fbpx
Share this:

obat24.com_save_water

Hari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret ini ditujukan sebagai salah satu usaha untuk menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran masyarakat untuk mengelola sumber-sumber air bersih demi masa depan bumi. Peringatan hari air sedunia ini pertama kali diumumkan pada sidang umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil (sumber:wikipedia ).  Saat ini, mungkin kita hidup dengan air yang melimpah dan tidak menyadari bahwa saudara kita mengalami kekeringan dan sangat sulit mendapatkan air bersih, dimana? Di belahan dunia lain? Di Afrika? Bukan! Faktanya, pada tahun 2009, waduk gajah mungkur yang berlokasi di Wonogiri mengalami kekeringan. Karena kekeringan yang melanda, bahkan tidak ada setetes air pun yang tersisa di waduk yang disebut sebagai waduk terbesar se-Asia Tenggara ini.

Air bersih juga sangat sulit didapat di kota besar metropolitan seperti Jakarta. Faktanya, air bersih yang tersedia di Jakarta hanya sebesar 1% dari total suplai air yang didapat di kota tersebut. Sampah yang tersebar dan menumpuk di aliran sungai sangat mengganggu dan menjadi polusi untuk air. Jika kita tidak segera menghentikan tindakan merugikan seperti membuang sampah sembarangan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami kesulitan air bersih, mungkin bukan sekarang, akan tetapi saat anak cucu kita nanti lahir dan menikmati akibat dari perbuatan kita saat ini.

Film yang didaulat sebagai runner up pada ajang penghargaan dari Padmashri K.Balachander  berikut ini akan cukup menginspirasi kita untuk dapat menghemat air bersih demi kehidupan saudara kita di masa kini dan kehidupan anak cucu kita di masa depan nanti.

Sediakan 4,5 menit waktumu untuk : “Save the Drop. Save the Life”

 

Sumber : Hari Air Sedunia: Save Water, Save Life