Share this:
https://unsplash.com

Tanda hamil yang paling umum terjadi yakni terlambat datang bulan. Tanda-tanda kehamilan ini muncul biasanya saat usia kehamilan dua minggu. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan hormon setelah sel telur dibuahi. Ingin tahu tanda dan ciri-ciri kehamilan lainnya? Baca artikel ini terus ya, Sobat Sehat!

Tanda Hamil yang Perlu Diketahui

Beberapa tanda-tanda kehamilan berikut perlu diketahui bagi pasangan suami istri agar dapat menjaga kehamilan serta memenuhi nutrisi di masa awal kehamilan.

1. Adanya perubahan pada payudara

Umumnya saat kehamilan terjadi, payudara akan membesar karena adanya peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron. Payudara juga terasa semakin lembut, sehingga menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi serta akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang.

Ciri kehamilan lainnya yakni bentuk puting yang semakin membesar disertai warna yang semakin gelap, terkadang disertai dengan rasa gatal. Pembuluh vena pada area payudara pun semakin terlihat akibat penegangan yang terjadi pada payudara.

Selain tanda-tanda di atas, terjadi juga aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen) yakni hormon yang diproduksi oleh tubuh saat ibu hamil mempersiapkan ASI bagi bayi ketika terlahir ke dunia.

2. Keluarnya flek atau bercak darah

flek saat hamil
https://www.freepik.com

Bercak atau perdarahan yang keluar dari vagina merupakan salah satu tanda awal kehamilan, yang dikenal sebagai perdarahan implantasi (implantasi bleeding). Implantasi ini terjadi saat telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim yakni sekitar 8-14 hari setelah pembuahan (ovulasi). Biasanya kondisi ini berlangsung dalam durasi yang singkat dan terjadi di waktu yang sama saat menstruasi. Itu sebabnya perdarahan ini sering diartikan darah menstruasi. Namun perdarahan implantasi biasanya jauh lebih ringan dari perdarahan menstruasi.

3. Nyeri perut

Biasanya bercak darah yang keluar pada awal kehamilan disertai dengan adanya nyeri atau kram perut. Nyeri akan terasa teratur dan akan terus berlanjut hingga kehamilan trimester kedua dimana letak uterus berada di tengah dan disangga oleh panggul. Kram perut juga kerap kali membingungkan karena hampir mirip dengan gejala PMS.

4. Mual dan muntah (Morning sickness)

Umumnya pada awal kehamilan atau 3 minggu setelah pembuahan, akan terjadi mual dengan atau tanpa muntah yang biasa disebut Morning sickness. Meski dinamakan demikian, nyatanya mual dapat terjadi sepanjang hari baik siang maupun malam hari. Penyebab mual selama hamil biasanya dipicu oleh peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) pada aliran darah dan saluran air kencing. Mual dan muntah juga dapat disebabkan oleh aroma atau wewangian tertentu lainnya yang menyengat.

Rasa mual dan muntah sebagai tanda awal kehamilan akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Namun jika mual masih dirasakan pada kehamilan trimester kedua, sebaiknya konsultasikan dengan dokter karena dapat mengganggu kehamilan.

Sebagai informasi, adanya peningkatan hormon HCG pada air kencing tersebut yang digunakan sebagai media untuk mengecek kehamilan dengan test pack.
Peningkatan hormon ini mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut serta menimbulkan rasa mual.

5. Sering kencing atau buang air kecil (Frequent urination)

Setelah terlambatnya menstruasi satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan karena janin yang tumbuh dan berkembang di rahim menekan kandung kemih sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah.

Selain itu juga, kandung kemih saat hamil lebih cepat dipenuhi oleh urine sehingga keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Hormon kehamilan juga menyebabkan peningkatan rasa ingin buang air kecil.

Meski buang air kecil akan lebih sering, jangan sampai membatasi atau menahannya ya, Sobat Sehat! Kamu juga harus meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh untuk menghindari terjadinya dehidrasi.

6. Pusing dan sakit kepala (Headaches)

Ciri awal kehamilan berikutnya yakni sering merasa pusing dan sakit kepala. Rasa pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik, yaitu :

  • Rasa lelah
  • Mual
  • Lapar
  • Tekanan darah rendah
  • Perasaan tegang dan depresi

Selain beberapa hal diatas, penyebab lain terjadinya pusing dan sakit kepala pada kehamilan adalah melebarnya pembuluh darah. Akibatnya, Sobat Sehat mungkin akan sering merasa pusing dan sakit kepala saat berubah posisi

7. Lelah dan ngantuk yang berlebih (Fatigue)

tanda hamil
https://unsplash.com

Rasa lelah menduduki peringkat tertinggi dari gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan, tingkat hormon progesteron meningkat. Hal inilah yang dapat membuat Sobat Sehat mengantuk. Selain itu juga, lelah dan mengantuk dapat disebabkan karena bertambahnya kinerja beberapa organ vital seperti ginjal, jantung dan paru-paru.

Organ-organ vital tersebut tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan sang ibu saja, tetapi juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kondisi perut yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu hamil.

8. Sembelit

Tanda awal hamil lainnya yang jarang disadari adalah sembelit. Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesteron. Perubahan hormon dapat memperlambat kerja sistem pencernaan dengan mengendurkan otot-otot rahim, yang berdampak pada mengendurkan otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun hal ini memberikan keuntungan bagi ibu hamil karena penyerapan nutrisi menjadi lebih baik.

9. Sering meludah (hipersalivasi)

Seringnya meludah menjadi ciri kehamilan akibat pengaruh dari perubahan hormon estrogen. Tanda ini akan terjadi pada trimester pertama dan akan hilang saat kehamilan memasuki trimester kedua.

10. Naiknya temperatur basal tubuh

Saat ovulasi atau pembuahan terjadi, suhu basal tubuh atau suhu tubuh ibu hamil akan meningkat dan akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Namun gejala ini tak selalu berarti hamil, karena naiknya suhu tubuh dapat berarti Sobat Sehat akan sakit atau akan menstruasi.

11. Tanda hamil, hilangnya nafsu makan

Beberapa dari Sobat Sehat mendadak akan tidak menyukai beberapa makanan hingga hilangnya nafsu makan. Mengidam atau keinginan untuk makan makanan tertentu dapat terjadi juga akibat perubahan hormon.

12. Perubahan mood

ciri-ciri kehamilan
https://www.pexels.com

Jumlah hormon yang meningkat di awal kehamilan dapat membuat Sobat Sehat menjadi emosional dan cengeng. Perubahan suasana hati ini merupakan hal yang wajar di masa awal kehamilan.

Tanda hamil (pregnancy symptoms) yang telah disebutkan di atas hanya bersifat pribadi. Tidak semua perempuan memiliki cici-ciri kehamilan sesuai dengan penjelasan tersebut. Apabila Sobat Sehat telat datang bulan serta mengalami beberapa gejala di atas, cobalah untuk melakukan tes kehamilan di rumah dengan test pack yang dapat dibeli secara online di K24Klik.com. Apabila hasil pada alat cek kehamilan positif, kunjungi dokter spesialis kandungan untuk melakukan pemeriksaan. Semakin cepat kehamilan diketahui, maka Sobat Sehat dapat memulai perawatan prenatal dengan memenuhi asupan nutrisi sedini mungkin.

Sumber : dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *