gabungan antara isoniazid (INH), rifampisin, ethambutol HCl, dan pyrazinamide yang bekerja aktif untuk mengatasi infeksi akibat bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Setiap tablet mengandung rifampisin 150 mg, isoniazid 75 mg, pyrazinamide 400 mg, dan Ethambutol 275 mg.

Konsumsi Pro TB 4 harus sesuai dengan petunjuk dokter. Konsumsinya sebaiknya ketika perut kosong atau setidaknya 30 menit sebelum makan. Perhatian pemakaian untuk pengidap dengan riwayat hipersensitivitas, masalah pada gastrointestinal, hepatitis, leukopenia, gagal ginjal akut, gangguan pada fungsi hati, dan anemia hemolitik.

Kisaran harga: Rp7.043 per tablet.

Beli Pro TB 4 Klik di Sini

2. Rifampicin

Merupakan obat antituberkulosis dengan kandungan aktif Rifampisin untuk mengobati infeksi yang terjadi karena bakteri penyebab TBC. Selain itu, obat ini juga banyak digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri lainnya, infeksi bakteri Staphylococcus, kusta, dan mencegah penyakit influenza haemophilus serta meningitis.

Rifampicin bekerja aktif dengan menghentikan berkembangnya bakteri penyebab infeksi. Konsumsi obat saat perut dalam kondisi kosong, atau setidaknya sekitar satu jam sebelum waktu makan. Pastikan obat dikonsumsi dalam dosis yang sesuai dengan anjuran dokter.

Kisaran harga: Rp4.167 per tablet.

Beli Rifampicin Klik di Sini

3. Ethambutol

Merupakan obat TBC dengan kandungan ethambutol. Obat ini digunakan untuk membantu mengatasi penyakit TBC, biasanya dikombinasikan dengan jenis obat lainnya, seperti rifampisin dan isoniazid. Ethambutol bertugas untuk menghambat infeksi bakteri.

Ethambutol diberikan untuk pengidap dengan risiko resistensi terhadap pengobatan TBC lainnya, seperti streptomisin atau isoniazid.

Kisaran harga: Rp1.173 per tablet.

Beli Ethambutol Klik di Sini

4. Erabutol Plus

Erabutol Plus merupakan obat TBC paru dengan kandungan gabungan dari isoniazid dan ethambutol. Obat ini juga mengandung vitamin B6 yang membantu mengatasi defisiensi pyridoxine yang terjadi karena pemakaian isoniazid. Erabutol Plus merupakan obat keras yang harus dikonsumsi sesuai dosis dokter.

Setiap tablet Erabutol Plus mengandung ethambutol sebanyak 250 mg, isoniazid sebanyak 100 mg, dan vitamin B6 sebanyak 6 mg. Obat sebaiknya dikonsumsi bersamaan saat makan.

Kisaran harga: Rp2.107 per tablet

Beli Erabutol Plus Klik di Sini

5. Immunace Tablet

Merupakan suplemen atau multivitamin yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Suplemen ini banyak diresepkan oleh dokter untuk orang-orang yang menjalani pengobatan Tuberkulosis. Selain itu, Immunace juga digunakan untuk pengidap HIV dengan melambatkan laju penyakit, dan membantu mempercepat sembuhnya luka bakar dan setelah operasi.

Selain itu, Immunace juga menjadi suplemen untuk kulit sensitif, peradangan, inflamasi, dan pengidap kanker yang sedang menjalani terapi radiasi. Immunace termasuk dalam golongan obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Obat lebih baik dikonsumsi saat makan, hindari mengunyah obat atau mengonsumsi dengan teh.

Kisaran harga: Rp300.459 per dos

Beli Immunace Tablet Klik di Sini

6. TB Vit B6 Sirup

Merupakan obat penyakit TBC yang bisa diberikan sebagai obat tunggal maupun digabungkan dengan jenis obat Tuberkulosis lainnya. Setiap 5 ml TB Vit B6 memiliki kandungan isoniazid sebanyak 100 mg dan vitamin B6 atau pyridoxine sebanyak 10 mg. Konsumsi obat ini harus secara teratur, tidak boleh putus, dan harus dihabiskan dengan dosis sesuai anjuran dokter.

Perlu diketahui bahwa TB Vit B6 dilarang diberikan pada pengidap TB yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kandungan di dalam obat, memiliki riwayat atau mengidap gangguan ginjal dan hati. Konsultasikan pemakaian obat untuk ibu menyusui atau wanita hamil.

Kisaran harga: Rp43.560 per botol.

Beli TB Vit B6 Sirup Klik di Sini

7. Rifampicin

Merupakan obat TBC jenis antibiotik generik yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan karena bakteri Mycobacterium tuberculosis. Obat ini masuk dalam golongan obat keras. Obat ini harus dikonsumsi berdasarkan dosis atau anjuran langsung dari dokter.

Tak hanya untuk mengatasi TBC, Rifampicin juga digunakan untuk mengobati gangguan kesehatan lain. Termasuk penyakit legionnaires, infeksi bakteri Staphylococcus, brucellosis, kusta, dan pencegahan influenza haemophilus serta meningitis. Rifampisin dalam obat akan membantu menghalangi proses transkripsi RNA sehingga bakteri tidak mampu berkembang biak dan mati.

Kisaran harga: Rp2.639 per tablet.

Beli Rifampicin Tablet Klik di Sini

8. Isoniazide

Merupakan obat jenis antibiotik untuk membantu mengatasi penyakit TBC. Setiap tablet mengandung isoniazid. Isoniazid bekerja aktif dengan menahan asam mycolic yang terdapat dalam bakteri penyebab TB sekaligus menghilangkan kadar asamnya yang menjadi tahapan penting dalam proses replikasi. Selain itu, isoniazid juga mengacaukan pembuatan dinding sel sehingga bakteri tidak dapat berkembang.

Kisaran harga: Rp336 per tablet.

Beli Immunace Tablet Klik di Sini

9. Pyrazinamide

Merupakan obat Tuberkulosis yang bekerja dengan mematikan sekaligus menghentikan pertumbuhan dan perkembangan bakteri yang menyebabkan penyakit TBC. Pyrazinamide bisa dikonsumsi bersamaan saat makan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait pemakaian obat pada pasien TBC dengan riwayat alergi, gangguan ginjal dan hati.

Kisaran harga: Rp645 per tablet.

Beli Pyrazinamide Klik di Sini

10. Santibi Plus

Santibi Plus merupakan obat antituberkulosis yang bisa diberikan bersama obat TBC lain atau pada pengidap TBC yang resisten terhadap obat lain. Setiap tablet mengandung ethambutol HCl 250 mg, isoniazid 100 mg, dan vitamin B6 6 mg. Obat harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter, tanpa terputus hingga habis.

Kisaran harga: Rp992 per tablet.

Beli Pyrazinamide Klik di Sini

Itu tadi nama obat TBC yang bisa Anda dapatkan di apotek. Cegah TBC dengan mendapatkan vaksin BCG pada anak sebelum usianya genap 2 bulan. Hindari pula berkontak langsung dengan pengidap penyakit ini. Semoga bermanfaat.

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tuberculosis/symptoms-causes/syc-20351250, diakses pada 4 September 2022.

https://www.webmd.com/lung/understanding-tuberculosis-basics, diakses pada 4 September 2022.

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11301-tuberculosis, diakses pada 4 September 2022.