Share this:

Kosmetik Palsu! Cek Komposisi dan Nomor BPOM sebelum Membelinya

kosmetik palsu
https://www.freepik.com

Tak hanya untuk mempercantik diri, kosmetik juga sering digunakan dengan tujuan pengobatan seperti, mengobati jerawat, melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, menghidrasi dan menutrisi kulit serta melawan tanda-tanda penuaan. Karena kebutuhan-kebutuhan tersebut tak jarang produsen nakal memanfaatkannya untuk memproduksi kosmetik palsu. Yuk, cari tahu tips aman memilih dan menggunakan kosmetik dengan benar.

Kosmetik Palsu, Begini Tips Aman Memilih Kosmetik

Banyaknya kosmetik palsu yang beredar di pasaran mengharuskan para wanita untuk lebih selektif lagi dalam memilih kosmetik. Terutama kosmetik yang dibeli secara online. Banyak krim-krim yang disediakan dijual tanpa melalui konsultasi langsung dengan dokter, serta mencatut nama dokter meski krim tersebut tidak dibuat oleh dokter tersebut. Berikut beberapa tips yang dapat kamu ikuti untuk memilih kosmetik yang aman :

  • Pastikan kosmetik yang kamu beli memiliki nomor BPOM yang benar dan terdaftar di website resmi BPOM.
  • Lakukan tes alergi dengan mengoleskannya di belakang telinga
  • Perhatikan komposisi produk kosmetik (tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya)
  • Khusus untuk krim yang diberikan dari dokter, tanyakan komposisi bahan aktif krim pada dokter yang meresepkan.

Bahan-bahan Berbahaya dalam Kosmetik

Selain mengecek nomor BPOM pada kosmetik yang kamu beli, kamu juga perlu melihat komposisi bahan aktif yang digunakan untuk membuat kosmetik tersebut. Hindari kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya berikut ini:

  1. Merkuri
    Biasanya merkuri ditambahkan pada eye shadow, perona wajah dan bedak sebagai pengawet. Bahan ini juga digunakan untuk krim pemutih kulit. Jika terserap ke dalam tubuh, merkuri dapat menyebabkan kerusakan otak dan syaraf, penyait ginjal, penyakit paru-paru, kerusakan sistem kekebalan tubuh dan saluran cerna.
  2. Formalin
    Nomor BPOMhttps://www.pexels.com

    Formalin umumnya digunakan untuk mengawetkan jenazah. Zat ini bersifat karsinogen atau memicu kanker. Beberapa produk yang biasanya mengandung formasi seperti, cat kuku, gel rambut, lem bulu mata, sabun mandi, sampo bayi, atau produk pelurus rambut. Seringnya tubuh terpapar formalin dapat menyebabkan tenggorokan sakit, batuk, mata terasa gatal mimisan hingga yang terparah yakni terserang kanker.
  3. Phthalates
    Phthalates merupakan bahan kimia yang terdiri atas diethylphthalate (DEP), dimethylphthalate (DMP), dan dibutylphthalate (DBP). Zat ini sering ditemui pada cat kuku, sampo, parfum, sabun, losion, dan hair spray. Hindari penggunaan produk yang mungkin terkandung zat ini pada saat hamil karena dapat menigkatkan risiko keguguran dan diabetes gestasional.
  4. Timbal
    Timbal merupakan logam beracun yang dapat memicu terjadinya kanker dan gangguan pada sistem saraf. Logam ini umunya terdapat pada lipstik. Jauhkan produk yang diduga mengandung logam ini dari anak-anak karena merupakan racun yang berbahaya.

Beberapa bahan berbahaya lainnya di dalam kosmetik yang juga dapat berisiko menimbulkan dampak buruk pada kesehatan yakni kloroform, triclosan, vinyl chloride, bithiniol, dan methylene chloride.

Tips Gunakan Kosmetik dengan Baik

Selain menghindari bahan dasar kosmetik yang dapat membahayakan kesehatanmu. Yuk ikuti tips penggunaan kosmetik yang baik dan aman berikut:

  • Cuci tangan hingga bersih saat menggunakan kosmetik, terutama bila diperlukan memasukkan jari ke dalam wadah kosmetik
  • Jagalah kosmetik, contohnya maskara tidak ditambahkan air atau liur karena dapat mengundang bakteri
  • Setelah menggunakan kosmetik, simpan dengan baik di tempat yang sejuk dan kering, karena tempatyang hangat dan lembab dapat membuat pertumbuhan mikroorganisme.
  • Hindari mewarnai bulu mata secara permanen karena dapat menyebabkan kerusakan pada mata
  • Jangan menggunakan kosmetik yang disimpan terlalu lama
  • Jangan berbagi atau saling meminjampak kosmetik pada orang lain
  • Sebelum tidur, bersihkan wajah dari make up yang menempel.

Pilihlah kosmetik yang sesuai dengan jenis kulitmu. Perhatikan informasi yang tertera pada kemasan seperti komposisi dan tanggal kadaluarsa serta petunjuk penyimpanan. Jangan terpikat pada produk yang dijual dengan harga murah dan diendors oleh artis sebelum mengetahui keamanan produk tersebut. Telitilah membeli agar terhindar dari kosmetik palsu.

 

Sumber : dari berbagai sumber.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *