Share this:

Beli Antibiotik Harus dengan Resep, Mengapa?

beli antibiotik
https://www.freepik.com

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter semakin sering dilakukan masyarakat. Padahal antibiotik sendiri merupakan obat golongan keras yang seharusnya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Sebenarnya apa saja bahaya yang akan terjadi jika seseorang mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dokter? Yuk simak terus artikel ini hingga usai ya!

Kesepakatan Perangkat Kesehatan Mengenai Pembelian Antibiotik

BPOM bersama dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) dan IAI saat ini sedang menggalakan penyuluhan terkait bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) sebagai organisasi yang menaungi apoteker merasa perlu melakukan tindakan konkrit untuk mengurangi penyalahgunaan antibiotik. Mereka pun membuat kesepakatan untuk tidak menjual antibiotik bila pasien tidak dapat menunjukkan resep asli dari dokter untuk keluhan penyakitnya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan jumlah korban yang mengalami efek samping serta resistensi dari penggunaan antibiotik yang tidak sesuai.

Beli Antibiotik Tanpa Resep Dokter, Ini Bahayanya!

Tanpa disadari ada banyak efek buruk yang dapat terjadi jika kamu beli antibiotik dan menggunakannya tanpa melalui pemeriksaan dengan dokter. Berikut bahaya yang dapat terjadi:

1. Kinerja otak dapat dipengaruhi

Tak hanya efektif dalam menekan dan membunuh bakteri penyebab sakit. Antibiotik juga dapat mempengaruhi kondisi otak seseorang. Berdasarkan hasil studi pada Journal of Clinical Psycology, antibiotik dapat meningkatkan risiko kecemasan dan depresi lebih tinggi meski hanya oleh satu jenis antibiotik.

2. Dapat Memicu kegemukan

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity mengungkapkan bahwa pemakaian antibiotik pada anak-anak dapat mempengaruhi naiknya bobot tubuh. Hal tersebut terjadi tak hanya saat mengkonsumsi antibiotik namun hingga anak tumbuh dewasa. Tentunya ini akan berpengaruh juga pada risiko terjadinya obesitas yang diikuti dengan diabetes.

Ini juga menjelaskan sebab mengapa peternak menambahkan antibiotik pada makanan hewan ternaknya. Karena antibiotik dapat menggemukkan sapi dan ayam ternak mereka sebelum pemotongan.

3. Gangguan pada usus

Obat dengan kandungan antibiotik terbukti efektif dalam membunuh bakteri. Oleh karenanya penggunaan yang tidak sesuai, membuat bakteri baik yang ada dalam tubuh ikut terbunuh.

Hasil penelitian pada The American Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi lebih dari 3 antibiotik dalam 5 tahun, 1,5 kali lebih berisiko mengalami penyakit Crohn (peradangan pada sistem pencernaan). Tak hanya itu, kondisi lainya yang dapat terjadi yakni iritasi pencernaan dan ulcerative colitis (radang usus besar).

4. Penyakit yang semakin memburuk

Penggunaan antibiotik tanpe resep dapat memperburuk penyakitmu. Mengapa? Karena mungkin saja kamu salah menentukan dosis bahkan tidak mengerti aturan pemakaian yang akhirnya dapat memperburuk kondisimu.

5. Terjadinya resistensi antibiotik (bakteri penyakit menjadi kebal)

resistensi bakteri
https://www.freepik.com

Bahaya lain beli antibiotik dan menggunakannya tanpa resep dokter adalah mengalami resisitensi antibiotik atau kebalnya bakteri penyakit karena terlalu seringnya penggunaan antibiotik.

Dosis dan aturan pemakaian yang kamu gunakan umunya tidak sesuai dengan seharusnya. Hal tersebut justru memuat tubuh lebih kebal dan resisten terhadap antibiotik. Pemeriksaan dibutuhkan untuk menentukan secara pasti jenis serta detail bakteri yang menyebabkan penyakit agar antibiotik dapat diberikan sesuai dengan jenis bakteri tersebut.

Kesalahan pemilihan jenis antibiotik membuat bakteri akan bertahan hidup di dalam tubuh karena obat yang dikonsumsi tidak sesuai sehingga tidak bereaksi apa-apa.

6. Terjadi reaksi alergi

Alergi merupakan bahaya yang sangat sering terjadi dari penggunaan antibiotik yang tidak sesuai. Jika jenis antibiotik yang digunakan tidak memberikan manfaat maka tubuh akan sulit untuk mentoleransi obat tersebut sehingga malah menimbulkan reaksi alergi.

Reaksi alergi yang umumnya muncul seperti :

  • Pembengkakan pada lidah dan wajah
  • Timbul ruam pada kulit
  • Kesulitan bernafas.

Itu sebabnya konsultasi dengan dokter sangat dibutuhkan bagi kamu yang memiliki riwayat alergi. Dokter mungkin akan memberikan jenis antibiotik lainnya yang tidak menimbulkan reaksi alergi.

Info Penting Mengenai Antibiotik

Sobat Sehat yang tak kalah penting untuk kamu ketahui tentang antibiotik adalah:

  • Jangan menggunakan antibiotik yang sama dengan orang lain meskipun sakit yang diderita terlihat sama, karena bisa saja penyebab sakit tersebut berbeda.
  • Jangan menggunakan antibiotik karena dulu pernah menggunakannya saat mengalami keluhan sakit yang sama, karena bisa saja penyakit yang sekarang berbeda dan membutuhkan antibiotik golongan lainnya.

Yang perlu diingat yaitu beli antibiotik dan mengkonsumsinya harus melalui konsultasi dan resep dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat hanya akan mengakibatkan kerugian seperti efek samping, pengeluaran biaya yang sia-sia serta resistensi yang dapat menyebabkan infeksi parah di kemudian hari. Yuk Sobat Sehat bijak menggunakan antibiotik!

 

Sumber : dari berbagai sumber.

Bagikan & sehatkan dunia : <br/>Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on Google+
Google+
Pin on Pinterest
Pinterest
Email this to someone
email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*