Ruam Popok pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasi

Published by apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm on

penyebab-dan-cara-mengatasi-ruam-popok-pada-bayi
Dikurasi Oleh: apt. Fachrunisa Candra Andika, S.Farm

Setiap perubahan pada bayi wajib mendapatkan perhatian orang tua. Tak terkecuali pada bagian kulit. Pasalnya, kulit bayi lebih sensitif dibanding orang dewasa. Jika salah bisa menyebabkan iritasi dan munculnya ruam popok pada bayi.

Bayi pasti memerlukan popok untuk dipakai sebagai pengendali pergerakan kantung kemih dan usus. Bisa dibilang popok adalah barang yang wajib digunakan oleh bayi. Hanya saja, Sobat Sehat juga perlu cermat dalam memilih popok. Pastikan bahan popok tidak memicu timbulnya iritasi dan ruam popok. 

Di samping itu, sebaiknya Anda langsung mengganti popok ketika sudah kotor dan penuh. Sehingga bayi akan merasa lebih nyaman dan menghindari terjadinya ruam popok. Apalagi, sebagian besar bayi yang memakai popok pasti pernah mengalami kelainan ini.

Lalu, apa itu ruam popok, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak uraian yang sudah dikumpulkan K24klik dari berbagai sumber di bawah ini.

Apa Itu Ruam Popok?

Ruam popok atau diaper rash adalah peradangan yang terjadi pada kulit bayi yang tertutup oleh popok, seperti ruam akibat dari reaksi urine dan feses. Bayi yang mengalami kondisi ini ditandai dengan bercak kemerahan, kulit terasa kering dan melepuh.

Area yang mengalami ruam biasanya di bagian bokong, paha maupun alat kelamin. Kondisi seperti ini akan membuat bayi tidak merasa nyaman. 

Penyebab Ruam Popok

Ruam popok terjadi pada bayi yang masih berusia 9 bulan hingga 1 tahun. Ada beberapa penyebab kenapa bayi mengalami ruam popok, diantaranya :

Ukuran popok yang terlalu ketat

Popok yang terlalu ketat akan menyebabkan gesekan yang kuat dengan kulit. terlebih bayi yang sudah aktif bergerak. Sehingga, akan menimbulkan ruam, lecet, iritasi pada kulit bayi yang masih sangat halus

Popok yang lembab

Popok yang sudah kotor tapi jarang diganti dapat meningkatkan bayi terkena ruam popok. Jadi, anda perlu memeriksa secara rutin kondisi popok bayi anda. Popok yang sudah sangat lembab akan menyebabkan berkembangnya bakteri. 

Infeksi bakteri dan jamur

Bagian bokong, paha dan alat kelamin adalah area yang sangat lembab. Karena pada area tersebut selalu tertutup dengan popok. Hal ini memudahkan kulit mengalami infeksi bakteri dan jamur. Ketika, bayi buang air besar sebaiknya anda langsung membersihkannya, supaya tidak menjadi sarang bakteri. 

Mengonsumsi makanan baru

Bayi yang sudah menginjak usia 4 sampai 6 bulan akan diberi makanan pendamping asi. Untuk beberapa jenis makanan seperti sayuran, buah-buahan bisa mempengaruhi feses bayi. Sehingga bisa mengiritasi kulit pada daerah bokong

Produk perawatan bayi

Produk perawatan bayi seperti bedak, minyak, sabun, pewangi maupun tissue yang diberikan pada area popok. Bisa menimbulkan iritasi pada kulit, terlebih bayi alergi dengan salah satu perawatan tersebut. 

Kulit bayi yang sensitif

Penyebab ruam popok juga bisa terjadi dari bayi itu sendiri. Bayi yang menderita eksim atau dermatitis akan lebih rentan terkena ruam popok. 

Cara Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Jika Anda kerap menggunakan popok pada putra atau putri tercinta, wajib tahu bagaimana cara mencegah ruam popok pada bayi. Sehingga, Buah Hati bisa terbebas dari jenis kelainan kulit yang seringkali membuatnya tidak nyaman ini.

Lebih lengkap, berikut ini beberapa cara mencegah ruam popok yang bisa Anda coba:

  1. Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh Buah Hati
  2. Rutin mengecek kebersihan popok Si Kecil dan sesegera mungkin menggantinya begitu tahu jika sudah kotor atau penuh
  3. Sesuaikan ukuran popok dengan ukuran pinggan bayi. Soalnya hal ini bisa membuat popok tidak terlalu ketat saat dipakai Buah Hati.
  4. Sebisa mungkin hindari penggunaan tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi pada Si Kecil. Pasalnya, kedua bahan itu bisa menyebabkan kemunculan ruam pada bayi
  5. Oleskan krim atau salep ruam popok pada bayi sebelum mengganti popok. Klik di sini jika Sobat Sehat ingin membeli salep untuk ruam popok.

Jika beberapa langkah di atas bisa Sobat Sehat lakukan, maka ruam pada kulit bayi pun tak akan Anda temukan. Jadi, langsung terapkan aja, ya.

Cara Mengatasi Ruam Popok

Memang penanganan utama mencegah ruam popebrapok adalah menjaga kebersihan kulit bayi. Dibawah ini beberapa perawatan yang bisa anda lakukan untuk mengatasi ruam popok.

  • Segera mengganti popok bayi bila sudah kotor atau terkena tinja
  • Bersihkan dengan bersih pada area yang tertutup popok. Gunakan sabun khusus bayi untuk membersihkan bayi setelah ia pup. Lalu, keringkan dengan tissue bayi atau kain berbahan lembut 
  • Pastikan ukuran popok pas saat dipakai. Anda bisa memilih popok yang sedikit longgar sehingga bayi lebih nyaman
  • Gunakan baby cream. Anda juga bisa mengoleskan baby cream untuk melindungi kulit bayi yang terkena ruam.