fbpx

Antioksidan (Vitamin C) bisa Tangkal Radikal Bebas!

Published by Maretta Putri on

Dikurasi Oleh: Apt. Maretta Putri Ardenari, S.Farm.

Akhir-akhir ini antioksidan dan radikal bebas menjadi salah satu topik yang dibahas oleh banyak orang. Tapi apa sebenarnya maksud dari antioksidan dan radikal bebas? Apa hubungan antara keduanya? Berikut penjelasannya.

Apa sih Radikal Bebas itu?

Radikal bebas adalah salah satu molekul dalam kimia yang relatif tidak stabil karena orbit terluar dari atom tersebut memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Molekul yang kehilangan pasangan tersebut menjadi tidak stabil dan bersifat radikal. Agar menjadi stabil, molekul ini selalu berusaha mencari pasangan elektronnya dengan cara merebut molekul lain secara membabi buta, oleh karena itu disebut radikal bebas.

Akibat yang dapat ditimbulkan dari radikal bebas ini yaitu merusak (destruktif) bagi molekul sel lain yang elektronnya dirampas dan sifatnya berantai sehingga semakin banyak. Radikal bebas akan merusak molekul makro pembentuk sel, yaitu protein, karbohidrat, lemak, dan deoxyribo nucleic acid (DNA).

Bahayanya Radikal Bebas!

Beberapa contoh kerusakan yang dapat terjadi akibat serangan radikal bebas:

  • Kerusakan protein pada lensa mata, dapat mengakibatkan katarak
  • Pemicu kerusakan saraf dan otak
  • Terjadi peradangan, pengapuran tulang
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan fungsi hati
  • Dapat meningkatkan kadar low density lipoprotein (LDL) yang menjadi penyebab penimbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah sehingga timbul penyakit jantung koroner.

Ternyata jika tubuh memiliki nilai atau kadar radikal bebas tinggi, dampaknya akan berbahaya ya Sobat Sehat. Lalu berasal darimana kah radikal bebas tersebut?

Sumber Radikal Bebas

Radikal bebas bersumber dari internal (dalam tubuh) dan ada yang dari eksternal (luar tubuh):
1. Radikal bebas internal berasal dari oksigen yang kita hirup
2. Radikal bebas eksternal
Berasal dari polusi udara, alkohol, rokok, radiasi sinar ultraviolet, obat-obatan tertentu seperti anestesi, pestisida, sinar X dan kemoterapi

Proses pengolahan makanan yang berlebihan, misalnya menggoreng, membakar atau memanggang dengan suhu yang terlalu tinggi, pemakaian minyak goreng berkali-kali sampai berwarna coklat kehitaman dan berbau tengik, pengawet makanan seperti formalin pada bakso atau tahu, zat warna tekstil seperti methanyl yellow pada kerupuk, dan rhodamin pada sirup.

Cegah Radikal Bebas dengan Antioksidan

Supaya radikal bebas tidak merajalela, tubuh secara spontan akan memproduksi zat antioksidan. Antioksidan merupakan suatu zat kimia yang bekerja menghambat oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif membentuk radikal bebas tak reaktif yang relatif stabil sehingga dapat melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas.

Jika diibaratkan, radikal bebas sebagai sampah dalam tubuh dan antioksidan adalah pemungutnya agar sampah tersebut tidak menumpuk dalam tubuh. Apabila radikal bebas akan menyerang molekul dan terdapat antioksidan, radikal bebas akan segera bereaksi dengan antioksidan membentuk molekul yang stabil dan tidak berbahaya.

Jenis antioksidan

Jenis antioksidan ada 2 macam, yaitu:

1. Antioksidan endogen

yang diproduksi oleh tubuh sendiri, terdiri atas 3 enzim (superoksida dismutase (SOD), glutation peroksidase (GSH Px), dan katalase) serta non enzim yaitu senyawa protein kecil glutathione

2. Antioksidan eksogen

yang merupakan antioksidan asupan dari luar tubuh, terdiri dari:

  • Makanan alamiah
    Makanan alamiah tersediri dari Sayuran-sayuran, buah, rempah dan tanaman lainnya.
    Sayur-sayuran contohnya brokoli, kubis, wortel, dll sedangkan buah contohnya anggur, alpukat, jeruk dll. Jika rempah contohnya jahe, temulawak, kunyit dll serta tanaman lainnya seperti teh, ubi jalar, kedelai, kentang, keluwak.

    Kelemahan dari antioksidan alami adalah mudah rusak pada suhu tinggi sehingga saat produk pangan diolah atau dimasak, fungsi antioksidan yang terkandung dalam produk tidak dapat bekerja secara optimal lagi.
  • Suplemen hasil produksi manusia
    Untuk mengatasi kelemahan dari antioksidan yang berasal dari makanan alamiah, para ahli mengembangkan senyawa antioksidan sintetis yang tahan pemasakan dengan suhu tinggi dan dapat secara efektif menghambat reaksi oksidasi. labu kuning, pete cina.

    Suplemen makanan ini biasanya mengandung vitamin C, dimana yang kita tahu bahwa vitamin C merupakan antioksidan alami yang berperan dalam menangkal radikal bebas, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai jenis penyakit.

    Salah satu vitamin yang memiliki kandungan vitamin C adalah produk Surbex. Surbex memiliki kandungan yang sangat penting untuk menangkal radikal bebas yaitu vitamin C, selain itu kandungan lain yang terdapat dalam produk Surbex dapat memelihara kesehatan Tubuh
cegah Radikal Bebas

Tips Sehat tangkal Radikal Bebas

Selain mengkonsumsi antioksidan, berikut ini beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan:

  1. Jangan merokok atau mengizinkan orang lain merokok didepan anda
  2. Hindari berada di bawah radiasi sinar matahari secara langsung dan sinar X secara berlebihan
  3. Konsumsi daging yang dibakar, diasap dan digoreng dengan minyak berulang-ulang
  4. Jangan mengkonsumsi makanan yang diawetkan
  5. Lindungi rumah dari udara yang terpapar polusi.

Sobat Sehat tidak perlu takut lagi dengan radikal bebas. Selain menjaga pola hidup sehat, konsumsi suplemen juga dibutuhkan. Jika Anda membutuhkan produk kesehatan langsung pesan di K24Klik.

#KanAdaK24Klik