Share this:

Apa Dampak Negatif Kebakaran Hutan?

Artikel terkait :

Indonesia Darurat Asap

Indonesia Darurat Asap bagian 3

Berikut beberapa efek negatif bagi kesehatan yang ditimbulkan akibat asap kebakaran hutan :

  1. Kabut asap yang terhirup, dapat menyebabkan iritasi lokal atau setempat pada selaput lendir hidung, mulut, dan tenggorokan.
  2. Asap kebakaran juga dapat menimbulkan keluhan gatal, mata berair, peradangan, dan infeksi yang memberat, saat kontak langsung dengan mata dan kulit.
  3. Asap kebakaran yang terhirup dapat memperburuk asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik dan PPOK. Asap kebakaran yang masuk ke dalam saluran pernafasan akan mempengaruhi kerja paru, sehingga paru-paru menjadi mudah lelah dan mengalami kesulitan bernafas.Korban-Asap-Kebakaran-Riau_ok
  4. Kemampuan paru dan saluran pernafasan dalam mengatasi infeksi menjadi berkurang, sehingga infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) lebih mudah terjadi.
  5. Bahan polutan dalam asap kebakaran hutan yang jatuh ke permukaan bumi, dapat menjadi sumber polutan dalam sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi. Kalau kemudian air dan makanan terkontaminasi tersebut dikonsumsi oleh masyarakat, maka bukan tidak mungkin dapat menimbulkan gangguan saluran cerna dan penyakit lainnya.
  6. Tidak hanya berdampak bagi kesehatan manusia, asap kebakaran juga berdampak bagi kesehatan satwa penghuni hutan dan mengancam kelangsungan hidup mereka, serta merusak ekosistem.

asap dan orang utan

Selain berdampak negatif bagi kesehatan, asap kebakaran hutan juga berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi negara, seperti :

  • Terganggunya aktivitas manusia akibat kebakaran hutan, sehingga mempengaruhi produktivitas dan penghasilan.
  • Hilangnya sejumlah mata pencaharian masyarakat di dan sekitar hutan. Selain itu, bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari mengolah hasil hutan, dengan terbakarnya hutan berarti hilang pula area kerja (mata pencahariannya).
  • Anggara negara membengkak. Setiap tahunnya diperlukan biaya yang besar untuk menangani kebakaran hutan. Untuk merehabilitasi hutan yang terbakar, mengatasi masalah kesehatan masyarakat sebagai akibat dari kebakaran hutan, serta penanganan bencana alam lainnya, dana yang dikeluarkan diambil dari kas negara.
  • Menurunnya devisa negara. Hutan telah menjadi salah satu sumber devisa negara, baik dari kayu maupun produk-produk non kayu lainnya, termasuk pariwisata. Dengan terbakarnya hutan, sumber devisa akan musnah. Menurunnya produktivitas akibat kebakaran hutan pun akan berpengaruh kepada devisa negara.
  • Terganggunya jalinan kerjasama dan hubungan baik antara negara Indonesia dengan negara tetangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *