Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pria Paling Manjur

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

cara-menjaga-kesehatan-organ-reproduksi-pria
Dikurasi Oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Bagi pria dewasa, kesehatan alat reproduksi merupakan salah satu hal yang wajib diketahui. Untuk itu, Anda perlu tahu dan menjalankan cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria berikut ini.

Penis merupakan alat vital laki-laki yang memiliki fungsi sebagai jalan keluarnya urin dan sperma. Ada tiga bagian pada penis, yaitu pangkal, batang, dan kepala. Sangat penting bagi laki-laki untuk merawat penis agar tidak timbul penyakit. 

Macam-Macam Penyakit pada Alat Reproduksi Pria

Merawat penis dengan benar akan menghindarkan seseorang dari penyakit penis. Penyakit penis yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

1.Peyronie 

Peyronie adalah penyakit penis di mana penis menjadi bengkok disertai rasa sakit. Adanya jaringan parut atau plak fibrosa mengakibatkan bengkoknya bentuk penis. Penyakit ini akan mengganggu fungsi seksual karena adanya disfungsi ereksi. Para ahli mempercayai penyebab peyronie adalah adanya trauma atau cedera pada penis secara berulang.

Faktor keturunan juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit ini. pertambahan usia dan kelainan pada jaringan ikat juga menjadi penyebab penyakit ini. Untuk mengatasi penyakit ini bisa dengan obat sesuai anjuran dokter. Pada penderita peyronie yang sudah parah bisa melakukan prosedur bedah. 

2.Balanitis

Balanitis merupakan radang pada kepala penis karena kulit di bawah kulup tidak dijaga kebersihannya. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak dan pria yang belum disunat. Penyakit ini akan membuat buang air kecil terasa sakit, adanya pembengkakan, dan kemerahan.

Menjaga kebersihan dan melakukan khitan akan mencegah terjangkitnya balanitis pada seseorang. Namun jika kondisinya parah seperti nyeri saat buang air sebaiknya berkonsultasi kepada dokter. 

3.Phimosis

Phimosis merupakan keadaan saat kulup merekat erat pada penis. Kondisi ini sering terjadi pada bayi dan anak-anak yang belum disunat. Namun ada juga pria dewasa yang dapat mengalami penyakit ini. Phimosis akan sembuh sendiri saat anak bertambah usia. Namun jika phimosis disertai peradangan maka diperlukan konsultasi dengan dokter. 

4.Paraphimosis 

Paraphimosis terjadi jika kulup yang menempel pada penis tidak bisa kembali berada pada posisi seharusnya. Gejalanya berupa pembengkakan pada penis disertai dengan rasa nyeri.

Aliran darah ke penis akan terhalang dan penis akan berubah warna menjadi biru atau merah tua. Penderita penyakit ini harus segera mendapatkan penanganan medis agar jaringan pada penis tidak mengalami kematian.

ilustrasi-organ-reproduksi-pria
Ilustrasi organ reproduksi pria (Dok.Istimewa/K24Klik)

Ciri-Ciri Penis Sehat

Dengan merawat penis maka akan menghindarkan munculnya penyakit yang mengganggu. Ada beberapa karakteristik penis yang sehat. 

1.Ukuran 

Rata-rata pria di Indonesia ukuran panjang penis yang sehat adalah 5 sampai 10 cm saat tidak ereksi. Dalam keadaan ereksi ukuran pada umumnya adalah 12 sampai 19 cm. 

2.Warna

Warna kulit yang sama dengan warna tubuh merupakan ciri penis yang sehat. Selain itu perbedaan satu atau dua tingkat warna penis dengan warna tubuh merupakan hal yang wajar. 

3.Tekstur

Penis yang normal biasanya memiliki kerutan dan tekstur yang tidak mulus. Hal tersebut karena adanya pembuluh darah yang muncul pada keadaan ereksi. 

4.Ereksi

Penis yang sehat akan mampu berereksi dan mempertahankannya. Selain itu penis akan dapat menghasilkan air mani berwarna putih susu saat ejakulasi.

5.Kelengkungan

Dalam keadaan normal penis akan melengkung ke arah kanan atau kiri saat ereksi. Kelengkungan yang wajar yaitu tidak lebih dari 15 derajat dan tidak disertai rasa nyeri. Jika kelengkungan disertai rasa nyeri maka sebaiknya berkonsultasi pada dokter karena kemungkinan ada gangguan pada penis. 

Tips Menjaga Kesehatan Penis

Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria agar terhindar dari berbagai penyakit:

  1. Membersihkan penis saat mandi.
  2. Rutin mengganti pakaian dalam. 
  3. Tidak melakukan seks bebas. 
  4. Menjaga kondisi agar tidak stres.
  5. Berolahraga secara teratur.
  6. Mengonsumsi makanan yang bergizi.

Tomat, delima, dark chocolate, dan bayam merupakan makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan penis.