fbpx
Share this:

Dikurasi Oleh : Maretta Putri A., S.Farm., Apt

Momen bertemu dengan buah hati kini tinggal menghitung hari. Semua kebutuhan persalinan pun sudah disiapkan sebaik mungkin. Anda tentu sudah tak sabar untuk menimang si kecil dan mendengar tangis pertamanya. Mendebarkan sudah pastiā€¦

Pasca melahirkan, ibu juga akan mengalami perubahan fisik dan emosional. Wajar, sebab ibu juga mesti beradaptasi dengan kegiatan baru yang cukup menguras tenaga dan pikiran, seperti merawat bayi, menyusui, sampai merelakan waktu istirahatnya.

Nah, hal-hal apa sih yang perlu diketahui calon ibu setelah persalinan?

  1. Perawatan Nyeri Vagina

Nyeri vagina adalah gejala yang wajar dialami oleh ibu yang melahirkan dengan metode per vaginam. Rasa sakit ini biasanya makin intens jika ibu mendapat tindakan episiotomi (perobekan lubang vagina dengan tujuan memperbesar jalan lahir).

Nyeri ini bisa terjadi beberapa hari atau minggu tergantung seberapa banyak jahitannya. Namun, Bunda tak perlu khawatir karena biasanya dokter akan memberikan obat khusus. Kompres dingin juga bisa dicoba untuk mengurangi rasa tak nyaman di area vagina.

2. Perawatan Pasca-Caesar

Ibu yang bersalin dengan metode Caesar sangat dianjurkan untuk berhati-hati merawat luka sayatan di perutnya. Selalu perhatikan postur tubuh saat berdiri atau duduk. Hindari juga batuk, bersin, atau tertawa berlebihan/terlalu keras karena ini bisa berakibat meregangnya jahitan di perut.

Bunda tetap bisa menggendong dan menyusui bayi, tapi sebaiknya hindari mengangkat beban yang lebih berat dari BB si kecil. Selain mengonsumsi obat pereda nyeri, gunakan juga bantal hangat di atas perut untuk meredakan sakit pasca SC.    

3. Kontraksi setelah SC

Melahirkan Caesar biasanya menyisakan gejala berupa kontraksi selama beberapa hari. Namun, Anda tak perlu cemas. Hal ini justru terjadi untuk menghindari perdarahan pada ibu pasca persalinan. Kontraksi yang dirasakan biasanya berupa kram seperti saat menstruasi. Jadi, tetap sabar selama proses pemulihan ya, Bun.

4. Istirahat Cukup

Ibu sering kali kehilangan waktu istirahatnya karena harus mengurus bayi seharian, dari pagi sampai malam. Tak jarang banyak ibu yang akhirnya stres dan sakit karena kelelahan. Demi kesehatan jiwa raga sendiri, pastikan Bunda cukup istirahat, ya.

Ketika bayi tidur, usahakan Bunda juga ikut tidur. Mintalah suami untuk bergantian menjaga si kecil. Untuk meringankan beban, serahkan semua urusan rumah kepada ART atau anggota keluarga lain (jika ada).

5. Buat Aturan Menjenguk

Penting juga bagi Bunda untuk membatasi teman atau saudara yang ingin menjenguk. Kesannya sepele, tapi jadwal kunjungan yang tiada habisnya akan sangat mengganggu istirahat Bunda dan si kecil. Misalnya, beri tahu kerabat kapan dan jam berapa Bunda bersedia ditengok.

6. Jangan Malu Meminta Bantuan

Ya, jangan pernah malu untuk meminta bantuan, meski itu sesepele mengambilkan makan di dapur. Meminta bantuan bukan berarti Bunda manja, kok. Orang sekitar pasti juga akan mengerti dan bersedia membantu sebisanya. Mengerjakan semuanya sendiri justru akan membuat Bunda kelelahan dan stres.

7. Manjakan Diri

Karena terlalu sibuk dengan bayi, ibu sering kali lupa merawat dirinya sendiri. No, bagaimanapun, kewarasan Bunda juga tak kalah penting. Manjakan diri dengan makan makanan yang enak dan bergizi, bersantai, menonton drama yang disukai, atau melakukan kegiatan apa pun yang membuat Bunda merasa relaks.

Mempunyai anak tentu bukan hal mudah, tapi dengan cinta yang tulus semua akan jadi terasa mudah. Semoga pengetahuan pasca melahirkan di atas bisa jadi bekal berharga untuk Bunda nantinya, ya.

Bunda juga dapat melihat video selengkapnya mengenai info kesehatan dari K24Klik tentang “Perawatan Pasca Melahirkan” series!!


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *