Share this:

Gejala lupus yang terjadi dapat berbeda pada setiap orang. Gejala lupus ringan dan terkontrol, tidak akan mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan komplikasi. Namun pada beberapa orang lainya, lupus dapat mengakibatkan komplikasi yang serius. Simak baik-baik komplikasi penyakit lupus yang dapat terjadi, hanya di artikel ini!

Komplikasi Penyakit Lupus dengan Penyakit Lain

Lupus (systemic lupus erythematosus/SLE) merupakan penyakit autoimun, dimana sistem imun tubuh menjadi hiperaktif dan cenderung menyerang sel tubuh sendiri. Pada beberapa orang lupus dapat mengakibatkan komplikasi yang dapat mengancam nyawa.

Berikut jenis komplikasi lupus yang dapat terjadi:

Penyakit Kardiovaskuler

SLE atau lupus dapat menyebabkan peradangan pada jantung, pembuluh darah dan selaput jantung. Komplikasi yang dapat terjadi yakni pembekuan darah dan aterosklerosis yang mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Lupus Nefritis

SLE dapat menyebabkan peradangan pada ginjal yang berpotensi menyebabkan penyakit pada ginjal yang lebih serius seperti gagal ginjal sehingga memerlukan cuci darah.

Sel Darah

Komplikasi ini dapat menimbulkan anemia dan peningkatan risiko perdarahan atau sebaliknya yakni pembekuan darah.

Kehamilan

Pada kehamilan, komplikasi lupus meliputi preeklamsia, kelahiran prematur, dan keguguran. Dokter umumnya akan menyarankan untuk menunda kehamilan hingga penyakit terkontrol.

Komplikasi pada Otak

Apabila telah menyerang otak, penderita akan merasakan sakit kepala, pusing, perubahan perilaku, halusinasi, bahkan kejang dan stroke hingga gangguan memori.

Komplikasi Lainnya

  • Infeksi, yakni infeksi saluran kemih dan infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.
  • Kematian jaringan tulang. Komplikasi ini terjadi karena aliran darah ke jaringan tulang berkurang, sehingga menyebabkan kerusakan pada tulang.

Perubahan Gaya Hidup yang perlu Dilakukan oleh Penderita Lupus

lupus, world lupus day
https://www.freepik.com

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penderita lupus dalam menjaga pola hidup sehat:

  • Mengkonsumsi makanan sehat bernutrisi seimbang. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi ialah buah-buahan, sayur dan gandum.
  • Istirahat yang cukup. Penderita lupus umunya sering mengalami kelelahan yang menetap, sehingga dibutuhkan istirahat atau tidur yang cukup.
  • Rutin berolahraga. Olahraga rutin dipercaya dapat membantu penyembuhan lupus dalam fase aktif, menurunkan risiko serangan jantung, membantu mencegah depresi serta menjaga kesehatan fisik secara umum.
  • Kontrol ke dokter secara rutin. Dengan rutin kontrol ke dokter penyakit lupus dapat terpantau serta mencegah terjadinya komplikasi.
  • Berhenti merokok. Menurut penelitian, tembakau diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit lupus.

Nah Sobat Sehat, itu tadi beberapa komplikasi penyakit lupus yang dapat terjadi. Rutin berkonsultasi dengan dokter dapat membuat lupus lebih terpantau dan menghindari terjadinya komplikasi lupus.

Sumber : dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *