{"id":4210,"date":"2019-02-15T15:53:57","date_gmt":"2019-02-15T08:53:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/?p=4210"},"modified":"2019-02-15T15:53:57","modified_gmt":"2019-02-15T08:53:57","slug":"karang-gigi-yang-mengganggu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/","title":{"rendered":"Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!<\/strong><\/p>\n<div id=\"attachment_5088\" style=\"width: 628px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5088\" class=\"wp-image-5088 \" src=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi.jpg\" alt=\"Karang gigi yang mengganggu\" width=\"618\" height=\"412\" srcset=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi.jpg 900w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi-24x16.jpg 24w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi-36x24.jpg 36w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi-48x32.jpg 48w\" sizes=\"auto, (max-width: 618px) 100vw, 618px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5088\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/www.freepik.com<\/p><\/div>\n<p>Tak hanya mengganggu penampilan, karang gigi juga bisa mengganggu kesehatan gigi dan gusimu. Karang gigi ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan. Untuk lebih mengetahui tentang efek buruk karang gigi serta cara mencegahnya, simak artikel ini selengkapnya, ya!<\/p>\n<h3>Efek Buruk Karang Gigi yang Mengganggu<\/h3>\n<p>Efek adanya karang gigi yang paling umum adalah tidak efektifnya proses menyikat gigi atau flossing. Dengan demikian gigi akan mengalami proses pemecahan lapisan yang diakibatkan karena asam yang dihasilkan oleh bakteri pada mulut. Hal ini dapat memudahkan munculnya kerusakan gigi serta gigi berlubang. Tak hanya itu, karang gigi juga dapat menyebabkan hal berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Menjadi tempat bersarang bakteri<\/h4>\n<p>Karang gigi memiliki efek yang serius terutama jika tumbuh di atas garis gusi. Karena ini merupakan tempat yang tepat untuk bakteri bersarang dan kemudian menyusup masuk ke dalam gusi. Gusi yang terinfeksi bakteri pun akan mengalami kerusakan seperti iritasi dan peradangan.<\/li>\n<li>\n<h4>Menyebabkan gingivitis atau radang gusi<\/h4>\n<p>Efek buruk karang gigi yang paling umum adalah terjadinya gingivitis atau radang gusi. Setelah radang gusi terjadi sementara karang tetap ada, selanjutnya kamu akan terkena penyakit periodontitis (kantong nanah yang timbul diantara gusi dan gigi).<\/li>\n<li>\n<h4>Risiko gigi tanggal<\/h4>\n<p>Saat sistem pertahanan tubuh melakukan reaksi perlawanan terhadap bakteri di dalam kantong nanah, maka secara bersamaan bakteri juga akan melepaskan zat pertahanan diri. Akibatnya, tulang gigi dan jaringan sekitar bisa mengalami kerusakan. Jika terus dibiarkan, gigi akan tanggal dan tulang dimana gigi teranam akan menipis.<\/li>\n<li>\n<h4><a href=\"https:\/\/www.webmd.com\/stroke\/guide\/understanding-stroke-basics#1\">Memicu penyakit jantung dan stroke<\/a><\/h4>\n<p>Diduga bakteri dan mikroorganisme yang terdapat pada plak gigi dapat masuk ke aliran darah dan menimbulkan reaksi peradangan. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dan penyumbatan pada pembuluh darah. Apabila aliran darah tersumbat, maka risiko terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tips Mencegah dan Mengobati Karang Gigi yang Mengganggu<\/h3>\n<div id=\"attachment_5089\" style=\"width: 629px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5089\" class=\"wp-image-5089\" src=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1.jpg\" alt=\"flouride, triklosan\" width=\"619\" height=\"412\" srcset=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1.jpg 900w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1-24x16.jpg 24w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1-36x24.jpg 36w, https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/sikat-gigi-1-48x32.jpg 48w\" sizes=\"auto, (max-width: 619px) 100vw, 619px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5089\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/www.freepik.com<\/p><\/div>\n<p>Berikut hal-hal yang dapat Sobat Sehat lakukan untuk mencegah serta mengobati karang gigi :<\/p>\n<ol>\n<li>Menyikat gigi minimal selama dua menit. Gunakan sikat gigi yang lembut dan mampu menjangkau bagian gigi belakang geraham.<\/li>\n<li>Gunakan pasta gigi yang mengandung flouride. Pasta gigi jenis ini dapat memperbaiki lapisan gigi yang rusak. Lebih baik lagi gunakan pasta gigi yang juga mengandung triklosan yang mampu memerangi bakteri yang berdiam di plak gigi.<\/li>\n<li>Membersihkan gigi dengan benang gigi atau flossing. Hal ini dapat mengurangi terbentuknya karang gigi karena flossing mampu membersihkan plak yang ada di sela-sela gigi.<\/li>\n<li>Kurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis. Karena makanan manis dan tepung menjadi tempat berkembang biak bakteri yang baik.<\/li>\n<li>Menghindari merokok.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk menghilangkan karang gigi yang menyeluruh, perlu adanya tindakan medis oleh dokter gigi. Selain itu disarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut setiap enam bulan sekali.<\/p>\n<p>Nah Sobat Sehat, jangan malas untuk menjaga kebersihan gigi ya! Karena karang gigi yang mengganggu dapat berakibat buruk pada kesehatanmu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber : dari berbagai sumber.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini! Tak hanya mengganggu penampilan, karang gigi juga bisa mengganggu kesehatan gigi dan gusimu. Karang gigi ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan. Untuk lebih mengetahui tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":5088,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[374],"tags":[],"class_list":["post-4210","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"K24Klik\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/k24klik\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-15T08:53:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Dwiputri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@k24klik\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@k24klik\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Dwiputri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Dwiputri\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/b70f26afdf1669f40818d1b3f5d62ed7\"},\"headline\":\"Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!\",\"datePublished\":\"2019-02-15T08:53:57+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-15T08:53:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\"},\"wordCount\":499,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Info Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\",\"url\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\",\"name\":\"Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-02-15T08:53:57+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-15T08:53:57+00:00\",\"description\":\"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/\",\"name\":\"K24Klik\",\"description\":\"Obat ASLI, kapanpun!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"K24Klik\",\"url\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/K24KLIK-LOGO.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/K24KLIK-LOGO.png\",\"width\":150,\"height\":150,\"caption\":\"K24Klik\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/k24klik\/\",\"https:\/\/twitter.com\/k24klik\",\"https:\/\/www.instagram.com\/k24klik.id\/\",\"https:\/\/id.pinterest.com\/k24klik\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCwFSwdbaCZhKacSsOifMbOw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/b70f26afdf1669f40818d1b3f5d62ed7\",\"name\":\"Dewi Dwiputri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d630fa58645a952f967a4d0696e38208055bb9d9150faf470905afedde552d2d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d630fa58645a952f967a4d0696e38208055bb9d9150faf470905afedde552d2d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Dwiputri\"},\"url\":\"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/author\/dewi-dwiputri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya","description":"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya","og_description":"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...","og_url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/","og_site_name":"K24Klik","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/k24klik\/","article_published_time":"2019-02-15T08:53:57+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/dokter-gigi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dewi Dwiputri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@k24klik","twitter_site":"@k24klik","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Dwiputri","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/"},"author":{"name":"Dewi Dwiputri","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/b70f26afdf1669f40818d1b3f5d62ed7"},"headline":"Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!","datePublished":"2019-02-15T08:53:57+00:00","dateModified":"2019-02-15T08:53:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/"},"wordCount":499,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization"},"articleSection":["Info Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/","url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/","name":"Karang Gigi yang Mengganggu, Begini Efek hingga Cara Mencegahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-02-15T08:53:57+00:00","dateModified":"2019-02-15T08:53:57+00:00","description":"Karang gigi yang mengganggu ialah plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Plak gigi sendiri terbentuk ketika bakteri dalam mulut...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/karang-gigi-yang-mengganggu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Karang Gigi yang Mengganggu, Cegah dengan Ini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/","name":"K24Klik","description":"Obat ASLI, kapanpun!","publisher":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#organization","name":"K24Klik","url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/K24KLIK-LOGO.png","contentUrl":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/K24KLIK-LOGO.png","width":150,"height":150,"caption":"K24Klik"},"image":{"@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/k24klik\/","https:\/\/twitter.com\/k24klik","https:\/\/www.instagram.com\/k24klik.id\/","https:\/\/id.pinterest.com\/k24klik\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCwFSwdbaCZhKacSsOifMbOw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/b70f26afdf1669f40818d1b3f5d62ed7","name":"Dewi Dwiputri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d630fa58645a952f967a4d0696e38208055bb9d9150faf470905afedde552d2d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d630fa58645a952f967a4d0696e38208055bb9d9150faf470905afedde552d2d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Dwiputri"},"url":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/author\/dewi-dwiputri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4210","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4210"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4210\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5113,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4210\/revisions\/5113"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.k24klik.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}