Nastya Zhidkova
Share this:

Nastya Zhidkova, Seorang Model Albinisme

Nastya Zhidkova

Siapa sangka model cantik ini adalah seorang albinisme (pengidap kelainan albino). Wanita yang berasal dari Ukraina ini bernama Nastya Zhidkova. Mengidap kelainan albino sejak lahir dan sering diejek dengan sebutan “si muka pucat” oleh teman-temannya.

Nastya memiliki rambut berwarna platinum, bulu mata putih, mata yang tampak aneh dengan irisnya tampak berwarna pink muda dan ungu, serta kulit tubuhnya hampir tidak berwarna. Tidak mau terpuruk oleh keadaannya, Nastya berusaha membuat kekurangannya itu menjadi sebuah kelebihan. Tubuhnya yang mengalami kelainan albino itu justru membuatnya nampak seperti seorang peri. Dia bangkit dari semua tekanan dan menjadi model albinisme yang paling terkenal.

Nastya Zhidkova

Apa itu Albinisme yang diidap Nastya Zhidkova?

Albinisme merupakan suatu kelainan genetik langka yang diwariskan secara turun-temurun dan tidak dapat disembuhkan seumur hidup. Seseorang dengan albinisme memiliki kelainan pada produksi melanin yang menyebabkan penderitanya kekurangan melanin atau sama sekali tidak memiliki pigmen tersebut. Ada 2 jenis albinisme yang mungkin dialami oleh seseorang, yaitu :

  1. Albinisme Okular (OCA), jenis albimisme yang hanya mempengaruhi warna mata dan ketajaman indera penglihatan penderitanya.
  2. Albinisme Okulokutaneus (OA), jenis albinisme yang mempengaruhi mata, rambut, dan kulit pengidapnya.

Apa Sajakah Ciri-ciri Albinisme seperti Nastya Zhidkova?

Tidak semua kulit dan rambut penderita albinisme berwarna putih seperti Nastya Zhidkova. Warna kulit dan rambut mereka bisa berbeda-beda, tergantung pada jumlah melanin yang mampu dihasilkan oleh tubuh masing-masing penderitanya. Ada 4 tipe Albinisme, dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Tipe 1 : Penderita albinisme tipe 1 memiliki rambut berwarna putih, dengan kulit sangat pucat, dan iris mata berwarna terang.
  2. Tipe 2 : Penderita albinisme tipe 2 memiliki kulit berwarna putih krem. Sedangkan rambutnya bisa saja berwarna kuning muda, pirang, atau coklat muda.
  3. Tipe 3 : Albinisme tipe ini biasanya menyerang orang berkulit hitam atau gelap. Penderita albinisme tipe 3 memiliki warna kulit cokelat kemerahan, rambut berwarna merah, dan iris mata berwarna cokelat hazel atau cokelat.
  4. Tipe 4 : Penderita albinisme tipe ini memiliki ciri-ciri yang hampir mirip dengan albinisme tipe 2

Kelainan Medis seorang Albinisme seperti Nastya Zhidkova

Selain memiliki warna kulit, rambut, dan iris mata yang berbeda dari orang normal kebanyakan, seorang dengan Albinisme juga memiliki beberapa masalah kesehatan lainnya. Berikut gangguan kesehatan yang dialami oleh seorang dengan Albinisme :

1. Seorang albinisme berisiko terkena kanker kulit.

Melanin merupakan zat yang melindungi kulit dari sinar UV (ultraviolet) yang ada pada sinar matahari. sehingga kekurangan pigmen melanin seperti pada penderita albinisme akan mengakibatkan kulitnya mudah terbakar jika terpapar sinar matahari secara langsung. Penderita albinisme perlu mengenakan baju berlengan panjang, topi, dan tabir surya ketika hendak beraktivitas di luar ruangan.

2. Seorang albinisme rentan mengalami gangguan penglihatan.

Kurangnya pigmen melanin tidak hanya mempengaruhi warna iris seorang albinisme, tapi juga menyebabkan gangguan penglihatan. Selain menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, seorang albinisme bisa mengalami rabun dekat, rabun jauh, astigmatisme, juling, dan nigtamus (gerakan bola mata tanpa kontrol dari sisi ke sisi).

Pengobatan Albinisme seperti Nastya Zhidkova

Hingga saat ini tidak ada tindakan medis maupun obat yang dapat menyembuhkan albinisme. Pengobatan dan perawatan yang dilakukan lebih ditujukan untuk mengatasi kelainan penglihatan penderita dan melindungi kulit mereka. Seorang penderita albinisme perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahunnya untuk mengontrol kondisi tubuh mereka dari kemungkinan-kemungkinan gangguan kesehatan lainnya yang mungkin terjadi.

Namun, meski memiliki banyak kondisi yang memerlukan perhatian khusus, tentu saja kondisi tersebut tidak mencegah penderitanya untuk menjalani kehidupan secara normal seperti yang dilakukan Nastya Zhidkova. (Dev/Win)

 

sumber : darkbeautymag.com, hellosehat, alodokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *