Atasi Bipolar Disorder Sebelum Jadi Dissociative Identity Disorder (DID)

Bipolar disorder atau gangguan bipolar, merupakan gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang. Gangguan bipolar secara medis juga disebut sebagai manic depressive, karena perubahan suasanan hati penderita (mood swings) yang sangat ekstrim berupa mania dan depresi, yang terjadi dalam waktu yang cepat.

 

moodswings

Gangguan depresi sendiri dibagi dalam 4 episode, yaitu :
1. Mania : Penderita merasa sangat bersemangat, bahagia yang berlebihan, mudah tersinggung, merasa dirinya penting, penuh ide, sangat aktif, suka membuat keputusan aneh dan tiba-tiba tanpa memikirkan resiko, dan suka menghambur-hamburkan uang.
2. Hipomania : Hampir sama dengan gejala mania, hanya saja pada tahap ini penderita masih dapat mengendalikan diri dan lebih tenang.
3. Depresi Bipolar : Penderita mengalami kesedihan yang berkepanjangan, sering atau ingin menangis tanpa alasan yang jelas, kehilangan minat untuk melakukan sesuatu, sulit berkonsentrasi, merasa tidak berguna dan putus asa, pesimis, berpikir untuk bunuh diri, hilang nafsu makan atau makan berlebihan.
4. Episode campuran : Merupakan campuran dari mania, hipomania, dan depresi yang terjadi dalam waktu bersamaan.

Gangguan Bipolar disebabkan karena :
1. Faktor genetik
2. Fisiologis
3. Lingkungan (stres, penyalahgunaan obat, efek samping obat tertentu, kurang tidur, dan perubahan musim)

Berikut terapi mandiri yang dapat dilakukan jika sobat sehat merasakan gejala gangguan bipolar :
1. Membekali diri dengan pengetahuan mengenai bipolar
2. Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi
3. Mencoba teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, shalat malam (tahajjud) atau pernapasan dalam untuk menetralkan pikiran dan menstabilkan suasana hati
4. Mengatur pola makan, tidur, dan olahraga
5. Memantau suasana hati agar menyadari perubahan yang terjadi
6. Bercerita dengan seseorang yang dipercaya jika memiliki masalah

Ilustrasi-gangguan-bipolar-140815

Selain penanganan mandiri seperti di atas, seorang penderita gangguan bipolar juga perlu berkonsultasi dengan dokter. Karena jika dibiarkan, gangguan bipolar dapat memberikan efek buruk bagi penderita, seperti :
1. Sulit tidur
2. Kehilangan nafsu makan
3. Muncul perasaan dan pikiran tidak nyaman karena halusinasi dan keinginan menyakiti diri sendiri
4. Gangguan bipolar yang dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik juga dapat memicu gangguan kepribadian ganda atau Dissociative Identity Disorder (DID)

Dalam membujuk penderita gangguan bipolar untuk berkonsultasi, sebaiknya tidak langsung menyarankan untuk menemui psikiater untuk membahas gangguan mentalnya. Karena penderita gangguan bipolar biasanya memiliki stigma kuat bahwa dirinya tidak mengalami gangguan mental.
Penderita gangguan bipolar hanya merasa dia memiliki masalah dengan pola istirahat atau pola makannya. Oleh karena itu, sarankan kepada penderita untuk menemui psikiater untuk mengatasi gangguan pola tidurnya. (Nin/Dev)

Bagikan & sehatkan dunia :
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone