9 Cara Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak, Orangtua Wajib Tahu!

Published by Blog K24Klik on

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Selain batuk dan pilek, gangguan kesehatan lain yang kerap mengintai anak-anak adalah radang tenggorokan. Keluhan utama anak radang tenggorokan adalah rasa sakit saat makan (menelan) dan berbicara. Beberapa bahkan mengeluhkan rasa gatal dan iritasi yang menyebabkan rasa tidak nyaman.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia maupun gender, termasuk pada anak kecil. Di sisi lain, radang tenggorokan juga dapat menjadi gejala awal dari penyakit lainnya seperti pilek. Karena itu, anak sering kali mengeluhkan pilek dan radang tenggorokan secara bersamaan.

Apa Itu Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan atau faringitis, adalah peradangan yang terjadi di tenggorokan. Peradangan ini menyebabkan tenggorokan terasa nyeri, kering, dan gatal. Setiap orang berpeluang mengalami radang tenggorokan, bahkan setelah dewasa sekalipun. Sebanyak sekitar 13 juta orang berkunjung ke dokter setiap tahunnya dengan keluhan ini. Namun, jika ditinjau lebih dalam, radang pada anak lebih banyak ditemukan.

Hal ini karena imun pada anak yang belum berkembang secara sempurna dan masih rendahnya kesadaran si kecil akan kebersihan. Oleh sebab itu, orang tua tidak perlu terlalu khawatir jika mendapat keluhan tenggorokan anak sakit, kecuali ada keluhan atau gejala lain yang lebih serius.

Jenis-Jenis Radang Tenggorokan

Tenggorokan terdiri dari beberapa bagian. Maka dari itu, berdasarkan lokasinya, berikut adalah beberapa jenis penyakit radang tenggorokan pada anak maupun orang dewasa secara umum.

Faringitis : Radang tenggorokan yang terjadi di area tepat di belakang mulut

Tonsillitis : Radang tenggorokan yang terjadi di tonsil (amandel) dan ditandai dengan amandel yang membengkak dan kemerahan

Laringitis : Radang tenggorokan yang terjadi di laring (tempat pita suara)

Penyebab Radang Tenggorokan

Umumnya radang tenggorokan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, beberapa obat biasanya diberikan untuk mengurangi keluhan yang dialami. Kendati demikian, mengatasi radang pada anak harus tetap disesuaikan dengan penyebabnya.

Sebagian besar radang tenggorokan pada anak disebabkan oleh infeksi atau faktor lingkungan seperti udara yang kering. Adapun infeksi penyebab radang dapat berupa infeksi virus maupun infeksi bakteri.

Jenis virus yang banyak menjadi penyebab radang pada anak adalah virus pilek, flu, EBV (Epstein Barr Virus), atau seperti yang lazim terjadi saat ini, COVID-19.  Dokter biasanya akan memberi obat khusus untuk radang akibat virus.

Di samping itu, radang tenggorokan juga dapat dikarenakan infeksi bakteri, tetapi jumlah kasusnya lebih sedikit dibandingkan virus. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh bakteri streptococcal. Untuk mengobati radang tenggorokan pada anak akibat infeksi bakteri, dokter akan memberi antibiotik.

Gejala Radang Tenggorokan

Beberapa gejala umum radang tenggorokan adalah sebagai berikut.

  • Sensasi gatal di tenggorokan
  • Nyeri di area tenggorokan, terutama saat menelan atau berbicara
  • Kelenjar getah bening di area leher atau rahang nyeri dan/atau bengkak
  • Suara serak
  • Batuk, bersin, dan hidung berair
  • Demam

Gejala tersebut juga biasanya dialami oleh anak-anak. Namun, mereka yang belum benar-benar paham dengan apa yang terjadi pada tubuh mereka biasanya akan menunjukkan beberapa gejala lain seperti berikut.

  • Mood berubah menjadi lebih sering kesal atau marah
  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit kepala
  • Amandel membengkak dan ada gejala nanah
  • Bercak merah di bagian dinding mulut
  • Nyeri di perut
  • Mual dan muntah
  • Nyeri di telinga

Pengobatan Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan pada anak bisa sembuh dalam kurun waktu satu minggu tanpa penanganan khusus. Walau begitu, hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi dan penyebab radang yang dialami. Obat radang tenggorokan pada anak biasanya akan diberikan, apabila kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri atau akibat adanya gejala yang serius. Berikut beberapa cara mengatasi radang tenggorokan pada anak yang bisa dilakukan:

Minum Lebih Banyak Air

Air putih membantu menghidrasi tenggorokan. Makin kering tenggorokan, makin sakit dan tidak nyaman rasanya. Selain itu, air putih juga meminimalkan risiko dehidrasi yang dapat mengganggu keseimbangan tubuh, terutama ketika anak radang tenggorokan dan muntah.

Penggunaan Humidifier

Udara sekitar yang bersih dan memiliki kelembapan yang baik dapat membantu melegakan rasa tidak nyaman akibat radang tenggorokan pada anak. Oleh sebab itu, penggunaan humidifier bisa menjadi alternatif untuk mengatasi keluhan radang.

Pemberian Paracetamol

Demam karena radang tenggorokan pada balita maupun usia lebih dewasa dapat diatasi dengan pemberian paracetamol. Jenis obat ini relatif aman untuk bayi sekalipun, tetapi tetap perlu disesuaikan masing-masing produk yang dipilih.

Paracetamol juga dapat mengurangi keluhan nyeri sehingga cocok dipilih sebagai obat nyeri telan pada anak yang aman. Di samping itu, paracetamol untuk anak juga banyak tersedia dalam bentuk sirup untuk mempermudah konsumsi si kecil.

Konsumsi Permen Pelega Tenggorokan

Lozenges alias permen pelega tenggorokan bisa jadi alternatif untuk meredakan radang tenggorokan pada si kecil. Namun, permen pelega tenggorokan sebaiknya diberikan untuk meredakan gejala radang tenggorokan pada anak 7 tahun.

Lozenges juga bisa diberikan untuk anak-anak yang berusia lebih muda, tetapi dengan batas minimal 2 tahun. Hal ini untuk mencegah si kecil tersedak atau beberapa kemungkinan berisiko lainnya.

Minum Madu

Mengatasi radang pada anak 1 tahun bisa juga menggunakan cara ini. Madu dapat membantu melegakan tenggorokan dan bahkan telah direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Agar tidak terlalu kental, madu bisa dicampur dengan air hangat atau teh.

Sebagai catatan, pemberian madu untuk mengatasi radang tenggorokan tidak diperkenankan untuk anak di bawah usia 12 bulan. Hal ini disebabkan adanya risiko botulisme, salah satu jenis keracunan makanan.

Gunakan Cuka Sari Apel

Mengobati radang tenggorokan pada anak secara alami bisa juga menggunakan cuka sari apel. Cara ini terutama digunakan untuk mengatasi radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. Cuka sari apel dicampur dengan air, lalu digunakan untuk berkumur. Meski begitu, pemberian cuka sari apel sebaiknya dilakukan untuk anak-anak yang sudah berusia cukup dewasa.

Minum Teh Chamomile

Obat herbal radang tenggorokan anak lainnya adalah teh chamomile. Jenis teh ini telah lama digunakan untuk keperluan pengobatan. Pasalnya, chamomile mengandung bahan anti-peradangan, antioksidan, dan berbagai zat lain yang baik untuk tubuh. Si kecil dapat meminum secangkir teh chamomile untuk mendapatkan khasiatnya.

Minum Obat Batuk

Kandungan obat radang untuk balita biasanya juga sudah terdapat di dalam produk obat batuk. Dalam hal ini, sebagian besar obat batuk anak dapat dibeli secara bebas, tetapi pastikan untuk memilih yang tepat sesuai kondisi si kecil.

Orang tua tidak perlu terlalu panik jika si kecil mengalami radang tenggorokan. Namun, pemberian obat juga sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu, terutama jika anak mempunyai riwayat alergi atau kondisi tertentu yang bisa menimbulkan gejala mengkhawatirkan.

Referensi

https://www.medicalnewstoday.com/articles/311449#symptoms

https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/sore-throat

https://www.healthline.com/health/cold-flu/sore-throat-natural-remedies#apple-cider-vinegar

https://parenting.firstcry.com/articles/apple-cider-vinegar-for-babies-and-kids/