“SADARI” Kanker Payudara Bisa Dideteksi Dini!

Published by Maretta Putri on

Dikurasi Oleh: Apt. Maretta Putri A., S.,Farm.

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara. Pemeriksaan payudara secara sendiri atau SADARI, merupakan langkah penting yang harus Sobat Sehat ketahui, terutama pada wanita untuk mencegah kanker payudara.

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di depan cermin, saat mandi, ataupun sambil berbaring.

Cara Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

Langkah Pemeriksan Payudara Sendiri (SADARI)

Sadari kanker payudara

Berikut langkah-langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang bisa anda ikuti saat melakukan SADARI:

  1. Berdiri tegak. Cermati bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan dan/atau perubahan pada puting. Jangan khawatir bila bentuk payudara kanandan kiri tidak simetris
  2. Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan dan cermati payudara; dan dorong siku ke belakang dan cermati bentuk maupun ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya berkontraksi saat Anda melakukan gerakan ini
  3. Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung, dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan (kontraksikan) otot dada Anda
  4. Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting, dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan Anda
  5. Cubit kedua puting. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter seandainya hal itu terjadi
  6. Pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Cermati payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Dengan menggunakan ujung jari-jari, tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak. Ulangi langkah ini pada sisi berlawanan, untuk mencermati payudara sebelah kiri.

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang.

Ciri Kanker Payudara

kanker payudara

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker. Akan tetapi, kanker yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut atau terdapat cekungan
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI
  • Keluar darah dari putting
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam
  • Ruam di sekitar puting
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG. Jika usia anda telah mencapai 50 tahun atau lebih, disarankan melakukan pemeriksaan payudara lebih rutin, sering, dan lebih teratur, baik pemeriksaan mandiri maupun pemeriksaan ke dokter untuk mendeteksi potensi kanker sehingga dapat segera ditangani.

Yukk Sobat Sehat, tetap jaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Jika Sobat Sehat membutuhkan kebutuhan kesehatan, Sobat Sehat bisa langsung pesan melalui K24Klik! Obat Asli, Komplit, Kapanpun

#KanAdaK24Klik