mendeteksi kondisi kesehatan
Share this:

Mendeteksi Kondisi Kesehatan dari Wajah

Pernahkah Anda menatap cermin, memandangi wajah Anda sendiri secara seksama, dan menemukan ada yang salah di sana? Bisakah mendeteksi kondisi kesehatan dari wajah?

Bisa. Perubahan pada wajah Anda dapat menjadi indikasi adanya sesuatu yang salah dengan kesehatan Anda. Lebih jelasnya, simak ulasan tentang kelainan-kelainan yang mungkin ditemukan pada wajah berikut ini ya!

mendeteksi-kondisi-kesehatan
Source: freepik.com

1. Kulit dan Mata Kekuningan

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit kuning? Jaundice atau penyakit kuning adalah kelainan kesehatan yang ditandai dengan kulit dan bagian putih mata yang menguning karena kadar bilirubin yang tinggi. Penyakit ini biasanya dialami oleh bayi yang lahir sebelum 38 minggu. Karena organ hati bayi yang seharusnya mengeluarkan bilirubin dari tubuh, belum terbentuk secara sempurna.

Pada orang dewasa, gejala penyakit kuning ini dapat menjadi indikasi adanya masalah pada hati, kandung empedu, atau pankreas, adanya infeksi virus seperti pada hepatitis atau mononucleosis, maupun karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol.

2. Moles

Moles atau yang lebih dikenal sebagai tahi lalat adalah bintik atau tonjolan pada kulit. Umumnya berwarna hitam atau gelap dan tidak berbahaya jika tidak melebar atau membesar.

Untuk memastikan tahi lalat Anda berbahaya atau tidak, ingat ABCDE:
Asymmetrical (Asimetris): Perhatikan bentuknya, apakah berbeda di setiap sisi?
Border (Garis tepi): Apakah rata atau bergerigi?
Color (Warna): Rata ataukah belang-belang?
Diameter (Diameter): Apakah lebih besar dari kacang polong?
Evolving (Berkembang): Apakah tahi lalat Anda mengalami perubahan bentuk dan semakin membesar?

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda menemukan indikasi-indikasi ketidakwajaran berdasarkan pertanyaan di atas.

3. Mendeteksi Kondisi Kesehatan dari Luka Pada Bibir atau Mulut

Luka di sekitar bibir dan mulut umumnya disebabkan oleh infeksi virus herpes tipe 1 yang menular melalui kontak air liur dengan penderita herpes. Luka herpes ini bisa pecah ketika daya tahan tubuh Anda turun atau terlalu lelah. Keluhan ini biasanya akan hilang sendirinya dalam kurun waktu tertentu ketika daya tahan tubuh Anda membaik. Namun, pada kondisi keluhan tidak membaik atau semakin memburuk, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi pengobatan antivirus yang tepat.

4. Bibir Kering

Bibir kering dapat menjadi tanda bahwa tubuh Anda mengalami dehidrasi. Kondisi ini terjadi karena kurangnya asupan cairan tubuh, terlebih ketika cuaca dingin. Untuk membantu mengatasi bibir kering, tambah konsumsi air minum Anda dan gunakan balm untuk melindungi bibir. Selain dehidrasi, bibir kering juga dapat disebabkan karena alergi atau respon terhadap obat tertentu (steroid).

Source: freepik.com

5. Ruam Berbentuk Kupu-Kupu

Ruam pada wajah yang berbentuk kupu-kupu merupakan pertanda umum penyakit lupus, kelainan kesehatan yang muncul karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh Anda sendiri. Gejala penyakit ini disertai dengan demam, kaku pada sendi, dan jari-jari yang membiru. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda menemukan gejala tersebut ada pada diri Anda.

6. Tumbuhnya Rambut di Tempat Tidak Biasa

Mungkin pada beberapa pria dan wanita, tumbuhnya rambut di sekitar telinga, alis, dan dagu ketika mereka menua adalah hal yang biasa terjadi. Namun, bagi wanita muda, munculnya rambut di wajah dapat menjadi pertanda adanya sindrom ovarium polikistik. Yaitu, suatu kondisi yang membuat seorang wanita sulit hamil. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi ini.

7. Kelopak Mata Turun atau Terkulai

kelopak mata yang turun atau terkulai hingga menutupi pandangan Anda bisa menjadi indikasi adanya masalah pada otak, saraf, atau rongga mata. Segera konsultasikan dengan dokter jika gejala diikuti dengan keluhan lain seperti penglihatan ganda, otot yang melemah, sulit menelan, dan nyeri kepala hebat.

8. Mendeteksi Kondisi Kesehatan dari Bintik Kuning di Kelopak Mata

Dalam dunia medis, bintik kuning di sekitar kelopak mata bagian atas dan bawah disebut sebagai xanthelasma. Jika gejala ini muncul, sebaiknya Anda mulai menjaga pola makan. Karena kemunculan bintik kuning ini berkaitan dengan kolesterol dan penyakit jantung. Pemeriksaan fisik dan cek laboratorium perlu dilakukan untuk memastikan kondisi Anda yang sebenarnya.

Nah, Sobat Sehat, demikian cara mendeteksi kondisi kesehatan melalui wajah Anda. Jaga kesehatan Anda dengan mengatur pola makan, istirahat yang cukup, banyak mengkonsumsi air minum, dan berolahraga, ya! Apabila asupan vitamin dari makanan yang dikonsumsi belum mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda, tambahkan suplemen sebagai penunjang yang dapat Anda beli secara online di K24Klik.com. Konsultasikan dengan Health Consultant kami untuk jenins vitamin yang tepat bagi Anda. Salam sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *