Share this:

Beredar Berita tentang Kantong Teh Berbahaya, Hoax atau Fakta?

kantong teh berbahaya

Belakangan ini beredar berita mengenai bahaya menyelupkan teh lebih dari 3 menit. Ini disebabkan adanya kandungan zat klorin dalam kantong kertas teh celup yang hampir sama dengan racun serangga.

Benarkah berita tentang kantong teh berbahaya tersebut?

Berikut klarifikasi dari BPOM:

  1. Kantong teh celup umumnya terbuat dari kertas dan plastik.
  2. Kantong teh celup terbuat dari kertas biasanya berupa jenis kraft dilapisi plastik polietilen yang berfungsi dalam perekatan panas. Industri kertas untuk kemasan pangan sudah tidak menggunakan senyawa klorin sebagai pemutih dan syarat ini sertakan pada saat permohonan penilaian keamanan produk.
  3. Polietilen yang digunakan sebagai fungsi perekatan tidak meleleh pada suhu titik didih air, hal ini terlihat saat kantong kertas teh celup tidak terbuka saat diseduh dengan air panas.
  4. Selain kantong kertas, kantong plastik teh celup juga terbuat dari plastik jenis nilon, polietilen terefltalat (PET) atau asam polilaktat (PLA).
  5. Teh celup yang terdaftar di Badan POM telah melalui evaluasi penilaian keamanan pangan termasuk penilaian keamanan kemasannya (kantong teh celup).
  6. Penilaian keamanan kantong teh celup juga mensyaratkan pemenuhan terhadap batas migrasi baik yang berbahan kertas maupun plastik yang tercantum dalam Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan.
  7. Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM senantiasa terus melakukan pengawasan terhadap produk yang kemungkinan tidak memenuhi syarat.
Selain berita tentang kantong teh berbahaya di atas, berikut fakta tentang teh yang perlu sobat sehat ketahui :

Mengapa Minum Obat dengan Teh Tidak Dianjurkan?

Sebagian orang umumnya lebih menyukai minum obat dengan teh untuk mempermudah menelan dan mengurangi rasa pahit yang ada pada obat. Namun kebiasaan tersebut merupakan hal yang keliru. Karena ternyata kandungan teh seperti tanin dan kafein dapat mengurangi efektivitas obat sehingga mengakibatkan khasiat dari obat berkurang.

Berikut jenis obat yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan teh:

  1. Anti hipertensi.
  2. Pil kontrasepsi.
  3. Golongan obat depresi dan penyakit jantung.
  4. Adenosine.
  5. Antibiotik.
  6. Clozapin.
  7. Ephedrine.
  8. Obat untuk menangani diabetes.
  9. Pengencer darah dan aspirin.
  10. Obat kemoterapi.

Nah sobat sehat, sudah mengetahui kan, kalau berita kantong teh berbahaya karena mengandung klorin itu tidak benar. Dan ingat, dianjurkan untuk tidak menggunakan teh saat minum obat, khususnya obat-obat diatas.

Sumber: Dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *