Share this:

Masuk angin pada bayi dan balita bisa diatasi dengan mengoleskan minyak telon atau minyak kayu putih.

Cute blue-eyed baby 6-9 months smiling and playing on white background. children's emotions Premium Photo

Minyak telon dan minyak kayu putih adalah produk yang paling sering dipakai bayi dan balita. Selain menghangatkan tubuh, keduanya juga punya manfaat yang sangat beragam, seperti menghangatkan tubuh, mengatasi perut kembung, menghilangkan gatal-gatal, serta mencegah masuk angin.

Perbedaan Minyak Telon dan Minyak Kayu Putih

Meski sekilas terlihat sama, ternyata minyak kayu putih dan minyak telon berbeda, lho. Penasaran apa saja itu?

Komposisi

Perbedaan utama minyak telon dan minyak kayu putih terletak pada komposisinya. Umumnya minyak telon terbuat dari campuran minyak kelapa, minyak adas (Oleum foeniculi), serta minyak Eucalyptus dengan kadar yang berbeda-beda.

Sementara itu, minyak kayu putih terbuat dari hasil penyulingan daun dan ranting pohon kayu putih jenis Melaleuca leucadendra atau Melaleuca cajuputi.

Manfaat

Perbedaan kandungan dalam minyak kayu putih dan minyak telon juga memungkinkan adanya perbedaan khasiat di antara keduanya. Meski secara general sama, ada manfaat tertentu yang hanya bisa ditemukan pada minyak kayu putih dan tidak terdapat pada minyak telon. Begitu pun sebaliknya.

Kandungan eucalyptus dalam minyak kayu putih diketahui efektif merangsang produksi hormon serotonin yang dapat mengurangi rasa sakit dan memberikan rasa nyaman. Namun sekarang sudah banyak juga merek minyak telon yang diformulasi dengan kandungan bahan tertentu yang mirip dengan minyak kayu putih.

Jadi selain menghangatkan badan, baik minyak kayu putih maupun minyak telon juga bermanfaat untuk meredakan masuk angin dan perut kembung, mengatasi mual dan muntah, sakit perut, kepala pusing, gatal akibat gigitan serangga, dan bahkan mengusir nyamuk.

Aroma

Perbedaan paling kentara dari kedua produk minyak esensial ini adalah aroma dan sensasi ke kulit. Umumnya aroma minyak telon lebih kuat dibanding minyak kayu putih. Selain itu, sensasi hangat yang ditimbulkan juga berbeda.

Minyak kayu putih terasa lebih panas di kulit. Itulah mengapa minyak telon lebih cocok untuk bayi dan minyak kayu putih untuk balita atau orang dewasa.

Mengatasi Masuk Angin pada Anak dengan Minyak Kayu Putih

Masuk angin adalah keluhan kesehatan yang cukup sering dialami bayi maupun anak-anak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya aktivitas di luar rumah, saat bepergian jauh, atau karena perubahan cuaca.

Nah, minyak telon atau minyak kayu putih bisa jadi alternatif bagus daripada harus mengonsumsi obat yang bisa menyebabkan ketergantungan. Cukup oleskan minyak kayu putih/telon Konicare ke perut, punggung, dan bagian tubuh lain yang dirasa perlu sambil dipijat pelan-pelan. Sensasi hangatnya akan membuat tubuh relaks dan bebas masuk angin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *