Menghindari Bahaya Malnutrisi pada Lansia; Yuk, Kenali Gejalanya!

Published by Dewi Dwiputri on

Malnutrisi pada Lansia, Yuk, Kenali Gejalannya!

malnutrisi pada lansia

http://sunlightpharmacy.com/

Sobat Sehat, asupan nutrisi merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia di segala umur. Kandungan nutrisi yang cukup akan mengoptimalkan berbagai fungsi organ di dalam tubuh sehingga kondisi kesehatan Anda tetap terjaga.

Di usia senja, nutrisi memainkan peranan vital dalam menjaga kondisi kesehatan seorang individu. Kemampuan sel dalam menyerap asupan nutrisi di usia tua tak lagi secepat anak-anak muda. Karena itu, jumlah nutrisi yang masuk harus seimbang agar proses penyerapannya dapat dilakukan secara maksimal.

Malnutrisi adalah salah satu problem yang lazim dijumpai pada lansia. Kurangnya perhatian pada asupan gizi yang dikonsumsi sehari-hari sering kali membuat lansia sangat rentan terhadap masalah kesehatan yang satu ini.

Kurangnya asupan nutrisi pada lansia dapat berakibat sangat fatal. Karena itu, mengenali gejala awal malnutrisi pada lansia penting untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa gejala yang umum terlihat:

  1. Malnutrisi pada Lansia, Hilangnya Bobot Tubuh Secara Ekstrem

Salah satu gejala yang paling mudah dilihat pada orang yang mengalami malnutrisi adalah hilangnya bobot tubuh secara ekstrem. Tubuh penderita dapat kehilangan hingga lebih dari 5% bobot tubuhnya sebagai akibat dari kurangnya asupan nutrisi sehari-hari.

Pada lansia, gejala ini biasanya disertai dengan gangguan pada sistem pencernaan. Tubuh penderita akan merasa lemas dan kehilangan nafsu makan. Selain itu, wajah juga akan terlihat lebih pucat dan rambut mudah rontok meski hanya disisir.

  1. Kulit Berubah Kering

Kulit memiliki pelembap alami yang berfungsi menjaga kontur kulit agar tidak kering. Penderita malnutrisi biasanya memiliki kulit yang kering dan terlihat seperti bersisik akibat kurangnya produksi cairan pelembap tersebut. Selain itu, biasanya kulit yang kering juga disertai dengan timbulnya ederma (penumpukan cairan) di bawah kulit.

Penderita gejala ini biasanya belum berada dalam kondisi malnutrisi yang terlalu parah. Karena itu, pemberian suplemen makanan yang cukup dan makanan dengan kandungan gizi seimbang secara bertahap akan mengembalikan kelembapan alami kulit seperti sedia kala.

  1. Munculnya Tanda-Tanda Sarkopenia

malnutrisi pada lansia

http://www.thelancet.com/

Sarkopenia merupakan suatu kondisi hilangnya massa otot sehingga bagian-bagian tulang tampak menonjol (prominen). Gejala ini merupakan pertanda yang sangat jelas dari kondisi malnutrisi seseorang. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan hilangnya lemak subkutaneus yang biasanya terdapat di bawah permukaan kulit.

Lansia dengan tingkat malnutrisi yang parah akan menunjukkan gejala ini dengan jelas. Penanganan kondisi medis pada penderita gejala tersebut harus dilakukan secara intensif oleh para ahli yang berpengalaman. Pembiaran pada penderita kondisi ini dapat berujung pada kematian.

Itulah beberapa gejala terjadinya malnutrisi pada lansia. Apabila orang tua atau kerabat Anda mengalami gejala-gejala tersebut, tak perlu panik. Sobat Sehat dapat berkonsultasi dengan para apoteker berpengalaman melalui live chat di http://www.k24klik.com untuk mendapatkan suplemen terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika gejala malnutrisinya sudah terlalu parah, segera konsultasikan pada dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *