Apa Itu Dermatitis? Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

apa itu dermatitis

Dikurasi oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Dermatitis adalah peradangan kulit yang dapat membuat penderitanya merasa gatal-gatal, kulit kering hingga kemerahan.

Salah satu penyakit kulit yang menyebabkan ketidaknyamanan, dermatitis ditandai dengan beragam reaksi seperti kulit gatal dan kemerahan. Mengenali apa itu dermatitis beserta gejala dan penyebabnya pun menjadi penting untuk menentukan pengobatan paling tepat.

Dermatitis sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis seperti atopik, kontak, dermatitis seboroik dan juga statis. Penanganan dari masing-masing jenis penyakit ini berbeda-beda sehingga lebih baik untuk berkonsultasi pada dokter spesialis untuk langkah paling tepat.

Baca juga: 15 Nama Obat Gatal yang Paten di Apotek

Apa itu Dermatitis?

Dermatitis adalah salah satu penyakit kulit yang dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak, dewasa maupun lansia. Penyakit ini disebabkan oleh peradangan pada kulit dan menimbulkan beragam reaksi seperti kulit gatal-gatal, kemerahan, kering ataupun ruam.

Penyakit ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya hingga menggangu aktivitas sehari-hari. Diantara empat jenis dermatitis, yang paling sering ditemui adalah dermatitis atopik dan juga kontak.

Gejala

Gejala dari masing-masing jenis penyakit ini dapat berbeda-beda. Misalnya pada dermatitis kontak, kulit dapat langsung terlihat mengalami ruam kemerahan dan gatal-gatal ketika melakukan kontak langsung dengan sebuah benda.

Lalu, bagaimana Anda dapat mengenali penyakit pada kulit sebagai dermatitis? Secara umum, berikut ini merupakan beragam gejala dari dermatitis yang penting untuk Anda ketahui.

  • Gatal-gatal pada kulit
  • Munculnya ruam kemerahan ataupun ungu pada kulit
  • Adanya bercak yang terkadang menyerupai lepuhan
  • Sensasi perih atau terbakar yang mengganggu di beberapa bagian kulit
  • Mengalami pembengkakkan
  • Kulit kering dan pecah-pecah
  • Perubahan warna kulit

Gejala penyakit ini dapat berbeda-beda dan dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk warna kulit penderitanya. Apabila Anda memiliki warna kulit yang gelap, ruam bisa saja berwarna abu-abu ataupun ungu.

Sedangkan apabila penderita memiliki warna kulit terang, ruam akibat dermatitis terlihat berwarna merah ataupun merah muda.

Penyebab

Terdapat banyak faktor yang memengaruhi seseorang mengalami penyakit dermatitis. Mulai dari faktor lingkungan yang menjadi pemicu timbulnya reaksi alergi, kemudian genetik kulit yang lebih sensitif hingga reaksi sistem kekebalan tubuh akibat terpapar alergen.

Berikut ini merupakan beberapa penyebab dari dermatitis yang perlu untuk Anda perhatikan dan antisipasi.

  • Stres
  • Perubahan Hormon
  • Lingkungan
  • Adanya zat yang bersifat iritan

Sedangkan berdasarkan jenis dermatitisnya, terdapat beberapa penyebab khsusus seperti di bawah ini.

1. Dermatitis Kontak

Jenis ini paling sering ditemui dan biasanya terjadi ketika bersentuhan langsung dengan iritan ataupun alergi. Beberapa pemicu atau penyebab dari kambuhnya dermatitis kontak adalah sabun, kosmetik hingga nikel.

2. Dermatitis Atopik

Berbeda dengan jenis sebelumnya, atopik biasanya timbul karena kombinasi beragam faktor seperti kulit kering, lingkungan dan juga adanya bakteri pada kulit. Faktor-faktor yang dapat memicu dermatitis atopik adalah peningkatan asupan gula dan riwayat genetik.

3. Dermatitis Seboroik

Selanjutnya, seboroik merupakan jenis penyakit kulit yang menyebabkan beragam reaksi peradangan namun tidak diketahui pasti penyebabnya. Resiko mengalami seboroik dapat meningkat ketika Anda berada dalam kondisi HIV, epilepsi dan juga psoriasis.

4. Dermatitis Statis

Penyebab utama dari jenis statis adalah adanya masalah pada pembuluh balik atau vena dalam membawa darah kembali ke jantung. Hal tersebut dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah di jaringan kulit penderitanya.

Pengobatan Dermatitis

Setelah mengenali pengertian, gejala dan juga penyababnya, lalu bagaimana cara mengobati penyakit kulit ini? Penggunaan obat-obatan yang ada di apotik tentunya menjadi langkah paling tepat.

Namun, beberapa bahan alami juga dapat Anda coba manfaatkan seperti menggunakan minyak kelapa murni, garam himalaya dan juga tea tree oil.

Konsultasikan langsung pada dokter spesialis untuk menentukan pengobatan dermatitis terbaik dan paling tepat.

Rekomendasi Obat Dermatitis Paling Ampuh di Apotik

Dapat dibeli secara bebas maupun memerlukan resep dokter, berikut ini merupakan beberapa rekomendasi obat dermatitis paling ampuh di apotik yang dapat Anda manfaatkan.

1. Hydrocortison

salep dermatitis hydrocortison

Beli Hydrocortison Klik di Sini

Dalam perawatan dermatitis, salah satu jenis obat yang paling disaranakan adalah salep. Anda dapat memanfaatkan Hydrocortison untuk membantu meredakan peradangan pada kulit, termasuk dalam mengatasi gatal-gatal maupun kemerahan.

Salep dermatitis yang satu ini biasa diresepkan untuk menangani jenis atopik ataupun eksim. Anda dapat langsung mengoleskannya secara tipis-tipis pada bagian kulit yang sakit.

Kisaran harga: Rp 13 ribu/tube

2. Betamethasone

betamethasone cream untuk dermatitis

Beli Betamethasone Klik di Sini

Obat kortikosteroid topikal yang satu ini juga dapat digunakan untuk mengatasi beragam reaksi alergi, termasuk yang diindikasikan sebagai gejala dari penyakit kulit ini. Betamethasone cream ini dapat mencegah pelepasan senyawa kimia dalam tubuh yang memicu peradangan.

Termasuk dalam golongan obat keras, Anda memerlukan resep dokter untuk mendapatkan Betamethasone di aplikasi K24Klik. Anjuran penggunaan obat ini adalah 3-4 kali sehari, dioleskan langsung pada kulit.

Kisaran harga: Rp 5 ribu/tube

3. Polacel

polacel tablet di apotik

Beli Polacel Klik di Sini

Selain menggunakan obat-obatan dalam bentuk krim atau salep, obat oral seperti Polacel juga dapat menjadi salah satu pilihan Anda. Obat ini mengkombinasikan kandungan betamethasone dan juga dexchlorpeniramine maleate di dalamnya.

Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak mulai usia 6 tahun dan juga dewasa sesuai dengan dosis anjuran. Pastikan untuk berkonsultasi pada dokter dahulu sebelum mengonsumsi salah satu obat keras ini.

Kisaran harga: Rp 17 ribu/strip

4. Corsaderm

corsaderm untuk dermatitis

Beli Corsaderm Klik di Sini

Dengan kandungan betamethasone di dalamnya, Corsaderm dapat menjadi salah satu salep yang tepat untuk Anda. Obat ini bekerja efektif dalam meredakan peradangan pada kulut sehingga beragam reaksi alergi pun dapat mereda.

Oleskan obat ini langsung pada area kulit yang gatal ataupun kemerahan, 2-3 kali sehari secara tipis-tipis.

Kisaran harga: Rp 40 ribu/tube

5. Desoximetasone

desoximetasone cream

Beli Desoximetasone Klik di Sini

Untuk membantu pengobatan penyakit kulit ini, Anda dapat memanfaatkan Desoximetasone Cream. Salep kulit yang satu ini memiliki kandungan desoximethasone 0,25% di dalamnya.

Termasuk dalam golongan obat keras, pembelian obat ini harus menggunakan resep dokter. Pastikan untuk memperhatikan aturan penggunaan guna memaksimalkan efektivitas obat.

Kisaran harga: Rp 19 ribu/tube

6. Desolex

desolex cream di apotik

Beli Desolex Klik di Sini

Bekerja efektif dalam mengatasi dermatitis atopik dan kontak, Desolex Cream memiliki kandungan desonide di dalamnya. Obat ini dapat digunakan 2-3 kali sehari dengan cara dioleskan langsung pada area kulit yang sakit sesuai anjuran dokter.

Kisaran harga: Rp 36 ribu/tube

Itulah tadi informasi lengkap seputar penyakit dermatitis dan juga pengobatannya yang penting untuk Anda ketahui. Apabila kondisi kulit tidak kunjung membaik dan terus menimbulkan ketidaknyamanan, segera periksakan diri pada dokter spesialis kulit.

Butuh konsultasi dokter online yang lebih praktis? Anda dapat memanfaatkan layanan Konsultasi Dokter dari aplikasi K24Klik.

Mudah, cepat dan praktis dalam memenuhi kebutuhan kesehatan Anda, ada promo gratis ongkos pengiriman khusus! Dapatkan aplikasi kami hanya di Play Store dan juga App Store sekarang juga. (writer/ib)

Referensi:

https://www.healthline.com/health/dermatitis diakses pada 11 September 2025