Benarkah Ketombe Menular?

ketombe

Memiliki rambut yang berketombe, memang sangat meresahkan. Selain mengganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman, kehadiran ketombe juga dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang. Hampir semua orang pernah mengalami masalah rambut berketombe. Namun, tidak semua orang memahaminya dengan benar.

Apa itu ketombe?

Ketombe (dandruff), atau yang dikenal dengan nama ilmiah Pityriasis capitis, adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel kulit mati yang menumpuk dalam jumlah besar dan terkelupas, akan tampak seperti serpihan-serpihan kecil berwarna putih atau kelabu di kulit kepala. Normalnya, sel-sel kulit kepala yang mati memang akan terkelupas dalam jumlah sedikit, dan dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan sekali. Sedangkan pada orang yang berketombe, pengelupasan kulit mati dapat berlangsung setiap dua minggu sekali dan dalam jumlah yang banyak.

dandruff

Apa penyebab ketombe?

Secara umum, ketombe dapat disebabkan karena buruknya nutrisi bagi kulit kepala, khususnya defisiensi mineral dan seng. Ketombe juga dapat disebabkan karena adanya mikroba malassezia di kulit kepala. Mikroba malassezia merupakan jamur sehat yang pasti ada di kulit kepala setiap orang. Mikroba ini akan menjadi masalah jika produksinya berlebihan. Selain sebagai indikasi buruknya nutrisi pada kulit kepala, ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis, psoriasis, infeksi jamur atau kutu rambut.

Apakah ketombe menular?

Kita sering mendengar peringatan “Jangan menggunakan sisir yang sama dengan orang yang memiliki rambut berketombe, nanti bisa tertular”. Pada kenyataannya, mikroba malassezia memang sudah ada pada kulit kepala masing-masing orang dan tidak berpindah dari satu kepala ke kepala yang lain melalui sisir yang sama. Selama kita menjaga kesehatan kulit kepala, ketombe tidak akan menghiasi kulit kepala kita.

keramas

Bagaimana cara mengatasi ketombe?

Jangan digaruk! Menggaruk kulit kepala secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan meningkatkan resiko infeksi. Pengobatan ketombe dapat dilakukan dengan penggunaan shampoo yang tepat. Gunakan shampoo yang memang ditujukan khusus untuk pengobatan ketombe, sesuai dengan gejala dan penyebabnya. Shampoo yang mengandung nutrisi untuk kulit kepala, seperti zinc, minyak zaitun, vitamin B complex, vitamin C, dan mineral lain, juga merupakan pilihan yang tepat untuk membantu mengatasi ketombe. Konsultasikan penanganan yang tepat dengan dokter spesialis kulit, jika ketombe yang Anda alami berlangsung lama dan tidak kunjung membaik dengan penggunaan shampoo anti ketombe.

Rajin keramas dan menjaga kebersihan kulit kepala, dapat membantu menjauhkan ketombe dari kulit kepala Anda.

Bagikan & sehatkan dunia :
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone