Share this:

Menjaga Kandungan dengan Panduan Olahraga selama Hamil

menjaga kandungan
https://www.nutritionalcleansing.co.nz

Sobat Sehat tidak perlu menghentikan rutinitas olahraga ketika merencanakan kehamilan, karena kegiatan ini baik untuk menjaga kandungan. Akan tetapi, karena tekanan yang semakin besar pada tubuh, ibu hamil harus mengendalikan intensitas olahraga, agar tidak mengganggu kesehatan janin atau meningkatkan risiko keguguran.

Menjaga Kandungan, Tips Tetap Sehat saat Berolahraga

Ketika menyiapkan program olahraga selama hamil, ada beberapa hal yang harus Sobat Sehat perhatikan untuk menjaga kondisi kandungan, yaitu:

  • Sesuaikan dengan kondisi tubuh

Kondisi setiap wanita hamil tidak bisa disamakan. Sobat Sehat harus mewaspadai setiap tanda-tanda yang diberikan tubuh saat berolahraga, misalnya rasa lelah, nyeri, atau mual. Sesuaikan pilihan olahraga dengan kondisi pribadi.

  • Hindari berolahraga hingga kehabisan napas

Wanita yang sedang hamil “bernapas” untuk dua orang. Pastikan untuk menghindari olahraga berlebih sampai kehabisan napas. Hal ini bukan hanya berdampak buruk bagi tubuh, tetapi juga memberi sinyal bahwa janin tidak mendapat oksigen sebanyak yang dibutuhkannya.

  • Jangan ragu beristirahat

Wanita yang terbiasa bersifat kompetitif saat berolahraga mungkin merasa malu saat harus beristirahat lebih sering dari biasanya. Akan tetapi, Sobat Sehat tidak perlu ragu untuk beristirahat dan minum air saat sudah mencapai batas kekuatan. Lebih baik mengorbankan gengsi ketimbang membahayakan kondisi janin.

  • Hindari berolahraga saat panas

Wanita hamil biasanya sulit mengontrol perubahan suhu tubuh, sehingga olahraga saat panas sebaiknya dihindari. Pilih kegiatan yang bisa dilakukan di kolam renang atau ruang tertutup, misalnya yoga, Pilates, dan olahraga ringan dengan mesin.

  • Hindari rute yang terlalu menantang
menjaga kandungan
http://www.caribbeanfit.com/

Jika Sobat Sehat melakukan kegiatan di luar ruangan seperti lari, jalan kaki, atau bersepeda, hindari rute berbatu, kasar, atau yang terlalu menanjak. Selain berisiko, medan seperti ini kurang baik untuk sendi, karena sendi wanita hamil cenderung sedikit melemah.

  • Batasi olahraga angkat beban

Wanita hamil boleh melakukan olahraga angkat beban dengan batas-batas tertentu. Fokuslah pada penambahan kekuatan di tubuh bagian atas, terutama bahu, lengan, serta dada, dan gunakan beban ringan. Hindari mengangkat beban hingga ke atas kepala, atau yang menimbulkan tekanan pada punggung bawah.

Jangan lupa melakukan pemanasan serta peregangan yang memadai, sebelum maupun sesudah olahraga. Kenakan juga penyangga siku dan lutut untuk menghindari cedera sendi, dan pastikan ada orang yang bisa dimintai tolong atau dihubungi jika terjadi sesuatu.

Menjaga Kandungan, Tips Menentukan Program Olahraga

Sobat Sehat yang ingin berolahraga selama hamil wajib menemui dokter kandungan untuk merencanakan program. Dokter mungkin akan memeriksa kondisi tubuh, riwayat penyakit, serta gejala-gejala kehamilan yang muncul, sebelum menyarankan jenis olahraga yang bisa dilakukan. Sobat Sehat juga bisa mencari informasi tentang studio khusus yang menyediakan program latihan untuk ibu hamil.

Berolahraga saat hamil bukan masalah besar, tetapi pastikan Sobat Sehat menjaga kandungan agar tetap aman selama beraktivitas. Jangan lupa mencari informasi lebih lanjut tentang kehamilan di K24Klik.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *