Sembelit Saat Puasa? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

sembelit saat puasa
Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Sembelit saat puasa merupakan hal yang umum dialami selama bulan Ramadan dan mampu membuat pencernaan terasa tidak nyaman.

Susah buang air besar selama menjalankan ibadah puasa? Melansir dari Mayo Clinic, sembelit dapat disebabkan karena puasa membuat tubuh kekurangan cairan, serat makanan dan juga minim olahraga.

Jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat, ibadah akan terganggu dengan keluhan sembelit saat puasa. Untuk itu, ketahui berbagai fakta lengkap terkait keluhan sembelit saat puasa lewat informasi di bawah ini.

Baca juga: 15 Obat Pencahar untuk Mengatasi Sembelit di Apotek

Apa Penyebab Sembelit Saat Puasa?

Salah satu penyakit gastrointestinal umum, sembelit atau yang biasa juga disebut konstipasi dapat menyerang semua orang tanpa terkecuali. National Library of Medicine menyebutkan bahwa konstipasi ditandai dengan frekuensi buang air besar yang jarang.

Konstipasi yang dialami saat puasa biasanya merupakan jenis konstipasi fungsional. Dimana jenis konstipasi ini biasanya disebabkan oleh perubahan pola makan dan kurangnya asupan cairan serta serat.

Berikut ini merupakan beberapa penyebab umum sembelit saat puasa yang perlu kamu ketahui dan perhatikan:

1. Dehidrasi

Penyebab utama sembelit puasa adalah dehidrasi atau kurang cairan. Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh biasanya akan kekurangan asupan air. Hal tersebut membuat usus besar menyerap lebih banyak air dari sisa makanan, sehingga feses keras.

2. Kurang Serat

Yang kedua, susah BAB saat puasa juga bisa disebabkan karena kurangnya mengonsumsi serat yaitu sayur dan buah saat sahur ataupun buka puasa.

3. Perubahan Pola Makan

Selanjutnya, sembelit saat puasa dikarenakan adanya perubahan pola makan baik dari segi waktu dan juga jenis makanannya.

Saat berbuka puasa, Health Harvard Edu menyebutkan kamu mungkin suka mengonsumsi makanan rendah serat dan tinggi lemak seperti gorengan yang membuat pencernaan terganggu. Inilah yang menjadi salah satu penyebab susah BAB.

4. Minim Aktivitas Fisik

Tubuh lemas ketika menjalankan ibadah puasa, dapat membuat seseorang menjadi malas berolahraga dan aktivitas fisik juga minim. Hal tersebut dapat membuat pergerakan usus lambat dan konstipasi pun terjadi.

Apa Saja Gejalanya?

Melansir dari NHS UK, berikut ini merupakan beberapa gejala sembelit yang perlu untuk kamu perhatikan:

  • Frekuensi buang air besar lebih jarang, belum setidaknya 3 kali selama seminggu terakhir.
  • Ketika buang air besar, tinja kering, keras dan menggumpal.
  • Kesulitan saat BAB seperti perlu mengejan serta merasakan sakit.
  • Setelah BAB, perut rasanya masih penuh dan tidak nyaman.

Pada beberapa orang, sembelit juga sering menyebabkan sakit perut, kembung hingga mual. Untuk itulah, sembelit harus segera diatasi untuk mencegah ketidaknyamanan.

Cara Mengatasi Sembelit Saat Puasa

Lalu, bagaimana cara mengobati keluhan sulit Buang Air Besar (BAB) yang dialami saat bulan Ramadan? Kamu dapat coba memanfaatkan beragam pilihan obat pencahar yang ada di apotek seperti di bawah ini.

1. Laxadine

laxadine sirup di apotek

Beli Laxadine Klik di Sini

Salah satu obat sembelit berikutnya adalah Laxadine yang ampuh untuk melunakkan tinja sehingga mudah keluar ketika buang air besar. Obat ini juga mampu membantu menekan penyerapan air secara berlebihan dari tinja.

Komposisi dari Laxadine ini adalah phenolphtalein, paraffin cair dan juga glycerin. Untuk usia anak lebih dari 12 tahun dan dewasa dapat dikonsumsi 1 kali sehari 1-2 sendok makan sekali minum.

Kisaran harga: Rp 68 ribu/botol

2. Vegeta Herbal

obat sembelit saat puasa vegeta herbal

Beli Vegeta Herbal Klik di Sini

Selanjutnya, kamu juga dapat menggunakan obat alami seperti Vegeta Herbal untuk mengatasi sembelit. Ovat ini mengandung platago ovata, senna dan rei radix, foeniculli serta liquirittiae.

Kisaran harga: Rp 21 ribu/dos

3. Duphalac Sirup

obat pencahar atasi sembelit duphalac sirup

Beli Duphalac Sirup Klik di Sini

Dengan kandungan laktulosa di dalamnya, Duphalac Sirup merupakan obat yang digunakan untuk membantu konstipasi atau susah buang air besar. Duphalac dapat dikonsumsi oleh anak dna juga dewasa, sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan.

Kisaran harga: Rp 133 ribu/botol

4. Microlax Enema

obat sembelit saat puasa microlax enema

Beli Microlax Enema Klik di Sini

Obat pencahar yang mampu menginduksi gerakan peristaltik usus dan melunakkan feses, Microlax Enema dapat menjadi pilihan tepat untuk sembelit saat puasa.

Microlax Enema dengan sediaan gel dimasukkan langsung ke dubur dan bekerja secara langsung dalam melunakkan tinja.

Kisaran harga: Rp 27 ribu/tube

5. Laxing

laxing kapsul

Beli Laxing Klik di Sini

Kapsul herbal yang diformulasikan khusus untuk konstipasi, Laxing dapat menjadi pilihan terbaikmu. Laxing mengandung daun senna, lidah buaya dan biji adas di dalamnya untuk melancarkan buang air besar.

Kisaran harga: Rp 12 ribu/strip

Cara Mencegah Sembelit Saat Puasa

Meskipun susah BAB saat puasa itu menjadi satu hal yang umum dialami oleh banyak orang, tapi kamu bisa melakukan berbagai langkah pencegahan seperti di bawah ini.

  • Pastikan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang saat sahur dan berbuka puasa seperti sahur serta buah-buahan.
  • Minum banyak air putih dan sebisa mungkin hindari minuman dengan kandungan kafein tinggi untuk mencegah dehidrasi tubuh.
  • Tingkatkan kandungan serat dalam makananmu secara bertahap.
  • Jangan tunda saat merasakan mulas dan ingin BAB.
  • Coba untuk meningkatkan aktivitas seperti berjalan kaki atau berlari setiap hari agar BAB jadi lebih teratur.

Frequently Asked Question (FAQ)

Mengapa saya mengalami sembelit selama Ramadan?

Sembelit selama Ramadan biasanya terjadi karena perubahan pola makan dan minum saat puasa. Asupan cairan yang kurang, konsumsi serat yang rendah, serta aktivitas fisik yang berkurang dapat membuat tinja menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

Apakah normal jarang BAB saat puasa?

Ya, jarang buang air besar saat puasa bisa terjadi karena perubahan pola makan dan frekuensi makan yang lebih sedikit. Namun, jika BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu atau disertai tinja keras dan sulit keluar, kondisi tersebut bisa termasuk sembelit.

Berapa kali BAB yang masih tergolong normal saat puasa?

Frekuensi buang air besar yang normal umumnya berkisar antara tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu. Saat puasa, frekuensi BAB bisa sedikit berkurang karena perubahan pola makan. Namun, jika BAB kurang dari tiga kali seminggu dan disertai tinja keras atau sulit dikeluarkan, kondisi tersebut bisa termasuk sembelit.

Makanan apa yang baik untuk mencegah sembelit saat puasa?

Makanan tinggi serat seperti buah (pepaya, pir, apel), sayuran hijau, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh seperti oatmeal dan roti gandum dapat membantu mencegah sembelit saat puasa. Asupan serat yang cukup membantu melancarkan pencernaan dan membuat tinja lebih mudah dikeluarkan.

Itulah tadi informasi lengkap seputar sembelit saat puasa yang perlu untuk kamu ketahui. Pastikan untuk menjaga asupan makan seibang untuk mencegah gangguan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa.

Butuh obat pencahar untuk sembelit? Anti repot dan praktis diantar cepat 24 menit sampai, K24Klik dapat menjadi andalanmu.

Yuk unduh aplikasi K24Klik di Play Store ataupun App Store, rasakan manfaatnya sekarang juga! (writer/ib)

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/symptoms-causes/syc-20354253 diakses pada 4 Maret 2026

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513291 diakses pada 4 Maret 2026

https://www.health.harvard.edu/nutrition/the-facts-on-fiber diakses pada 4 Maret 2026

https://www.nhs.uk/conditions/constipation diakses pada 4 Maret 2026