Jangan Panik Ketika Anak Demam, Lakukan Hal Berikut!

Musim hujan terkadang membuat orang tua merasa khawatir dengan kondisi buah hati mereka. Perubahan cuaca yang tidak menentu memang membuat kondisi tubuh mudah merasa drop. Kondisi yang paling diwaspadai oleh orang tua adalah saat si kecil terserang panas. Banyak pikiran negatif yang muncul mengenai kemungkinan penyakit yang timbul saat suhu tubuh si kecil meninggi. Ditambah dengan si kecil kadang menjadi rewel ketika demam, membuat orang tua semakin panik. Tak jarang, karena terlalu panik dan kurangnya pengetahuan akan kesehatan tersebut, orang tua sering kali lupa memberikan pertolongan pertama untuk menurunkan suhu tubuh sang buah hati.

fever

Pada dasarnya, gejala demam pada anak tidak perlu dihadapi dengan kepanikan karena saat anak mengalami demam, bisa jadi itu adalah reaksi imun anak saat melawan infeksi penyakit.  Ketika anak mengalami demam, yang perlu dilakukan pertama kali oleh setiap orang tua adalah mencari tahu bagaimana cara menurunkan demam tersebut sebelum membawanya ke dokter. Berikut beberapa langkah awal meredakan demam secara mandiri yang dapat dilakukan oleh orang tua ketika anak mengalami demam :

  1. Segera berikan obat penurun panas yang dapat dibeli bebas di apotek atau di apotek online K24Klik.com,
  2. Kompres dengan menggunakan air dingin dengan suhu normal/hangat (bukan air es) atau alat kompres demam yang tersedia di apotek resmi,
  3. Berikan banyak minum / cairan agar tidak terjadi dehidrasi,
  4. Berikan asupan makanan yang bergizi.
  5. Apabila panas tinggi, jangan memakai selimut tebal untuk membungkus tubuh anak.

Pada kasus demam tertentu, memang ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai oleh orang tua jika demam menyerang disertai gejala lainnya. Gejala yang perlu diwaspadau tersebut antara lain :termometer cek

  1. Demam yang disertai kejang. Hal ini biasanya terjadi saat suhu tubuh mencapai lebih dari 38,4 derajat celcius. Segera bawa anak anda ke dokter saat mengalami demam yang disertai kejang, agar mendapat penanganan yang tepat.
  2. Disertai muntah, diare dan pusing. Apabila mengalami demam yang disertai muntah dan diare lebih dari 3-4x sehari, sebaiknya segera dibawa ke dokter. Karena jika dibiarkan, kondisi tersebut akan membuat anak mengalami dehidrasi dan dapat membahayakan kesehatan anak.
  3. Bila disertai kaku duduk. Gejala yang satu ini berupa, anak tidak mampu mengangkat lehernya saat demam. Sebaiknya segera bawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  4. Bila demam hingga suhu 38,5 derajat celcius di usia 3 bulan. Perlu diwaspadai apabila balita yang masih berusia 3 bulan mengalami demam hingga lebih dari 38,5 derajat celcius. Karena dikhawatirkan hal tersebut merupakan indikasi suatu penyakit tertentu.

Selain beberapa hal di atas, apabila anak mengalami demam lebih dari 2 hari dan tidak kunjung membaik setelah diberikan obat demam, sebaiknya segera dibawa ke dokter. Kesehatan anak adalah hal terpenting yang harus diperhatikan dengan serius. Tentunya kita tidak menginginkan kebahagiaan mereka terganggu dengan datangnya sakit dan turunnya daya tahan tubuh mereka.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan keluarga, disarankan bagi setiap orang tua untuk membekali diri dengan pengetahuan kesehatan terlebih untuk jenis penyakit yang umum menyerang anak dan keluarga. Agar setiap orang tua dapat memberikan tindakan penanganan awal yang tepat sebelum berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. (Dev/Wind)

Sumber : dari berbagai sumber

Foto : Freepik.com

Bagikan & sehatkan dunia :
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone