fbpx

Menopause Ancam Para Wanita Muda? Ini Penyebabnya!

Published by Maretta Putri on

Dikurasi Oleh : apt. Maretta Putri Ardenari, S.,Farm.,

Setiap wanita pasti akan melewati tahap pubertas dan menopause. Pada tanggal 18 Oktober, kita memperingati hari Menopause Sedunia. Apa sih menopause itu, dan apa saja sih gejala yang dialami pada wanita menopouse? Simak ulasan lengkapnya ya.

Menopouse

Menopause didefinisikan sebagai berhentinya menstruasi pada wanita selama dua belas bulan secara berturut-turut akibat penurunan kadar esterogen. Penyebabnya adalah karena ovarium (tempat terjadinya pembentukan sel telur) berhenti memproduksi estrogen dan progesteron seiring bertambahnya usia.

Gejala Menopause

Gejala Menopause

Sehubungan dengan ini biasanya diikuti dengan berbagai gejala perubahan yang meliputi aspek fisik maupun psikologis yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan wanita tersebut. Apa saja ciri-cirinya?

Gejala Menopause dari Segi Fisik:

  1. Ketidakteraturan siklus menstruasi, kadang kala muncul tepat waktu, tetapi tidak pada siklus berikutnya. Ketidak teraturan disertai dengan jumlah darah yang sangat banyak, tidak seperti volume pendarahan pada haid yang normal
  2. Gejolak rasa panas (hot flush), arus panas biasanya timbul pada saat darah haid mulai berkurang dan berlangsung sampai haid benar-benar berhenti. Panas disertai dengan rasa menggelitik disekitar jari-jari, kaki maupun tangan serta kepala atau bahkan timbul secara menyeluruh
  3. Kekeringan vagina, hal ini terjadi karena lebar rahim sedikit sekali mensekresikan lendir. Penyebabnya adalah kekurangan estrogen yang menyebabkan liang senggama menjadi tipis, lebih kering dan kurang elastis
  4. Perubahan kulit, karena estrogen berperan dalam menjaga elastisitas kulit sehingga ketika menstruasi berhenti maka kulit akan terasa lebih tipis, kurang elastis terutama pada daerah sekitar wajah, leher dan lengan. Kulit di bagian bawah mata menggembung seperti kantong dan lingkaran hitam di bagian ini menjadi permanen dan jelas
  5. Keringat di malam hari, pada malam hari mengeluarkan keringat banyak bahkan sampai bangun karena basah oleh keringat
  6. Sulit tidur (insomnia), merupakan masalah kesehatan yang harus diantisipasi wanita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 10% hingga 15% wanita menopause meningkat kegelisahannya. Mereka mengalami insomnia dan depresi
  7. Perubahan pada mulut, perubahan ini berkaitan dengan kemampuan mengecap yang berubah menjadi kurang peka, gangguan gusi dan gigi lebih mudah tanggal
  8. Kerapuhan tulang, rendahnya kadar estrogen merupakan penyebab proses osteoporosis (kerapuhan tulang). Osteoporosis merupakan penyakit kerangka yang paling umum dan merupakan persoalan bagi yang telah berumur, paling banyak menyerang wanita yang telah menopause
  9. Badan menjadi gemuk, biasanya disebabkan perilaku makan dan kurang berolah raga
  10. Penyakit, ada dua perubahan paling penting yang terjadi yaitu meningkatnya kemungkinan terjadi penyakit jantung, pembuluh darah serta hilangnya mineral dan protein di dalam tubuh.

Segi Psikologis, Gejalanya:

  1. Ingatan menurun, gejala ini terlihat bahwa sebelum menopause wanita dapat mengingat dengan mudah, namun sesudah mengalami akan terjadi kemunduran dalam mengingat, bahkan sering lupa pada hal-hal sederhana, padahal sebelumnya secara otomatis langsung ingat
  2. Kecemasan, banyak wanita yang mengeluh bahwa setelah menopause dan lansia merasa menjadi pencemas. Kecemasan yang timbul sering dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dikhawatirkan. Terjadinya kekhawatiran, ketakutan, dan kecemasan pada masa ini dapat menyebabkan terjadinya insomnia
  3. Mudah tersinggung, gejala ini lebih mudah terlihat dibandingkan kecemasan. Wanita lebih mudah tersinggung dan marah terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak mengganggu. Ini mungkin disebabkan dengan datangnya menopause maka wanita menjadi sangat menyadari proses mana yang sedang berlangsung dalam dirinya. Perasaannya menjadi sangat sensitif terhadap sikap dan perilaku tersebut dipersepsikan sebagai menyinggung proses penerimaan yang sedang terjadi dalam dirinya
  4. Stress, tidak ada orang yang bisa lepas sama sekali dari rasa was-was dan cemas, termasuk para lansia. Ketegangan perasaan atau stress selalu beredar dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga dan bahkan menyelusup ke dalam tidur
  5. Depresi, wanita dua kali lebih besar kemungkinan akan menderita depresi daripada pria. Wanita yang mengalami depresi sering merasa sedih, karena kehilangan kesempatan untuk memiliki anak, sedih karena kehilangan daya tarik. Wanita merasa tertekan karena kehilangan seluruh perannya sebagai wanita dan harus menghadapi masa tuanya.

Tipe Menopouse

Terdapat beberapa macam menopause, yaitu:

  1. Prematur (dini), yaitu yang terjadi sebelum 40 tahun, bila seseorang mengalami henti haid di usia 30-an atau awal 40-an, maka orang tersebut dapat dikatakan mengalami menopause dini
  2. Menopause normal, yaitu menopause yang alami dan umumnya terjadi pada usia diakhir 45-55 tahun
  3. Menopause terlambat, yaitu yang terjadi apabila seorang wanita masih mendapat haid di atas 55 tahun.

Apa Saja Penyebab Menopouse

Penyebab Menopause

Sebagian besar wanita tidak menyadari akan perubahan-perubahan yang mereka alami ketika memasuki masa menopause. Penelitian menemukan bahwa faktor genetik, hormonal serta gizi juga berperan penting dalam mempengaruhi waktu menopause ini. Menurut Kemenkes, ada beberapa penyebab terjadinya menopause dini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Operasi

Wanita yang menjalani operasi seperti pengangkatan satu atau dua ovarium atau uterus-nya, berisiko tinggi mengalami menopause dini karena operasi ini mengurangi jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Selain itu, menopause dini juga bisa menjadi efek samping pada wanita yang menjalani operasi kanker serviks atau operasi panggul

  • Kemoterapi dan radiasi

Rusaknya jaringan ovarium akibat radioterapi dan radiasi menyebabkan menopause lebih cepat

  • Cacat kromosom

Cacat tertentu seperti sindrom turner (terlahir dengan kromosom tidak lengkap), merupakan faktor terjadinya menopause dini karena mereka memiliki ovarium yang tidak berfungsi dengan baik

  • Penyakit autoimun

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Beberapa penyakit ini bisa seperti rheumatoid arthritis yang dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang ovarium dan jaringannya, sehingga bisa menyebabkan menopasue dini

  • Epilepsi

Sebuah studi menujukkan bahwa wanita dengan epilepsi, memiliki risiko tinggi untuk mengalami menopause dini

  • Merokok

Wanita yang suka merokok, mengalami menopause satu hingga dua tahun lebih cepat dibandingkan wanita yang tidak merokok

  • Obat-obatan yang mengurangi estrogen

Beberapa obat-obatan dapat mengurangi jumlah estrogen dalam tubuh, misalnya obat-obatan pencegah risiko kanker payudara, yang bisa menyebabkan menopause lebih cepat

  • Penyakit tiroid

Penyakit tiroid dapat menyebabkan menopause dini akibat tingkat hormon yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Nah Sobat Sehat jangan bingung lagi soal Menopouse ya, terutama untuk para wanita. Menopouse pasti akan dialami oleh semua wanita, jika ada gejala yang tidak nyaman segera lakukan konsultasi dengan dokter ya.

Apabila membutuhkan Obat, ya hanya K24Klik solusinya 🙂

#KanAdaK24Klik