Vitamin untuk Anak & Balita itu penting untuk tumbuh kembang

Dikurasi Oleh: Maretta Putri A., S.Farm., Apt

Vitamin untuk anak balita itu penting. Tanggal 8 April resmi ditetapkan sebagai Hari Anak Balita Nasional oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sayangnya, gizi buruk pada anak masih menjadi isu utama dalam peringatan tersebut. Berdasarkan hasil riset Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), misalnya, masalah gizi buruk telah menyebabkan 54 persen kasus kematian bayi dan balita.
Tidak hanya itu, WHO juga menemukan bahwa anak dengan gizi buruk 13 kali lebih berisiko mengalami kematian dini. Untuk itu, mari peringati Hari Anak Balita Nasional dengan mencari tahu apa saja nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak serta bagaimana peran Posyandu dalam memastikan kesehatan buah hati Anda.
Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
Menurut data yang dirilis oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Indonesia pada 2018, masih ada 17,7 persen balita yang mengalami kekurangan gizi. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan hasil riset tahun 2013, yang angkanya mencapai 18,8 persen.
Meski demikian, para orang tua tetap perlu waspada dalam mengawasi tumbuh kembang si kecil. Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan anak untuk mengoptimalkan masa tumbuh kembangnya.
1. Asam Lemak Esensial
Jenis nutrisi ini mudah dijumpai pada makanan seperti ikan, telur, dan kacang-kacangan. Fungsinya untuk membantu pembentukan sel, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menyokong sistem otak yang mengontrol indera penglihatan.
2. Kalsium
Kalsium membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Nutrisi ini banyak ditemukan pada susu atau ikan. Anak berusia 1-3 tahun memiliki kebutuhan kalsium 700 miligram dalam sehari, sedangkan mereka yang sudah berumur 4-8 tahun memerlukan asupan sebanyak 1000 miligram per harinya.
3. Zat Besi
Zat besi dapat dijumpai pada makanan seperti ikan, daging, dan telur. Kekurangan nutrisi ini dapat membuat anak menderita anemia, yang biasanya ditandai dengan tubuh lemas dan suasana hati yang gampang murung.
4. Magnesium
Tidak hanya mendukung daya tahan tubuh, magnesium juga menjaga kesehatan saraf dan otot. Nutrisi ini dapat diperoleh dari sayuran hijau atau buah seperti pisang.
5. Kalium
Jenis nutrisi ini terkandung dalam tomat dan pisang. Fungsinya bagi tubuh adalah membantu menjaga tekanan darah dan fungsi otot.
Selain beberapa nutrisi di atas, konsumsi vitamin A, C, D, E, dan zinc juga sangat dibutuhkan dalam mendukung pemenuhan gizi seimbang pada anak.
Pentingnya Program Posyandu dalam Upaya Mendukung Tumbuh Kembang Anak
Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di seluruh pelosok tanah air dengan menggalakkan berbagai program di Posyandu. Nah, berikut adalah beberapa manfaat jika orang tua rajin membawa anak ke Posyandu setiap bulan.
Konsumsi vitamin A sangat dibutuhkan anak pada masa tumbuh kembangnya. Selain bagus untuk mata, vitamin itu juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin A diberikan secara gratis di Posyandu.
- Memperoleh Imunisasi
Posyandu juga menyediakan program imunisasi lengkap bagi si kecil. Mulai dari polio hingga hepatitis, orang tua bisa mengajak anak mereka untuk mengikuti imunisasi gratis di Posyandu.
- Memantau tinggi dan berat badan anak
Petugas Posyandu juga membantu orang tua untuk memantau grafik berat dan tinggi badan anak. Hal itu harus dilakukan secara rutin, setiap bulan, guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan normal.
- Konsultasi Gizi
Posyandu juga menyediakan layanan konsultasi seputar gizi anak. Orang tua pun bisa mendapat solusi atau wawasan terkait gizi terbaik bagi si kecil.
Itulah pentingnya vitamin untuk anak balia. Ada banyak manfaat yang bisa didapat jika rutin ke Posyandu. Jadi, pastikan Bunda tidak melewatkan jadwal Posyandu setiap bulan, ya!
0 Comments