Share this:

Bau Mulut Tak Sedap, Penyebab hingga Cara Mengatasinya

bau mulut tak sedap
http://www.pakdentistryny.com/

Bau mulut tak sedap bukan hanya perkara belum atau sudah menyikat gigi, melainkan bisa menjadi tanda penyakit gigi dan mulut. Maka, telusuri penyebab bau mulut, untuk mengetahui cara mengatasinya.

Kendati bukan persoalan darurat yang mengancam kesehatan, bau mulut memiliki dampak yang tak kalah signifikan. Bau mulut bisa mengurangi rasa percaya diri, mengganggu interaksi personal, dan perlahan, mengusik Anda secara psikologis. Terlebih, 80% kondisi bau mulut merupakan tanda-tanda serius yang mengindiksikan masalah kesehatan gigi dan mulut.

Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Faktor paling ringan yang menyebabkan bau tertentu pada mulut, yaitu konsumsi makanan, terutama yang memiliki aroma tajam, seperti bawang, durian, jengkol, atau petai. Apabila Anda tidak segera sikat gigi atau menggunakan benang gigi segera setelah makan, sisa makanan akan mengendap di gigi, hingga mengakibatkan pertumbuhan bakteri pada gigi, lidah, maupun gusi. Kondisi inilah yang lantas menimbulkan bau tidak sedap dari mulut.

Selain itu, terdapat faktor-faktor lebih serius yang bisa memengaruhi bau mulut, antara lain:

  • Penyakit atau masalah kesehatan gastrointestinal (perut, lambung, dan usus), seperti infeksi H. pylori pada lapisan perut dan usus kecil, asam lambung, dan/atau GERD, ketika produksi asam lambung tinggi hingga naik ke kerongkongan.
  • Xerostomia, yaitu kondisi mulut yang menjadi kering karena penumpukan bakteri di rongga mulut mengganggu produksi air liur.
  • Penyakit gusi yang diakibatkan oleh penumpukan plak gigi. Kondisi ini terjadi karena bakteri yang tumbuh pada plak gigi, bisa menyebabkan peradangan yang berbahaya bagi gusi dan tulang rahang.
  • Mulut kering akibat penyakit yang mengganggu kelenjar air liur, seperti skleroderma atau sindrom Sj√∂gren.
  • Infeksi mulut berupa sariawan atau luka terbuka pasca cabut gigi.
  • Gigi berlubang, yang memicu pertumbuhan bakteri.
  • Peradangan kronis pada hidung, sinus, dan/atau tenggorokan.
  • Penyakit kanker atau gangguan metabolisme lainnya.

Namun, Anda perlu waspada. Bau mulut juga bisa terjadi akibat kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras. Penyakit yang lebih berbahaya seperti sinusitis, diabetes, gangguan hati, hingga bronkitis kronis, juga berpotensi menjadi faktor timbulnya aroma tidak sedap pada mulut Anda. Termasuk pula ketika Anda tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat penenang, penghilang nyeri, atau obat kemoterapi.

Maka, apabila Anda merasa bau mulut telah disertai gejala-gejala lain yang lebih serius, segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih dalam dan komprehensif. Sementara itu, ada baiknya Anda berupaya menghalau bau mulut dengan berbagai cara.

Cara Mengatasi dan Mencegah Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut tak sedap
http://www.iltalehti.fi/terveys

Kebersihan rongga mulut yang terdiri dari gigi, gusi, dan lidah, menjadi kunci untuk menghalau bau tidak sedap. Maka, beberapa cara sederhana bisa Anda terapkan untuk mengatasi dan mencegah timbulnya bau mulut, antara lain:

  1. Tidak merokok
  2. Menghindari konsumsi kopi secara berlebihan.
  3. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, saat pagi dan sore, dengan durasi minimal dua menit.
  4. Bersihkan gigi, beserta lidah, gusi, dan langit-langit rongga mulut, dengan pasta gigi berflouride.
  5. Ganti sikat gigi, setiap dua atau tiga bulan sekali.
  6. Berkumur dengan cairan antibakteri (mouthwash) dan gunakan benang gigi (dental floss) untuk menyingkirkan sisa makanan yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.
  7. Minum air putih yang cukup setiap hari, secara teratur.
  8. Mengunyah permen karet rendah gula, sehingga dapat menstimulasi kelenjar air liur.
  9. Hindari makanan dan/atau minuman beraroma tajam.
  10. Rutin mengonsumsi buah dan sayur, serta mengurangi konsumsi daging.
  11. Periksakan gigi ke dokter secara teratur, minimal setahun sekali.

Mengingat risiko bau mulut tak sedap bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja, maka sebaiknya Anda selalu mengantisipasi dan menghindari segala kebiasaan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap pada mulut Anda. Gunakan benang gigi dan cairan antibakteri seperti Listerine, Enkasari dan Minosep yang aman dan sesuai standar kesehatan. Anda bisa mendapatkannya di apotek yang kredibel dan terpercaya, seperti apotek K24Klik yang bisa memberi pelayanan online 24 jam.

Hindari bau mulut tidak sedap dengan rongga mulut yang sehat, dan jadikan hari-hari Anda lebih bersemangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *